Utilization of Forest Plants as Local Food Sources for the Oben Village Community, Nekamese District, Kupang Regency

Nur Aini Bunyani, Maya Roman, Jorita Naisanu

Abstract

Forest plants as a source of food as a substitute for carbohydrates have long been used by the village community. Forest plants directly address the food insecurity experienced by villagers. This research was conducted in Oben Village, Nekamese District, Kupang Regency on April 24 to July 22, 2018. The aim of this study was to describe the use of forest plant species as a local food source and their traditional processing by the Oben Village Community, Nekam District, Kupang Regency. These are the exploration, exploration and interview methods. The data obtained were analyzed descriptively. The results of this study were: Found 5 types of forest tubers that are commonly used by the people of Oben Village as a food source, namely Dioscorea alata L; Dioscorea esculenta L; Dioscorea hispida D; Dioscorea pentaphylla and Amorphophallus compulatus, The traditional way of processing forest tubers is that they can be washed immediately, then roasted, boiled or steamed, processed into local chips, compote and flour as cake ingredients.

Keywords

Utilization; Forest plant; Local food

Full Text:

PDF

References

A., Arief. (1994). Hutan, Hakekat dan Pengaruhnya terhadap Lingkungan. Jakarta.Penerbit Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.

Anonymous (2015). Tumbuhan Liar Sebagai Sayuran. Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo Kendari.

Apriyantono, et al. (2009). Analisa Pangan. Bogor: IPB Press.

Bungin, M. & Burhan (2006). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Djurumana, Gerson ND., & Tigor Butarbutar (2008). Prospek Pengembangan Hasil Hutan Bukan Kayu Berbasis Agroforestri untuk Meningkatkan dan Diversifikasi Pendapatan Masyarakat di Timor Barat. Balai Penelitian Kehutanan Kupang. Jurnal Info Hutan, V (1): 53-62

Ariyanti, E.E. (2010). Pemanfaatan Berbagai Jenis Tumbuhan Sebagai bahan Pangan Di Dusun Blibit, Desa Egon, Kecamatan Waigete, Kabupaten Sikka Propinsi NTT. UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Purwodadi LIPI. Penelitian hayati Edisi Khusus : 4A(55-58)

Hardiyanto, B. (2020). Pandemi, Pangan dan Pemanfaatan Hutan Rakyat. Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup. (LPPSLH). Opini Mahasiswa Doktor UGM. https://www.mongabay.co.id/2020/06/ 18/pandemi-pangan-dan-pemanfaatan- hutan-bagi-rakyat/

Hermawan, A. (2014). Peran teknologi dan kelembagaan usaha tani konservasi dalam optimalisasi lahan kering. Pengembangan Inovasi Pertanian, 7(2), 83-94.

Id, A. A., Soelaeman, Y., & Abdurachman, A. (2003). Keragaan dan dampak penerapan sistem usaha tani konservasi terhadap tingkat produktivitas lahan perbukitan Yogyakarta. Jurnal litbang pertanian, 22(2), 49. http://203.190.37.42/publikasi/p3222032.pdf

Idjudin, A. A. (2011). Peranan konservasi lahan dalam pengelolaan perkebunan. Jurnal sumberdaya lahan, 5(2). http://balittanah.litbang.pertanian.go.id/ind/dokumentasi/lainnya/jsdl-vol5no2-05-a%20abas.pdf

Irawan R., H A Oramahi & Gusti Hardiansyah (2020). Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Bahan Pangan Sekitar Kawasan Hutan Desa Sedahan Jaya Kecamatan Suka Dana Kabupaten Kayong Utara. 8(3): 552-565. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfkh/article/view/41730

Juliana, Linda R. & Mukarlina (2013). Pemanfaatan Tumbuhan Yang Berpotensi Sebagai Sumber Pangan di Gunung Peramas Desa Pangkalan Buton Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara. Jurnal Protobiont. 2 (3): 117-121. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jprb/article/view/3877

Liza, H. A. Oramahi & Lolyta Sisillia (2020). Jenis Tumbuhan Yang Dimanfaatkan Sebagai Sumber Pangan Oleh Masyarakat Desa Jawai Laut Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas. Jurnal Hutan Lestari, 8 (2) : 315 – 324. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfkh/article/view/40052

Monk KA De Fretes & G. Reksodihardjo -Lilley (1997). The Ecology of Nusa Tenggara and Maluku (The Ecology of Indonesia Series Volume V). Periplus Edition. Singapore.

Nurbaya & W. Candra (2015). Ubi Hutan Ini Beracun Tetapi Banyak Manfaat. Jurnal Poltekes Mamuju. https://www.mongabay.co.id/2015/05/09/ubi-hutan-ini-beracun-tetapi-banyak-manfaat/

Prabaningrum, H., Nugroho, A. S., & Kaswinarni, F. (2018). Keanekaragaman Tumbuhan Yang Berpotensi Sebagai Bahan Pangan di Cagar Alam Gebugan Semarang. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 5(2), 26-31. file:///C:/Users/ASUS/Downloads/12580-Article%20Text-6079-1-10-20181107.pdf

Romana, Burhanuddin & Thamrin E. (2018). Tumbuhan Sumber Pangan yang Dikonsumsi Oleh Masyarakat Pada Tembawang Pak Kuning Disengah Temila. Jurnal Hutan Lestari. 6(4): 869-874. 24

Setiawan, H., & Qiptiyah, M. (2014). Kajian etnobotani masyarakat adat suku moronene di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai. Jurnal Penelitian Kehutanan Wallacea, 3(2), 107-117. https://www.jurnal.balithutmakassar.org/index.php/wallacea/article/view/38

Sastrapradja S, NW Soetjipto, S Danimihardja & R Soejono (1997). Ubi-ubian LBN-LIPI, Bogor.LBN 7 SDE 40 Proyek Sumberdaya Ekonomi

Sumarlin, D., Dirhamsyah, M., & Ardian, H. (2015). Identifikasi Tumbuhan Sumber Pangan di Hutan Tembawang Desa Aur Sampuk Kecamatan Sengah Temila Kabupaten Landak. Jurnal Hutan Lestari, 4(1). https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmfkh/article/view/14481

Sunarti, S. R., & Djarwaningsih, T. (2007). Tumbuhan Berpotensi Bahan Pangan di Daerah Cagar Alam Tangale. Jurnal Biodiversitas, 8(2), 88-91.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.