Pengaruh Jenis Mulsa Dan Dosis Kompos Terhadap Hasil Panen Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.)

Ahmad Raksun, Mahrus Mahrus, I Gde Mertha

Abstract

Penelitian tentang pengaruh jenis mulsa dan dosis kompos terhadap hasil panen cabai rawit, telah dilaksanakan di Desa Bajur Kabupaten Lombok Barat. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui: (1) pengaruh jenis mulsa terhadap hasil panen cabai rawit, (2) pengaruh dosis kompos terhadap hasil panen cabai rawit, (3) pengaruh interaksi antara jenis mulsa dan dosis kompos terhadap hasil panen cabai rawit. Dalam penelitian ini digunakan rancangan faktorial yang terdiri atas 2 faktor. Faktor pertama adalah jenis mulsa yang terdiri atas 3 macam mulsa yaitu mulsa plastik hitam perak (M1), mulsa jerami padi (M2)  dan mulsa daun-daun kering (M3). Faktor kedua adalah dosis kompos yang terdiri atas 6 level yaitu: Ko = tampa pemberian  kompos, K1 = pemberian 0,4 kg kompos/1 m2 lahan, K2 = pemberian 0,8 kg kompos/1 m2 lahan, K3 = pemberian 1,2 kg kompos/1 m2 lahan, K4 = pemberian 1,6 kg kompos/1 m2 lahan, K5 = pemberian 2,0 kg kompos/1 m2 lahan. Parameter hasil panen yang diukur adalah panjang buah dan berat basah buah cabai rawit. Analisis data dilakukan dengan analisis sidik ragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perbedaan jenis mulsa berpengaruh sangat nyata terhadap panjang buah dan berat basah buah cabai rawit, mulsa plastik hitam perak menghasilkan panjang dan berat basah buah cabai rawit lebih tinggi dari pada mulsa lainnya, (2) dosis kompos berpengaruh sangat nyata terhadap panjang buah dan berat basah buah cabai rawit, dosis kompos optimum adalah 1,6 – 2 kg kompos per 1 m2 lahan, (3) interaksi jenis mulsa dan dosis kompos tidak berpengaruh nyata terhadap panjang buah dan berat basah buah cabai rawit.

Keywords

Mulsa, kompos , hasil panen cabai rawit

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.