Vol. 26 No. 1 (2026): Januari-Maret
Open Access
Peer Reviewed

Identification of Rice Field Potential Using a Geographic Information System Approach in Sambas Regency

Authors

Romiyanto Romiyanto , Leony Agustine

DOI:

10.29303/jbt.v26i1.11386

Published:

2026-01-23

Downloads

Abstract

Sustainable food cropland protection is similar to the system and process of planning and determining, developing, utilizing, guiding, controlling, and supervising sustainable food cropland and its areas. This study aims to determine the distribution and changes in the intended rice fields, especially in Sambas Regency, West Kalimantan Province. The research methodology refers to the Decree of the Director General of Agricultural Infrastructure and Facilities Number 14/KPTS/SR/B/01/2022 concerning Technical Guidelines for Recommendations for Sustainable Food Cropland Protection. The initial stage of implementation is collecting data from relevant agencies, then creating a work map, collecting field data (groundcheck) in the form of open camera photos at 4,213 points. Then, field data processing is carried out and then the preparation of updated raw rice field data. The results of the RPLP2B study in Sambas Regency show that based on the type of irrigation, rice fields in Sambas Regency are identified as technical irrigated rice fields with an area of ± 643.12 ha, non-technical irrigation ± 16,415.69 ha, and non-irrigated rice fields ± 26,976.67 ha, the area of rice fields with IP 100 reaches ± 10,091.15 ha, IP 150 covers an area of ± 5,614.59 ha, IP 200 covers an area of ± 27,943.68 ha, IP 250 covers an area of  ± 50.43 ha, and the area of land with IP 300 covers an area of ± 335.64 ha. The conclusion is that the potential of rice fields in Sambas Regency is as follows: Of the total 43,508.29 ha of raw rice fields, only 93.65% or 40,743.77 ha of rice fields have been identified, the remaining 6.35% consists of others, food fields, built-up areas and water bodies.

Keywords:

Agriculture Food security Sustainable food

References

Adil, A., & Triwijoyo, B. K. (2021). Sistem Informasi Geografis Pemetaan Jaringan Irigasi dan Embung di Lombok Tengah. MATRIK: Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer, 20(2), 273-282. https://doi.org/10.30812/matrik.v20i2.1112

Ayun, Q., Kurniawan, S., & Saputro, W. A. (2020). Perkembangan konversi lahan pertanian di bagian negara agraris. Vigor: Jurnal Ilmu Pertanian Tropika Dan Subtropika, 5(2), 38-44. https://doi.org/10.31002/vigor.v5i2.3040

Bashit, N. (2019). Klasifikasi Berbasis Objek untuk Pemetaan Penggunaan Lahan menggunakan Citra SPOT 5 di Kecamatan Ngaglik. TEKNIK, vol. 40, no. 2, pp. 122-128. https://doi.org/10.14710/teknik.v39i3.23050

Djoni, D., Suprianto, S., & Cahrial, E. (2018). Kajian alih fungsi lahan pertanian pangan di Kota Tasikmalaya. MIMBAR AGRIBISNIS: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 1(3), 233-244. https://jurnal.unigal.ac.id/index.php/mimbaragribisnis/article/view/43

Dwiarta, I. M. B., Handajani, C. M. S., Afkar, T., Walujo, D. A., & Latif, N. (2020). Optimalisasi Potensi Perekonomian Hasil Pertanian Melalui Strategi Pengembangan Tenaga Kerja Desa Banjarsari Gresik. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1). https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/JAIM/article/view/977

Eramudadi, D., & Rokhmana, C. A. (2024). Ekstraksi Permukiman dari Kombinasi Citra Sentinel-2 dan Sentinel-1 dengan Pendekatan Object-Based Image Analysis. JGISE: Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 7(1), 71-80. 10.22146/jgise.91380

Fernando, E., Touriano, D., Murad, D. F., & Bimo, A. C. (2018). Pemetaan dan analisa sebaran tempat public pada kecamatan jambi timur di kota jambi dengan sistem informasi geografis. Jurnal SISKOM-KB (Sistem Komputer Dan Kecerdasan Buatan), 2(1), 5-11. https://jurnal.tau.ac.id/index.php/siskom-kb/article/view/34

Hasanah, F., Setiawan, I., Noor, T. I., & Yudha, E. P. (2021). Pemetaan sebaran tingkat alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Serang. Jurnal Agrica, 14(2), 171-182. https://ojs.uma.ac.id/index.php/agrica/article/view/5039

