Pengembangan LKPD Berbasis Blended Learning untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik

Nina Nisrina, A Wahab Jufri, Gunawan Gunawan

Abstract

Literasi sains menjadi aspek penting dalam setiap pembelajaran sains di sekolah menengah pertama. Keterampilan ini harus dimiliki peserta didik agar dapat mengaplikasikan sains dengan tepat dan benar. Oleh karena itu dibutuhkan perangkat pembelajaran yang mendukung peningkatan literasi sains dalam pembelajarannya. Salah satu bentuk perangkat yang menjadi inti dari pembelajaran sains adalah lembar kerja peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKPD berbasis pada blended learning untuk meningkatkan literasi sains peserta didik SMP. Pembelajaran berbasis campuran (blended learning) dipilih dengan tujuan agar dapat memenuhi kebutuhan peserta didik untuk belajar di rumah dan di sekolah. Pembelajaran ini berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk belajar sains dengan menarik. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan dengan sampel 66 peserta didik SMP di kota mataram. Hasil pengembangan LKPD berbasis blended learning yang telah diaplikasikan pada pembelajaran IPA memberikan pengaruh berupa peningkatan literasi sains peserta didik pada materi kemagnetan. Lembar kerja ini sangat efektif dalam pembelajaran saat ini dan dapat digunakan untuk pembelajaran dengan model pembelajaran abad 21.

Keywords

LKPD; blended learning; literasi sains

Full Text:

PDF

References

Arohman, M., Saefudin, S., & Priyandoko, D. (2016). Kemampuan literasi sains siswa pada pembelajaran ekosistem. In Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning (Vol. 13, No. 1, pp. 90-92).

Afriana, J., Permanasari, A., & Fitriani, A. (2016). Penerapan project based learning terintegrasi STEM untuk meningkatkan literasi sains siswa ditinjau dari gender. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 2(2), 202-212.Aiken, L. R. (1997). Psychological testing and assessment. Allyn & Bacon.

OECD (2019), PISA 2018 Results (Volume I): What Students Know and Can Do, PISA, OECD Publishing, Paris, https://doi.org/10.1787/5f07c754-en.

Deming, J.C., Jacqueline R. O’Donnell., Christopher J. Malone. (2007). Scientific Literacy: Resurrecting the Phoenix with Thinking Skills. Science Educator. Winter 2012 Vol. 21, No. 2.

Yuliati, Y. (2017). Literasi sains dalam pembelajaran IPA. Jurnal Cakrawala Pendas, 3(2), 266426.

Astuti, W. P., Prasetyo, A. P. B., & Rahayu, E. S. (2012). Pengembangan instrumen asesmen autentik berbasis literasi sains pada materi sistem ekskresi. Lembaran Ilmu Kependidikan, 41(1).

Nisrina, N., Gunawan, G., & Harjono, A. (2017). Pembelajaran kooperatif dengan media virtual untuk peningkatan penguasaan konsep fluida statis siswa. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 2(2), 66-72.

Akkoyunlu, B., & Yilmaz-Soylu, M. (2008). A study of student's perceptions in a blended learning environment based on different learning styles. Educational Technology & Society, 11(1), 183-193.

Miyazoe, T., & Anderson, T. (2011). Anonymity in blended learning: Who would you like to be?. Journal of Educational Technology & Society, 14(2), 175.

Montrieux, H., Vangestel, S., Raes, A., Matthys, P., & Schellens, T. (2015). Blending face-to-face higher education with web-based lectures: Comparing different didactical application scenarios. Educational Technology and Society, 18(1), 170-182.

Wulandari, N., & Sholihin, H. (2016). Analisis kemampuan literasi sains pada aspek pengetahuan dan kompetensi sains siswa smp pada materi kalor. Edusains, 8(1), 66-73.

Irmita, L., & Atun, S. (2018). The Influence of Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) Approach on Science Literacy and Social Skills. Journal of Turkish Science Education, 15(3), 27-40.

