Pengembangan Instrumen Keterampilan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPA di SMP

Jamaluddin Jamaluddin, A. Wahab Jufri, Muhlis Muhlis, Imam Bachtiar

Abstract

Abstrak: Pengembangan Instrumen Keterampilan Berpikir Kritis Pada Pembelajaran IPA di  SMP. Berpikir kritis adalah salah satu keterampilan berpikir tingkat tinggi yang perlu dilatih untuk peserta didik sehingga mereka memiliki kompetensi yang cukup dalam menghadapi masalah kehidupan yang semakin kompleks di era informasi dan globalisasi sekarang dan di masa depan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan instrumen keterampilan berpikir kritis yang dapat digunakan oleh pendidik untuk mengukur dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik melalui pembelajaran IPA SMP. Instrumen keterampilan berpikir kritis ini dikembangkan dengan mengacu pada model pengembangan Borg & Gall. Instrumen ini telah divalidasi oleh seorang ahli pembelajaran dari FKIP Unram, dan pendidik di sekolah menengah. Pengembangan produk dalam bentuk instrumen tes keterampilan berpikir kritis melalui pembelajaran IPA  Sekolah Menengah Pertama dengan karakteristik: 1) pertanyaan pilihan ganda dengan satu jawaban yang benar dari empat pilihan jawaban alternatif; 2) jumlah item adalah 30 item; 3) Tingkat kesulitan pada level sedang; 4) validitas pertanyaan adalah 0,74 (tinggi) pada p = 0,05; dan 5) releiabelitas soal adalah 0,85 (sangat reliabel).

Kata Kunci: Instrumen, Berpikir kritis, & Pembelajaran IPA.

Keywords

Instrument, Berpikir kritis, & Pembelajaran IPA

References

Corebima, A.D. & Al Idrus, A. 2006. Pengembangan dan Pengukuran Keterampilan Berpikir pada Pembelajaran Biologi. Proceeding of The 3rd Internasional Conference on Measurement and Evaluation in Education (ICMEE 2006), School of Educational Studies Universiti Sains Malaysia, Penang, 13-15 Pebruary.

Ennis, R. 1985. Goals For Critical Thingking Curriculum. In A.L. Costa, Developing Minds: A Resource Book for Teaching Thinking. Alexandria: Association for Supervisor and Curriculum Development (ASCD).

De Bono, E. 2007. Revolusi Berpikir. Terjemahan Oleh Ida Sitompul dan Fahmi Yamani. Bandung: Kaifa.

Kemndikbud, 2017. Modul Penyusunan Soal Higher Order Thinking Skills

(HOTS). Jakarta: Direktorat Pembinaan SMA Ditjen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Langreh, J., 2006. Thiking Skill. Mengajarkan Keterampilan Berpikir pada Anak. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Nurmalia, C. 2009. Keterampilan Berpikir Kritis, Metakognisi dan hasil Belajar Biologi Peserta didik SMP Negeri di Kota Malang. Disertasi, tidak diterbitkan. Malang: Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.

Pratiwi, T.R, & Muslim, 2016. Pembelajaran IPATipe Integrated Untuk Meningkatkan keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik SMP Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 12 (1) 54-64

Primarindah, I., Prayitno, B.A., & Maridi, 2014. Pengembangan Modul Berorientasi Problem Based Learning (PBL) Pada Materi Pencemaran Utuk Memberdayakan Keterampilan Berpikir Kritis dan Sikap Peduli Lingkungan Peserta didik SMA Negeri 1 Karanganyar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Sains IV, Program Studi Magister Pendidikan Sains Program Pascasarjana FKIP Universitas Sebelas Maret, Surakarta 15 November 2014.

Sarwi & Liliasari, 2009. Penerapan Strategi Kooperatif Dan Pemecahan Masalah Pada Konsep Gelombang Untuk Mengembangkan Keterampilan Berfikir Kritis. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia: 5(2009). 90-95.

Susilawati, 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) Berbantuan Multimedia Terhadap Literasi Sains Dan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 2 Mataram Ditinjau Dari keterampilan Akademik. Tesis: Pascasarjana Universitas Mataram

Tawil, M., & Liliasari. 2013. Berpikir Kompleks dan Implementasinya dalam Pembelajaran IPA. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Wahyuni, S., 2015. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta didik. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia 11 (2) (2015) 156-16

Refbacks

  • There are currently no refbacks.