Hasibuan, A., Nasution, S. P., Yani, F. A., Hasibuan, H. A., & Firzah, N. (2022). Strategi peningkatan usaha tani padi sawah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains Dan Teknologi, 1(4), 477-490. https://doi.org/10.55123/abdikan.v1i4.1095

Hendrawan, F. J. T. (2016). Analisis dampak alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan perumahan terhadap pendapatan petani Dusun Puncel Desa Deket Wetan Lamongan. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 4(3). https://doi.org/10.26740/jupe.v4n3.p%25p

Heryani, N., & Rejekiningrum, P. (2019). Pengembangan pertanian lahan kering iklim kering melalui implementasi panca kelola lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 13(2), 63–71. 10.21082/jsdl.v13n2.2019.63-71

Kaputra, I. (2015). Alih fungsi lahan, pembangunan pertanian dan kedaulatan pangan. Jurnal Strukturisasi, 1(1), 25–39.

Najimuddin, D. (2019). Buku Ajar Irigasi Pedesaan. Deepublish.

Oktaviani, T., Nofriadi, N., Fadli, F., Amrizal, A., & Sitompul, M. (2025). Peningkatan Perkerasan Jalan Usaha Tani Dusun II A Desa Sambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 125-130. https://doi.org/10.51510/komposit.v3i1.2453

Pakasi, C. B., & Kumaat, R. M. (2018). Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya alih fungsi lahan pertanian di Kabupaten Minahasa Tenggara. Agri-Sosioekonomi, 14(2), 151-158. https://doi.org/10.35791/agrsosek.14.2.2018.20575

Panjaitan, A., Sudarsono, B., & Bashit, N. (2019). Analisis Kesesuaian Penggunaan Lahan Terhadap Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Di Kabupaten Cianjur Menggunakan Sistem Informasi Geografis. Jurnal Geodesi Undip, 8(1), 248–257. https://doi.org/10.14710/jgundip.2019.22578

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2012 Tentang Pembiayaan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Purnamayani, R., Etika, A. P. W., & Syahbuddin, H. (2021). Komponen usahatani pendukung penerapan peningkatan indeks pertanaman pada beberapa agroekosistem. Jurnal Penelitian Pertanian Tanaman Pangan, 5(1), 47-58. 10.21082/jpptp.v5n1.2021.p47-58

Rantau, M. I., Bekti, H., Widianingsih, I., & Paskarina, C. (2022). Strategi Ketahanan Pertanian Pangan Menghadapi Pandemi COVID 19 di Banten. Aliansi: Jurnal Politik, Keamanan Dan Hubungan Internasional, 310-318. https://doi.org/10.24198/aliansi.v0i0.43199

Sari, R. W. S., & Yuliani, E. (2021). Identifikasi dampak alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian untuk perumahan. Jurnal Kajian Ruang, 1(2). https://dx.doi.org/10.30659/jkr.v1i2.20032

Surmaini, E., & Syahbuddin, H. (2016). Kriteria awal musim tanam: Tinjauan prediksi waktu tanam padi di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian, 35(2), 47-56.

Wijayanti, D. E., & Priyanto, M. W. (2022). Pengaruh Urbanisasi Terhadap Lahan Garapan di Indonesia. Agriscience, 3(1), 230-239. https://doi.org/10.21107/agriscience.v3i1.16679

Windani, J., & Sukmawati, A. M. (2023). Dampak Ekonomi Pembangunan Jalan Pertanian di Desa Dangiang, Kabupaten Garut. Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 18(2), 62–72. https://doi.org/10.29313/jpwk.v18i2.2697

Yenrizal, A. R., Bajari, A., & Iskandar, J. (2015). Makna Simbolik Sawah Di Masyarakat Pedesaan Tinjauan Komunikasi Lingkungan Pada Masyarakat Semende Darat Tengah Kabupaten Muara Enim-Sumatera Selatan. Jurnal Kawistara, 5(3). https://doi.org/10.24198/jkk.v9i2.33453

Author Biographies

Romiyanto Romiyanto, Universitas Tanjungpura

Author Origin : Indonesia

Leony Agustine, Universitas Tanjungpura

Author Origin : Indonesia

Downloads

Download data is not yet available.

How to Cite

Romiyanto, R., & Agustine, L. (2026). Identification of Rice Field Potential Using a Geographic Information System Approach in Sambas Regency. Jurnal Biologi Tropis, 26(1), 301–310. https://doi.org/10.29303/jbt.v26i1.11386

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.