Refleksi Nilai Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Pembelajaran Sains Sekolah Dasar: Literature Review

Aisa Nikmah Rahmatih, Mohammad Archi Maulyda, Muhammad Syazali

Abstract

Local wisdom of Sasak society is a system of life and values of the Sasak ethnic group, since the past, has proven to give meaning if applied teguq, tuhu, bender and trasna in society. The value of local wisdom is supported by the existence of awik-awik or dynamic customary rules. Awik-awik contains contextual values according to the region of each region which is related in science learning of elementary school students. Through qualitative methods and literature reviews, the author tries to explore the reflection of the value of local wisdom in learning science. In awik-awik the characteristics of science / science are reflected in the form of products, processes and attitudes. Linking awik-awik in learning science aims to instill a sense of love for the noble values of culture and students get real learning experiences and their surroundings. This is expected to motivate teachers to implement it in the design of learning in schools

Keywords

learning science; local wisdom;Elementary school

Full Text:

PDF

References

Wahyuni, S. (2015). DEVELOPING SCIENCE LEARNING INSTRUMENTS BASED ON LOCAL WISDOM TO IMPROVE STUDENTS’CRITICAL THINKING SKILLS.

Setiawan, B., Innatesari, D. K., Sabtiawan, W. B., & Sudarmin, S. (2017). The development of local wisdom-based natural science module to improve science literation of students. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 6(1).

Brennan, M. A., Kumaran, M., Cantrell, R., & Spranger, M. (2005). The importance of incorporating local culture into community development. University of Florida, available at: http://edis. ifas. ufl. edu/fy773, accessed at, 5, 2014.

.

Wardana, I. K., Marhaeni, A. A. I. N., & Tika, I. N. (2013). Pengaruh Model Kontekstual Terhadap Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar Sains Pada Siswa Kelas IV SD Gugus V Dr. Soetomo (Doctoral dissertation, Ganesha University of Education).

Sudarmin. (2014). Pendidikan Karakter, Etnosains dan Kearifan Lokal (Konsep dan Penerapannya dalam Penelitian dan Pembelajaran Sains).

Arends, R. I. (2012). Learning to Teach (9th ed.). McGraw-Hill.

Khusniati, M. (2014). Model pembelajaran sains berbasis kearifan lokal dalam menumbuhkan karakter konservasi. Indonesian Journal of Conservation, 3(1).

Pitoyo, A. J., & Triwahyudi, H. (2017). Dinamika Perkembangan Etnis di Indonesia dalam Konteks Persatuan Negara. Populasi, 25(1), 64-81.

Dahliani, D. (2010). Local Wisdom Inbuilt Environment in Globalization Era. Local Wisdom Inbuilt Environmentinglobalization Era, 3(6).

Ismail, M. (2009). Pengembangan Model Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Sasak: ke Arah Sikap dan Prilaku Berdemokrasi Siswa SMP/MTS. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 42(2 Jul).

Irrubai, M. L., Affandi, I., & Supriatna, N. (2017). KEARIFAN LOKAL AWIK-AWIK DESA SESAOT DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. istinbath, 16(2), 390-41.

Zuhdi, M. H. Kearifan Lokal Suku Sasak sebagai Model Pengelolaan Konflik di Masyarakat Lombok. Mabasan, 12(1).

Jayadi, E. M., Yanuwiadi, B., & Purnomo, M. (2014). Local wisdom transformation of Wetu Telu Community on Bayan forest management, North Lombok, West Nusa Tenggara. Research on Humanities and Social Sciences, 4(2), 109-118.

Ayunda, N., & Anna, Z. (2015). EVALUASI AWIK-AWIK PENGELOLAAN SUMBER DAYA PERIKANAN PANTAI LOMBOK TIMUR. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan, 5(1), 47-57.

Reza, M., & Hidayati, A. N. (2017). Kearifan lokal suku sasak dalam pengelolaan sumber daya air desa lenek daya, kecamatan aikmel kabupaten lombok timur. Jurnal Spectra, 15(30), 1-14.

Shufa, N. K. F. (2018). Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Di Sekolah Dasar: Sebuah Kerangka Konseptual. INOPENDAS: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 1(1).

Pieter, J. (2017). Pembelajaran ipa berbasis kearifan lokal sebagai solusi pengajaran ipa di daerah pedalaman provinsi papua. On line at https://www. researchgate. net, 1-11.

Laksono, B. A., & Wahyuni, S. (2018). An Investigation of Local Wisdom To Support Adult Literacy Program. PEOPLE: International Journal of Social Sciences, 4(2).

Tresnawati, N. (2018). Pembelajaran sains berbasis kearifan lokal dalam upaya peningkatan konservasi lingkungan pada mahasiswa pgsd di batik tulis ciwaringin cirebon. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI, 5(1), 69-82.

Subali, B., Sopyan, A., & Ellianawati, E. (2015). Developing local wisdom based science learning design to establish positive character in elementary school. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 11(1), 1-7.

Hunaepi, H., Firdaus, L., & Kurnia, N. (2016). Validitas Buku Ajar Ekologi Berbasis Kearifan Lokal untuk Mengembangkan Sikap Ilmiah Mahasiswa. Prisma Sains: Jurnal Pengkajian Ilmu dan Pembelajaran Matematika dan IPA IKIP Mataram, 4(2), 94-101.

Utari, U., & Degeng, I. N. S. (2017). Pembelajaran tematik berbasis kearifan lokal di sekolah dasar dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 1(1), 39-44.

Desstya, A., Novitasari, I. I., Razak, A. F., & Sudrajat, K. S. (2017). Refleksi Pendidikan IPA Sekolah Dasar di Indonesia (Relevansi Model Pendidikan Paulo Freire dengan Pendidikan IPA di Sekolah dasar). Profesi Pendidikan Dasar, 1(1), 1-11.

Syarif, E. (2018). The Role of Geography Learning in Developing Conservation Characterof Participant in SMA Negeri 9 Gowa. UNM Geographic Journal, 1(2), 111-120.

Utami, I. W. P., & Suwandayani, B. I. (2018). PERENCANAAN PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SD MUHAMMADIYAH I MALANG. TAMAN CENDEKIA: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 2(1), 185-191.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.