TEKNIK KROMATOGRAFI KOLOM VAKUM UNTUK PEMURNIAN SENYAWA ANTI-HIPERGLIKEMIK PADA TANAMAN JUWET (EUGENIA CUMINI): TANAMAN OBAT TRADISIONAL SUKU SASAK LOMBOK

Sukib Sukib, Kusmiyati Kusmiyati

Abstract

ABSTRAK

Telah dilakukan penelitian tentang penerapan teknik kromatografi kolom vakum untuk pemisahan senyawa anti-hiperglikemik dalam ekstrak metanol kulit kayu juwet Eugenia cumini. Kondisi pemisahan optimum: fasa pendukung/adsorben silikagel G60 (63 – 200 mm), F = 3,5 cm, l = 30 cm, laju alir 1 ml per menit, dan komposisi eluen Et-OAc:Me-OH (5 : 5). Penentuan aktivitas anti-hipeglikemik dilakukan dengan menggunakan mencit normal dan diabetes induksi aloksan 50 mg/kg bb, yang terbagi menjadi 3 kelompok, kontrol, pelakuan ekstrak/fraksi, dan obat standar metformin. Sampel darah diambil pada hari ke - 0, 1, 2, 4, 6, 8, dan 10 sesaat setelah 1 jam perlakuan. Kadar glukosa darah ditentukan dengan metode orto-toluidin. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa persentase penurunan kadar glukosa darah mencit setelah 8 hari perlakuan adalah: untuk kontrol normal 0%, kontrol diabetes 4%. Untuk perlakuan ekstrak dengan dosis 300 mg/kg terhadap mencit diabetes terjadi penurunan kadar glukosa darah masing-masing: heksana 9%, DCM 18%, Me-OH 38%. Untuk perlakuan fraksi Et-OAc:Me-OH (5 : 5) dengan dosis 50 mg/kg bb terjadi penurunan  sebesar 34%, dan untuk obat pembanding metformin (5mg/kg) sebesar 42%. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa ekstrak metanol dari kulit kayu juwet dan fraksi Et-OAc – Me-OH yang diisolasi dengan teknik kromatografi kolom vakum memiliki aktivitas anti-hiperglikemik. Penurunan kadar glukosa darah mencit diabetes memerlukan waktu sampai 8 hari

 

 

Kata kunci: Kromatogtafi kolom vakum, Juwet,  Anti-hiperglikemik,  Glukosa Darah


ABSTRACT:

 

Vacuum column chromatography technique has been developed for separation anti-hyper-glycemic compound on methanol extract from juwet Eugenia cumini barks. Optimum condition this method are: the adsorbent is silica Gel G60 (63 – 200 mm), F = 3,5 cm, l = 30 cm, elution time 1 ml menit-1, and solvent system Et-OAc:Me-OH (5 : 5). Normal and alloxan induced diabetic rats were undertaken to evaluated anti-hyperglycemic activity and divided in to three groups, control, extract/fraction, and standar drug metformin. Blood samples were collected one hour after administration on the day 0, 1, 2, 4, 6, 8, and 10. Blood glucose level was determined by the ortho-toluidine method. Treatment with the extract and fraction was isolated from methanol extract resulted in reduction in blood glucose levels after 8 days: for normal control is 0%, diabetic control is 4%. For treatment with the extract at dose 300 mg/kg to diabetic groups decrease in blood glucose is 9% (extract hexane), 18% (extract dichloro-methane), 38% (extract methanol). For treatment with Et-OAc:Me-OH (5 : 5) fraction at dose 50 mg/kg  decrease in blood glucose is 34%, and standard drug metformin at dose 5 mg/kg is 42%.The finding of this study indicated that the methanol extract juwet bark and Et-OAc – Me-OH (5:5) fraction was isolated from methanol extract with Vacuum column chromatography technique have anti-hyperglygemic effect. Reduction in blood glucose levels of diabetics rats happened after treatment 8 days

 

Key words: Vacuum column chromatography, Juwet, Anti-hyperglycemic, Blood

                         Glucose

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.