Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Literasi Sains Peserta Didik

Lena Marlina, Muntari Muntari, Baiq Fara Dwirani Sofia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap literasi sains peserta didik kelas X pada materi pokok larutan elektrolit dan non-elektrolit. Metode yang digunakan adalah metode quasi experiment dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas X MIA  MAN 2 Model Mataram. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X MIA 1 and X MIA 4 MAN 2 Model Mataram.Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi sains peserta didik pada materi larutan elektrolit dan non-elektrolit dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah menghasilkan nilai rata-rata posttest  76,17. Sedangkan pada kelas yang menggunakan metode konvensional menghasilkan nilai rata-rata posttest  66,75. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan rumus uji-t sparated varians. Hasil  uji-t pada taraf signifikan 5% diperoleh nilai thitung(4,14) ≥  ttabel (1,671), yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal perhitungan tersebut menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBM) memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap literasi sains peserta didik kelas X pada materi pokok larutan elektrolit dan non-elektrolit dibandingkan model  pembelajaran konvensional.

Keywords

Pembelajaran Berbasis Masalah; Literasi Sains; Elektrolit dan Non-Elektrolit

References

Toharudin. (2011). Membangun Literasi Sains siswa. Bandung: Humaniora.

Utami, D, D. (2018). “Upaya Peningkatan Literasi Sains Siswa Dalam Pembelajaran IPA”. Prosiding Seminar Nasional MIPA IV, 1(1), 133-137.

Fathuroman, A., Zulherma, dan F. Kurnia. (2014). Analisis Bahan Ajar Fisika SMA Kelas IX di Kecamatan Indralayu Utara Berdasarkan Kategori Literasi Sains. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 1 (1), 43-47.

Taufiq, M., Amalia, A. V., Parmin, P., dan Leviana, A. (2016). Design of Science Mobile Learning of Eclipse Phenomena with Conservation Insight Android-Based App Inventor 2. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 5(2), 291-298.

Putri, A., Suciati, dan Ramli. (2014). Pengaruh Model Problem Based Learning Berbasis Potensi Lokal Pada Pembelajaran Biologi Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Cepg. Jurnal Pendidikan Biologi FKIP UNS, 3(2), 81-94.

Giriyanti, P., R. Ading, P., dan Milla, L. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Pada Materi Ekositem Kelas X SMA. Jurnal Skripsi Pendidikan Biologi, 1-8.

Suyanti, R. D. (2010). Strategi Pembelajaran Kimia. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Astuti, N. (2018). Pembelajaran Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit Dengan Multimedia Adobe Flash CS6 Melalui Model Inkuiri Terbimbing dan Discovery Learning di Kelas X MIPA SMAN Titian Teras.

Fatimah, F. (2012). Kemampuan Komunikasi Matematis dan Pemecahan Masalah Melalui Problem Based Learning. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 16 (1), 249-260.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Burhan. (2014). Penelitian Kualitatif . Jakarta: Kencana Prenada Media.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.