Gunawan, G., Nisrina, N., Suranti, N. M. Y., Herayanti, L., & Rahmatiah, R. (2018, November). Virtual Laboratory to Improve Students’ Conceptual Understanding in Physics Learning. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 1108, No. 1, p. 012049). IOP Publishing.

Medina, L. C. 2018. Blended learning: Deficits and prospects in higher education. Australasian Journal of Educational Technology, 34(1).

Akyol, Z., Garrison, D. R., & Ozden, M. Y. (2009). Development of a community of inquiry in online and blended learning contexts. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 1(1), 1834-1838.

Rahayu, T., Syafril, S., Wati, W., & Yuberti, Y. (2017). The Application of STAD-Cooperative Learning in Developing Integrated Science on Students Worksheet. Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni, 6(2), 247-254.

Ramayanti, S., Utari, S., & Saepuzaman, D. (2017, September). Training students’ science process skills through didactic design on work and energy. In Journal of Physics: Conference Series (Vol. 895, No. 1, p. 012110). IOP Publishing.

Al-Azawei, A., Parslow, P., & Lundqvist, K. 2017. Investigating the effect of learning styles in a blended e-learning system: An extension of the Technology Acceptance Model (TAM). Australasian Journal of Educational Technology, 33(2).

Herayanti, L., Fuaddunnazmi, M., & Habibi, H. (2017). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Moodle pada Mata Kuliah Fisika Dasar. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, 1(3), 205-209.

Hernández, Y., Pérez-Ramírez, M., Zatarain-Cabada, R., Barrón-Estrada, M. L., & Alor-Hernández, G. (2016). Designing Empathetic Animated Agents for a B-Learning Training Environment within the Electrical Domain. Educational Technology & Society, 19(2), 116-131.

Thiagarajan, S. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook.

Aiken, L. R. (1997). Psychological testing and assessment. Allyn & Bacon.

Kauchak, D., & Eggen, P. (2016). Introduction to teaching: Becoming a professional. Pearson.

Choy, J. L. F., & Quek, C. L. 2016. Modelling relationships between students' academic achievement and community of inquiry in an online learning environment for a blended course. Australasian Journal of Educational Technology, 32(4).

Crawford, R., & Jenkins, L. 2017. Blended learning and team teaching: Adapting pedagogy in response to the changing digital tertiary environment. Australasian Journal of Educational Technology, 33(2).

Kabassi, K., Dragonas, I., Ntouzevits, A., Pomonis, T., Papastathopoulos, G., & Vozaitis, Y. (2016). Evaluating a learning management system for blended learning in Greek higher education. SpringerPlus, 5(1), 101.

Shea, P., & Bidjerano, T. (2010). Learning presence: Towards a theory of self-efficacy, self-regulation, and the development of a communities of inquiry in online and blended learning environments. Computers & Education, 55(4), 1721-1731.

Spring, K., & Graham, C. 2017. Blended learning citation patterns and publication networks across seven worldwide regions. Australasian Journal of Educational Technology, 33(2).

Mardiana, I., & Syazali, M. (2020). Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA. Jurnal Pijar Mipa, 15(1), 50-53.

Yusuf, I., Widyaningsih, S. W., & Sebayang, S. R. B. (2018). Implementation of E-learning based-STEM on Quantum Physics Subject to Student HOTS Ability. Journal of Turkish Science Education, 15(Special), 67-75.

Suryani, A. I., Jufri, A. W., & Setiadi, D. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran 5E Terintegrasi Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Smpn 1 Kuripan Tahun Ajaran 2016/2017. Jurnal Pijar Mipa, 12(1).

Trisnawati, A. (2018). Self Regulated Learning Mahasiswa Pada Pembelajaran Kooperatif STAD Dipadu dengan Blended Learning Dalam Matakuliah Kimia Analisis Instrumentasi. Jurnal Pijar Mipa, 13(1), 6-12.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.