PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN MENARIK MENGGUNAKAN CANVA UNTUK OPTIMALISASI PEMBELAJARAN DARING
DOI:
10.29303/jppm.v4i3.2817Published:
2021-08-01Downloads
Abstract
Peningkatan kualitas pembelajaran banyak ditentukan oleh pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan oleh guru. Guru sebagai ujung tombak dalam pelaksanan pendidikan merupakan pihak yang sangat berpengaruh dalam proses pembelajaran. Kegiatan belajar mengajar mengandung sejumlah komponen. Salah satu komponen yang mendukung pembelajaran terlaksana dengan baik adalah media pembelajaran. Media pembelajaran sebagai perantara antara pengajar dan peserta untuk memahami pembelajaran lebih efektif dan efisien. Hasil wawancara bersama guru pengajar di SMAN 8 Banjarmasin selama pandemi Covid-19, dalam pelaksanaan pembelajaran secara online peserta didik masih kesulitan dalam memahami materi karena peserta didik dituntut untuk belajar secara mandiri di rumah. Media pembelajaran dapat dikembangkan dengan aplikasi canva yang dapat diterapkan dalam pembelajaran daring. Metode atau pendekatan yang digunakan dalam kegiatan program PKM meliputi pelatihan pengembangan tentang media pembelajaran menggunakan canva untuk guru-guru yang meliputi memberikan penjelasan tentang aplikasi canva, mengenalkan pengembangan media pembelajaran menggunakan canva, diskusi dan pertukaran informasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa guru sebagai peserta pelatihan telah berupaya aktif memahami konsep dan implementasi penggunaan aplikasi canva dalam pengemban media pembelajaran. Respon peserta pembuatan media pembelajaran menggunakan canva untuk seluruh komponen evaluasi memberikan respon sangat positif. Berdasarkan hasil palatihan pembuatan media pembelajaran menarik menggunakan canva untuk optimalisasi pembelajaran daring bagi guru SMA Negeri 8 Banjarmasin diperoleh simpulan pelatihan dapat meningkatkan pemahaman guru dan kemampuan guru dalam mengembuat media pemembelajaran online menggunakan canva melalui keterlibatan secara aktif dalam mendengarkan penjelasan tim pemateri, membaca materi pelatihan, mengajukan pertanyaan, menyatakan pendapat, berpartisipasi dalam membuat media pembelajaran online selama kegiatan.References
Aji, R.H.S. (2020). Dampak Covid 19 Pada Pendidikan Indonesia: Sekolah, Keterampilan Dan Proses Pembelajaran. Jurnal Sosial Dan Budaya Syarââ¬â¢I. 7(5), 394-402
Churri, M.A., & Agung, Y.A.A. (2013). Pengembangan Materi Dan Media Pembelajaran Mata Pelajaran Dasar Kompetensi Kejuruan Teknik Audio Video Untuk SMK Negeri 7 Surabaya. Jurnal Pendidikan Teknik Elektro. 2(2)
Jusniar, Side, S., & Anwar, M. (2014). Pengembangan Perangkat Assesment Berbasis Keterampilan Generik Sains (KGS) pada Mata Kuliah Praktikum Kimia Fisik II. Jurnal Pendidikan Kimia, 35-42.
Munadi, Yudhi. (2008). Media Pembelajaran, Sebuah Pendekatan Baru. Jakarta: Bumi Aksara.
Pudjianto, U., Saurina, N., Retnawati, L., & Hadi, F. (2021). Peningkatan Keterampilan Guru dalam Mengelola Pembelajaran Online dengan Edmodo. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 143-147.
Roestiyah. (2008). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta
Rusman. (2012). Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Sadiman, A.S., Rahadjo, R., Haryono, A., Rahardjito. (2008). Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Yuniati, I., Suyuthi, H., & Hakim, M. (2021). Pelatihan Pemanfaatan Media Youtube Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA IT Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 4(1), 39-47.
License
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

