KETAHANAN ALAMIAH KAYU JAWA BAHAN BANGUNAN RUMAH DI PEDESAAN PANTAI UTARA JAWA TENGAH TERHADAP GANGGUAN RAYAP BAWAH TANAH

Supriyanto Supriyanto

Abstract

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui prosentase ketahanan kayu Jawa bahan bangunan rumah di pedesaan pantai utara Jawa Tengah terhadap gangguan rayap bawah tanah (Nasutitermes sp.). Penelitian dilakukan di 8 kota/kabupaten, laboratorium Biologi FMIPA UNNES dan laboratorium Teknik Sipil FT UNNES. Populasi penelitian adalah 4 jenis kayu Jawa bahan konstruksi bawah rumah di pedesaan pantai utara Jawa Tengah, yaitu: Sengon, Suren, Mahoni dan Weru. Sampel penelitian adalah 4 jenis kayu tersebut yang dijual di toko kayu kota/ kabupaten: Tegal, Pemalang, Batang, Kendal, Semarang, Demak, Jepara dan Pati. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling jenis incidental sampling[1]. Sampel diuji berat jenis, kuat lentur dan uji ketahanan terhadap gangguan rayap bawah tanah. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berat jenis kayu memenuhi standar Peraturan Konstruksi Kayu Indonesia (PKKI) kecuali kayu Mahoni, kisaran kuat lentur kayu memenuhi standar PKKI dengan urutan Weru > Suren > Mahoni > Sengon, ketahanan terhadap gangguan rayap bawah tanah secara berurutan: Mahoni > Suren > Sengon > Weru[2]. Disimpulkan bahwa ketahanan terhadap gangguan rayap bawah tanah secara berurutan: Mahoni > Suren > Sengon > Weru, ketahanan tersebut berhubungan dengan berat jenis dan kuat lentur.

Kata kunci: kayu Jawa, ketahanan alamiah, rayap bawah tanah


Abstract: This research was held in order to know natural endurance of Javanese wood as houses building material in the coastal villages of Central Java againts underground termite’s attack. The research was carried out in laboratory of Biology Departement, FMIPA UNNES, and in laboratory of Civil Engineering Departement, FT UNNES. The study involved four  kind Javanese wood (Sengon, Suren, Mahoni and Weru) that be found in eight Central Java residence (Tegal, Pemalang, Batang, Semarang, Demak, Jepara and Pati) with incidental sampling. Specific weight test, bending strength test and endurance test carried out to four kind Javanese wood. The research resulted that  specific weight comply with PKKI standard, bending strength comply with PKKI standard and endurance againts underground termite’s attack in rotation are: Mahoni > Suren > Sengon > Weru. Based on the result it is concluded that  wood endurance againts termite’s attact be connect with specific weight and bending strength.

Key words: Javanese wood, natural endurance, underground termite’s


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.