Pemberdayaan Wanita Tani melalui Produksi Eco-Enzyme sebagai Pupuk Organik Cair Berkelanjutan di Desa Terara
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v9i1.10982Keywords:
Eco-enzyme, Pupuk Organik Cair, Pengelolaan sampah, Pemberdayaan masyarakatAbstract
Limbah rumah tangga organik di Kabupaten Lombok Timur, khususnya Desa Terara, masih menjadi persoalan lingkungan yang belum tertangani dengan baik. Di lokasi ini limbah rumah tangga ditangani melalui pembakaran atau pembuangan sembarangan yang berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Mulia melalui produksi eco-enzyme sebagai pupuk organik cair berkelanjutan. Metode pelaksanaan yang digunakan mencakup sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, evaluasi, dan monitoring. Selain itu telah dilakukan studi pendahuluan untuk mengidentifikasi permasalahan, dilanjutkan dengan uji coba pembuatan eco-enzyme dari sampah dapur organik (kulit buah dan sayuran) yang difermentasi dengan gula merah dan air. Peserta kemudian dilibatkan dalam praktik langsung agar mampu memproduksi eco-enzyme secara mandiri. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner dan diskusi, sementara monitoring fermentasi dilakukan untuk menilai kualitas produk yang dihasilkan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan anggota KWT dalam mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair dengan rata-rata sebesar 90%. Produk eco-enzyme yang dihasilkan memiliki kualitas fisik baik dan terbukti meningkatkan pertumbuhan tanaman sayuran hingga 37% dibanding kontrol. Program ini tidak hanya mengurangi volume sampah rumah tangga dan menekan pencemaran lingkungan, tetapi juga memperkuat kemandirian petani, mendukung praktik pertanian organik, serta membuka peluang ekonomi melalui pengembangan produk unggulan desa.
References
Barus, J., Endriani, Tambunan, R. D., Soraya, & Herdiansyah, E. (2023). The Effectiveness of Biosilica and Liquid Organic Fertilizer Application on Growth and Yields of Lowland Rice. Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 1172(1), 12008.
Cahyantini, A., & Setyawati, D. (2023). Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzym Bagi Ibu-Ibu PKK Kelurahan Karangbesuki Kecamatan Sukun Kota Malang. Jompa Abdi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 78–84.
Darajat, Z., Septiani, M., & Fitria, F. (2021). Manufacture of Liquid Organic Fertilizer (POC) From Household Waste in Gunung Elai Village. Jurnal Pengabdian Ahmad Yani, 1(2), 21–27.
Deviona, D., Chairul, C., Nasrul, B., Tabrani, G., Nelvia, N., Armaini, A., Marzuki, S., Sinaga, R. D., Setiawan, Y. E., Sitompul, D. E., Febiani, H., Rahimmi, A. F., Sandy, A. F., Khairunnisa, S. N., & Annisa, S. S. (2023). Grounding Eco-Enzyme to the Community of Air Putih Urban Village Through Education and Socialization of Household Organic Waste Processing. Journal of Community Engagement Research for Sustainability, 3(1), 55–62.
Fadlilla, T., Budiastuti, M. T. S., & Rosariastuti, R. (2023). Potential of Fruit and Vegetable Waste as Eco-Enzyme Fertilizer for Plants. Jurnal Penelitian Pendidikan Ipa, 9(4), 2191–2200.
Nurhamidah, N., Amida, N., Rohiat, S., & Elvinawati, E. (2021). Pengolahan Sampah Organik Menjadi Eco-Enzyme Pada Level Rumah Tangga Menuju Konsep Eco-Community. Andromeda Jurnal Pengabdian Masyarakat Rafflesia, 1(2), 43–46.
Patrisyawati, W., Muniroh, C., Fakhruddin, F., Widiyanto, A., & Trisnowati, E. (2024). Efektivitas Penambahan Em-4 Pada Proses Fermentasi Eco Enzyme: Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Produk Serba Guna. Eduproxima Jurnal Ilmiah Pendidikan Ipa, 6(3), 1016–1023.
Randa, D., Eri, I. R., Marlik, M., & Hermiyanti, P. (2023). Effect of Adding “Raja” Banana Peel Bioactivator (Musa Textilia) on Tempeh Liquid Waste in Making Organic Liquid Fertilizer. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(2), 127–133.
Septarini, S., Darmawan, M. I., Amni, Z., Studi, P., Lingkungan, T., Teknik, F., Hamzanwadi, U., Timur, L., & Korespondensi, P. (2025). Formulasi Pupuk Organik Cair Berkelanjutan dari Limbah Air Tambak Udang dengan Modifikasi Eco-Enzyme untuk Optimasi Pertumbuhan Tanaman Cabai. Agroteknika, 8(2), 315–326.
Wahyuni, I., Muliatiningsih, M., Suhairin, S., Karyanik, K., Muanah, M., & Huda, A. A. (2023). Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Limbah Rumah Tangga Menjadi Eco-Enzym. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(1), 906.
Yusuf, A., Fitryasari, R., Kotijah, S., Manalu, N. V, Nayluzzuharo’, F., Putri, V. S., Sumiatin, T., & Surya, R. (2024). The Making of Liquid Organic Fertilizer From Ginger Waste by High School Students at Al Hidayah Dlanggu Mojokerto. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dalam Kesehatan, 6(1), 28–34.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Shofwatunnida' Septarini, Dwi Rahayu Susanti, Mutia Perwita Sari, Arif Rahman Hakim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

