Karakterisasi Sifat Fisiko Kimia Minyak Nyamplung Sebagai Bahan Baku Sabun Padat Transparan

Sri Seno Handayani, Erin Ryantin Gunawan, Dedy Suhendra, Murniati Murniati, I Made Aditha

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian awal pemanfaatan minyak nyamplung sebagai bahan dasar pembuatan sabun padat transparan. Minyak nyamplung mengandung berbagai senyawa yang baik untuk kesehatan antara lain; asam palmitat, asam oleat, asam linoleat dan asam stearat. Minyak biji nyamplung memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococus aureus  sehingga sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisiko kimia minyak nyamplung untuk persiapan sebagai bahan baku sabun padat transparan. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap yaitu isolasi minyak, uji sifat fisik dan kimia minyak, analisis kandungan senyawa minyak menggunaan GCMS serta formulasi sabun padat transparan dari minyak nyamplung. Dari penelitian diperoleh hasil rendemen minyak nyamplung sebesar 73,89% dengan bilangan asam 64,141 mg KOH/g minyak dan bilangan iod 160,31 iod/100 g minyak. Sedangkan densitas dan viskositas minyak nyamplung berturut-turut adalah 0,822 gr/mL dan 0,35 cSt. Berdasarkan analisis GCMS minyak nyamplung mengandung berbagai senyawa yang baik untuk kesehatan antara lain; asam palmitat, asam oleat, asam linoleat dan asam stearat sehingga sangat berpotensi untuk menjadi bahan baku sabun.

Keywords

minyak nyamplung; sabun padat transparan; SIFAT FISIKO KIMIA

Full Text:

PDF

References

Alamsyah, R., Lubis, E.H. 2012. Biodiesel Production From Nyamplung Seeds (Calophyllum Inophyllum L) With Dry Purification Methods. Jurnal Kimia Kemasan, Vol. 34 No.2 : 286 – 293.

Badan Standarisasi Nasional Indonesia, 2016, Sabun Mandi Padat, SNI 3532: 2016, Jakarta: Dewan Standar Nasional

Chasani,M.,Widyaningsih,S.,Mubarok, A. 2015. Synthesis And Characterization Of Sodium Soap From Nyamplung Seed Oil (Calophyllum Inophyllum L.) And Test Antibacterial Activity Against Staphilococus Aureus. Jurnal Molekul, Vol. 10. No. 1. 66 – 73

Ketaren, 1986. Minyak dan Lemak Pangan, Universitas Indonesia Press, Jakarta.

Leksono, B.,Windyarini,E., Hasnah, M.T. 2014. Budidaya Nyamplung (Calophyllum Inophyllum L.) Untuk Bioenergi Dan Prospek Pemanfaatan Lainnya. Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan. IPB Press.

Muderawan, I.W., Daiwataningsih, N.K.P. 2016. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Nyamplung (Calophyllum Inophylum L.) dan Analisis Metil Esternya dengan GC-MS. Prosiding Seminar Nasional MIPA FMIPA Undiksha

Paquot, C., Hautfenne, A. 1987. Standart Method for Analysis of Oils, Fat and Derivatives Seventh Resived and Enlarge Edition. California : Black Scientific Publication.

Sukeksi, Lilis., Meirany, S., dan Lionardo, S. 2018. Pembuatan Sabun Transparan Berbasis Minyak Kelapa Dengan Penambahan Ekstrak Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia) Sebagai Antioksidan. Jurnal Teknik Kimia. No. 2, Vol. 7

Said, M., Belinda, A., Saputra, A. 2009. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Jarak Pagar dengan Katalis NaOH. Jurnal Teknik Kimia, No. 1, Vol. 16

Suyono; Hartanti, N.U; Wibowo, A dan Narto. 2017. Biodisel dari Mangrove Jenis Nyamplung (Callophylum inophyllum) sebagai Alternatif Pengganti Bahan Bakar Minyak Fosil. Biosfera. Vol. 34(3)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.