Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XI MIA MAN 2 Mataram

Maryam Maryam, Kusmiyati Kusmiyati, I Wayan Merta, I Putu Artayasa

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran biologi masih kurang melibatkan proses berpikir siswa. Proses berpikir sangat penting untuk melatih keterampilan berpikir tingkat tinggi, salah satunya berpikir kritis, yang merupakan salah satu kecakapan berpikir dalam pembelajaran abad 21. Salah satu model pembelajaran yang diamanatkan dalam Kurikulum 2013 adalah inkuiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI MIA MAN 2 Mataram. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experimental dengan desain Non-Equivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIA di MAN 2 Mataram, dengan sampel kelas XI MIA 1 dan XI MIA 2 yang ditentukan dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes kemudian dianalisis dengan uji anakova (analisis kovarian). Hasil uji anakova menunjukkan adanya perbedaan keterampilan berpikir kritis antara siswa kelas eksperimen dengan siswa kelas kontrol (p = 0,00 < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut maka H0 ditolak dan Ha diterima, dengan demikian model pembelajaran inkuiri berpengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas XI MIA MAN 2 Mataram tahun ajaran 2019/2020. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model pembelajaran inkuiri berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.

 

Keywords

model pembelajaran inkuiri, keterampilan berpikir kritis

Full Text:

PDF

References

Winarni, E. W. (2009). Mengajar IPA Secara Bermakna. Bengkulu: Unib Press.

Setyorini, U., Sukiswo, S., & Subali, B. (2011). Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia , 52-56.

Royani, I., Mirawati, B., & Jannah, H. (2018). Pengaruh Model Pembelajaran Langsung Berbasis Praktikum Terhadap Keterampilan Proses Sains dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Prisma Sains Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram , 6 (2), 46-55.

Jufri, A. W. (2013). Belajar dan Pembelajaran Sains. Bandung: Penerbit Pustaka Reka Cipta.

Sanjaya, W. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Masitoh, I. D., Marjono, & Ariyanto, J. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Kelas X MIA pada Materi Pencemaran Lingkungan di Surakarta. Bioedukasi , 10 (1), 71-79.

Anam, K. (2016). Pembelajaran Berbasis Inkuiri: Metode dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Azizmalayeri, K., Mirshahjafari, E., Sharif, M., Asgari, M., & Omidi, M. (2012). The Impact of Guided Inquiry Methods of Teaching on the Critical Thinking of High School Student. Journal of Education and Practice , 3 (10), 42-47.

Fuad, N. M., Zubaidah, S., Mahanal, S., & Suarsini, E. (2017). Improving Junior High Schools’ Critical Thinking Skills Based on Test Three Different Models of Learning. International Journal of Instruction , 10 (1), 101-116.

Rangkuti, M. A., & Sani, R. A. (2018). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Menyelesaikan Masalah Fisika dan Gaya Belajar Siswa pada Pembelajaran dengan Model Pemeblajaran Inkuiri. Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika , 82-86.

Hasruddin. (2009). Memaksimalkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Pendekatan Kontekstual. Diakses pada 18 Juni, 2019, dari Jurnal Tabula Rasa: http//digilib.unimed.ac.id/public/ UNIMED-Article-24572-Hasruddin.pdf.

Ajwar, M. (2015). Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan Inkuiri Bebas Termodifikasi Terhadap Prestasi Belajar Ditinjau Dari Berpikir Kritis dan Kedisiplinan Belajar Siswa Kelas X MIA SMA Negeri 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015. Jurnal Inkuiri , 4 (3), 127-135.

Artayasa, I. P., Susilo, H., Lestari, U., Indriwati, S. E. (2017). The Effectiveness of The Three Levels of Inquiry in Improving Teacher Training Students’ Science Process Skills. Journal of Baltic Science Education, 16 (6), 908-918.

Handayani, V. T. (2015). Pengaruh Pengetahuan Awal, Kedisiplinan Belajar, dan Iklim Komunikasi Kelas Terhadap Hasil Belajar Produktif Akuntansi Siswa Kelas XI Jurusan Akuntansi SMK Negeri 3 Bangkalan. Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan , 3 (1), 91-102.

Hikmah, N. (2018). Pengaruh Kompetensi Guru dan Pengetahuan Awal Siswa terhadap Motivasi Belajar dan Implikasinya terhadap Hasil Belajar Ekonomi Siswa. INDONESIAN JOURNAL OF ECONOMICS EDUCATION , 1 (1), 9-16.

Pamungkas, A. S., & Setiani, Y. (2017). Peranan Pengetahuan Awal dan Self Esteem Matematis Terhadap Kemampuan Berpikir Logis Mahasiswa. Kreano , 8 (1), 61-68.

Zubaidah, S., Aloysius, D. C., & Mistianah. (2015). Asesmen Berpikir Kritis Terintegrasi Tes Essay. Symbion: Symposium on Biology Education (pp. 200-213). Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan.

Ennis, R. H. (1985). Goals for A Critical Thinking Curriculum, Developing Minds: A Resource Book for Teaching Thinking. Virginia: ASDC.

Facione, P. A. (2013). Critical Thinking: What It Is and Why It Counts. Insight Assessment , 1-27.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.