PEMANFAATAN KOTORAN TERNAK SEBAGAI BAHAN PUPUK ORGANIK GUNA MENINGKATKAN KUALITAS LAHAN PERTANIAN DESA TOYA, KECAMATAN AIKMEL, KABUPATEN LOMBOK TIMUR
DOI:
10.29303/jppm.v6i2.5030Published:
2023-05-29Downloads
Abstract
Keberadaan hewan ternak di Desa Toya memiliki potensi yang sangat tinggi untuk dimanfaatkan. Kotoran ternak dapat berupa feses atau urin yang berasal dari hewan, seperti ayam, kambing, dan sapi. Kotoran tidak dikelola lebih lanjut oleh masyarakat, melainkan hanya sekadar ditimbun dan dibuang yang menimbulkan dampak negatif seperti pencemaran lingkungan.Potensi kotoran ternak yang melimpah tersebut dapat menjadi peluang bagi masyarakat dalam meningkatkan pendapatan dengan mengolahnya menjadi pupuk organik. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dimulai dengan membuat kesepakatan sesama anggota kelompok untuk melakukan kegiatan pembuatan pupuk organik dengan manfaatkan lahan sempit serta sosialisasi agar kelompok tani dapat berperan secara aktif. Pada program pengabdian ini dibagi menjadi dua program kerja utama yaitu pembuatan pupuk organik dan sosialisasi pemanfaatan kotoran ternak sebagai pupuk organik. Pembuatan pupuk organik didasarkan pada metode fermentasi dan Kegiatan sosialisasi dilaksanakan dengan turut melibatkan pemateri yang merupakan bagian dari UPT PP Kecamatan Aikmel. Dengan adanya sosialisasi mengenai pembuatan pupuk organik ini diharapkan mampu menerapkan penggunaan pupuk organik sebagai alternatif dalam mengurangi penggunaan pupuk kimia.
Keywords:
pupuk organik Kotoran ternak PertanianReferences
Basuki, Romadhona, S., Purnamasari, L., Sari, V. K., (2021). Kemandirian Masyarakat Desa Sekarputih Kecamatan Tegalampel dalam Meningkatkan Kualitas Tanah Melalui Pembuatan Pupuk Organik Kotoran Sapi, Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, vol 5, hal 981-985.
Santoso, M. C., Giriantari, I. A. D., dan Ariastina, W. G., (2019), Studi Pemanfaatan Kotoran Ternak untuk Pembangkit Listrik Tenaga Biogas di Bali, Jurnak Spektrum, vol 6, hal 58-65.
Suryandari, N. I. dan Hapsari, T. D., (2019). Sistem Produksi Pupuk Organik Padat (POP) pada PT. Sirtanio Organik Indonesia di Kabupaten Banyuwangi, UNEJ e-Proceeding, vol 1, hal 324-330.
Tallo, M. L. L., & Sio, S. (2019). Pengaruh lama fermentasi terhadap kualitas pupuk bokashi padat kotoran sapi. Jas, vol 4, hal 12-14.
Togatorop, B., (2017). Hubungan Teknologi Alsintan Terhadap Produktivitas Padi Sawah di Desa Sri Agung Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Skripsi, Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Jambi, Jambi.
License
Copyright (c) 2023 Yulya Rahmayanti, Baiq Hizanatul Ummah, I Nyoman Merdana, M. Rasyid Al Ziddan, Lulu Jumkhairatul, Rahma Nabilla, Puspa Indah Rizkika Usman, Syumiarti Syumiarti, Alifiana Rahmasari, Nurmalasari Nurmalasari, Bambang Putra Akbar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

