Perbedaan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas XI Dengan Model Kooperatif Berbantuan Advance Organizer dan Pembelajaran Berbasis Masalah

Miskul Ruliyanti, Ahmad Harjono, Satutik Rahayu

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar fisika peserta didik kelas XI dengan model kooperatif berbantuan advance organizer dan pembelajaran berbasis masalah. Jenis penelitian ini adalah quasi-experiment dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi yang digunakan adalah seluruh peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Mataram dengan teknik pengambilan sampel cluster sampling, sehingga sampel yang terpilih adalah kelas XI MIA 6 sebagai kelas eksperimen 1 dan XI MIA 3 sebagai kelas eksperimen 2. Sebelum diberi perlakuan, kedua kelas diberikan tes  untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik. Berdasarkan hasil uji homogenitas tes awal kedua sampel memiliki kemampuan awal yang sama. Hasil tes akhir sebagai hasil belajar diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen 1 sebesar 63,63 dengan nilai tertinggi 76 dan nilai rata-rata kelas eksperimen 2 sebesar 47,76 dengan nilai tertinggi 72. Hipotesis penelitian diuji dengan uji Mann-Whiteney karena χ2hitung  > χ2tabel maka kedua sampel tidak terdistribusi normal, sehingga diperoleh nilai Zhitung > Ztabel yaitu 4,98 > 1,96. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar fisika peserta didik kelas XI dengan model kooperatif berbantuan advance organizer dan pembelajaran berbasis masalah.

Keywords

Model kooperatif, advance organizer, pembelajaran berbasis masalah, hasil belajar

Full Text:

PDF

References

Arikunto, S. 2014. Prosedur Penelitian.Jakarta: Rineka Cipta.

Ausubel, D.P, Novak, J.D, dan Helen, H. 1978. Educational Psychology A Cognitive View Second Edition.New York Chicago San Fransisco Dallas Monteral Toronto London Sydney.

Aziz, A. 2009. Model Advance Organizer dan Penerapannya dalam Pembelajaran. JurnalTa’allum. Vol. 19 (1): 34–44.

Azmi, M.K, dan Rahayu. S, dan Hikmawati. 2016. Pengaruh Model Problem Based Learning dengan Metode Eksperimen dan Diskusi Terhadap Hasil Belajar Fisika Ditinjau dari Sikap Ilmiah Siswa Kelas X MIPA SMAN 1 Mataram. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi.hal (86-94).

Gagne, R.M. 1974. Essentials of Learning for Instruction. (diterjemahkan oleh : Abdillah Hanafi) 1998. Surabaya: Usaha Nasional.

Hamdanillah, N, Harjono, A, dan Susilawati. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Advance Organizer Menggunakan Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas XI. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, hal (119-127).

Hardiyanto, Susilawati, dan Harjono, A. 2015. Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis masalah dan Ekspositori dengan Keterampilan Proses Sains Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas VIII MTSN 1 Mataram Tahun Ajaran 2014/2015. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, hal (249-256).

Harjono, A. 2010. Perbedaan Strategi Pembelajaran dan Pemberian Advance Organizer Pengaruhnya Terhadap Hasil Belajar Fisika Kelas X. Jurnal Pijar MIPA Universitas Mataram, hal(13-17).

Isjoni. 2009. Cooperative Leraning. Bandung: Alfabeta.

Joyce, B, Weil, M dan Calhoun, E. 2015. Model Of Teaching Ninth Edition, (diterjemahkan oleh : Rianyati Kusmini Pancasari), Yogjakarta:Pustaka Pelajar.

Lestari, S. 2011. Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Fisika Bagi Siswa Kelas VII SMP.Jurnal Pendidikan Ganesha, hal (1-21).

Nopiani, R, Harjono, A, dan Hikmawati. 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Advance Organizer Berbantuan Peta Konsep Terhadap Hasil belajar Fisika SMA Negeri 1 Lingsar. Jurnal pendidikan Fisika dan Teknologi, hal (137-145).

Nur, M dan Wikandari, P.R. 2000. Pengajaran Berpusat Kepada Siswa dan Pendekatan Kontruktivis dalam Pengajaran. Surabaya: Pusat Sains dan Metamatika Universitas Negeri Surabaya.

Sanjaya, W. 2008. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Sinulingga, K dan Munte, D. 2012. Pengaruh Model Pembelajaran Advance Organizer Berbasis Mind Map Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Pada Materi Pokok Besaran dan Satuan di Kelas X SMA. Jurnal Pendidikan Fisika, hal (1- 6).

Sugiyanto. 2010. Model-Model Pembelajaran Inovatif. Surakarta: Yuma Pustaka.

Suprijono, A. 2011. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogjakarta: Pustaka Belajar.

Sutrio, Harjono, A, dan Rahayu, S. 2016. Metode Latihan Berstruktur dan Belajar Kooperatif untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep Listrik Magnet Calon Guru Fisika. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, Volume II No.4 Oktober 2016, hal (170-175).

Warsono dan Hariyanto. 2017. Pembelajaran Aktif Teori dan Asesmen. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Wulandari, B dan Surjono, H.D. 2012. Pengaruh Problem-Based Learning

Terhadap Hasil Belajar Ditinjau Dari Motivasi Belajar PLC Di SMK.Jurnal Pendidikan Vokasi, hal (178-191).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.