Adsorpsi Metanil Yellow Menggunakan Karbon Aktif Limbah Cangkang Buah Kawista (Limonia Acidissima L.)

Dina Asnawati, Sri Seno Handayani, Siti Raudhatul Kamali, Saprini Hamdiani, Iwan Sumarlan, Made Ganesh Darmayanti, Lala Ghina Aulia

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik arang aktif serta kondisi optimum adsorpsi zat warna metanil yellow oleh arang aktif limbah cangkang buah kawista yang meliputi massa adsorben, waktu kontak, suhu dan pH. Arang aktif dibuat melalui proses aktivasi secara kimia yaitu dengan menggunakan zat aktivator HCl 1 M. Untuk mendapatkan arang aktif dengan karakteristik yang baik ditinjau dari kadar air, kadar abu dan kadar zat menguap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang aktif limbah cangkang buah kawista yang diaktivasi dengan HCl 1 M menghasilkan arang aktif dengan karakteristik yang memenuhi standar baku mutu SNI 06-3730-1995, yaitu dengan kadar air 6,3%, kadar abu 9%, dan kadar zat menguap 3%. Hasil analisis dengan spektrofotometer FTIR menunjukkan bahwa arang aktif tersebut mempunyai gugus fungsi O–H pada 3435,13 cm-1 dan C=C pada 1621,22 cm-1. Limbah cangkang buah kawista dapat digunakan sebagai adsorben dengan kapasitas adsorpsi sebesar 5,48 mg/gram pada kondisi optimum yaitu massa 1 gram selama 90 menit dengan suhu 80 °C dan pH 7 (netral).  

 

Kata Kunci: Adsorpsi, metanil yellow, arang aktif, cangkang buah kawista, HCl

Keywords

chemistry

Full Text:

PDF

References

Christina, P.M., Mu’nisatun S., & Rany S. (2007). Studi Pendahuluan Mengenai Degradasi Zat Warna Azo (Metil Orange) Dalam Pelarut Air Menggunakan Mesin Berkas Elektron 350 keV/10 mA. Jurnal Forum Nuklir, 1(1). 32.

Safni, Sari, F. Maizatisna, & Zulfarman. (2009). Degradasi Zat Warna Mathanil Yellow Secara Sonolisis dan Fotolisis dengan Penambahan TiO2 Anatase. J. Sains Material Indonesia, 1(1). 47 –51

Dianggoni, I., Edy S., & Jhon, A. P. (2017). Pengolahan Zat Warna Tekstil (Rhodamine B) dengan Teknologi AOP (Advance Oxidation Processes) menggunakan Katalis Ce@Carbon Sphere dan Oksidan Peroxymonosulfate. Journal of Engineering Science and Technologi, 4(2). 1-7.

Bhernama, Bhayu Gita. (2015). Degradasi Zat Warna Metanil Yellow dengan Penyinaran Matahari dan Penambahan Katalis TiO2-SnO2. Lantanida Journal. 3(2). 116-126.

Rao B.B, V. A. Raju & G. S. Karuna. (2018). Fabrication and Mechanical Behaviour of Limonia Acidissima Ash – Silicon Carbide Reinforced AL2024 Alloy Matrix Hybrid Composites. International Journal of Advance Research, Ideas and Innovations in Technology, 4(3). 1795-1802.

Anjani, R. P & Toeti K. (2014). Penentuan Massa dan Waktu Kontak Optimum Adsorpsi Karbon Granular sebagai Adsorben Logam Berat Pb (II) dengan Pesaing Ion Na+. Journal of Chemistry. 3(3). 160.

Sari, R.A., M.L. Firdaus., & R. Elvia. (2017). Penentuan Kesetimbangan Termodinamika dan Kinetika Adsorpsi Arang Aktif Tempurung Kelapa Sawit Pada Zat Warna Reactive Red dan Direct Blue. Jurnal Pendidikan Ilmu Kimia, 1(1). 10-14.

Laos, L. E., & Selan, A. (2016). Pemanfaatan Kulit Singkong Sebagai Bahan Baku Karbon Aktif. Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika, 1(1). 32-36.

Surest, A. H., Permana, I., & Wibisono, R. G. (2010). Pembuatan Karbon Aktif Dari Cangkang Biji Ketapang. Journal of Chemical Engineering Sriwijaya University, 17(4).

Arung, S, M. Yudi & S. Chadijah. (2014). Pengaruh Konsentrasi Aktivator Asam Klorida (HCl) Terhadap Kapasitas Adsorpsi Arang Aktif Kulit Buah Kakao (Theobroma cacao L.) Pada Zat Warna Methanil Yellow. Journal of Chemistry. 2(1). 56.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.