Perbandingan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar IPA Menggunakan Model Pembelajaran Predict Observe Explain (POE) Dan Student Team Achicvment Division (STAD)

M Januardi Rahmatullah, I Putu Artayasa, Ahmad Raksun

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA antara peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran Predict Observe Explain (POE) dan Student Team Achievement Division (STAD). Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu (Quasi Experiment). Desain penelitian yang digunakan yaitu Pre-test Post-test Group Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh kelas VII SMPN 3 Mataram tahun ajaran 2019/2020 yang terdiri dari tujuh kelas dengan jumlah peserta didik secara keseluruhan yaitu 235 orang. Sampel ditentukan dengan teknik purposive sampling sehingga terpilih kelas VII 4 sebagai kelas eksperimen I dan VII 5 sebagai kelas eksperimen II.  Instrumen yang digunakan yaitu tes pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar dan tes isian untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis peserta didik. Data dianalisis dengan menggunakan uji t. Hasil uji t pada kemampuan berpikir kritis  diperoleh nilai t hitung < t tabel yaitu 0,396 < 1,998, dan pada uji t hasil belajar diperoleh nilai t hitung < t tabel  yaitu 1,587 < 1,998. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA antara peserta didik yang belajar menggunakan model pembelajaran Predict Observe Explain (POE) dan Student Team Achievement Division (STAD)

Keywords

Predict Observe Explain, Student Teams Achievement Divisions, Berpikir kritis, Hasil Belajar.

Full Text:

PDF

References

Sulistyo, E. T. (2011). Media Pendidikan dan Pembelajaran di Kelas. Surakarta: UNS Press.

Suwarna. (2006). Pengajaran Mikro. Jakarta: Tiara Wacana.

Suyono dan Hariyanto. (2011). Belajar dan Pembelajaran; Teori dan Konsep Dasar. Jakarta: Rosdakarya.

Warsono dan Hariyanto. (2013). Pembelajaran Aktif Teori dan Asesmen. Bandung: Rosdakarya.

Eggen, P. & Kouchak, D. (2012). Strategi dan Model Pembelajaran. Jakarta: PT indeks.

Shoimin. A. (2014). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Setyosari, P. (2010). Metode Penelitian Pendidikan dan pengembangan. Jakarta: kencana

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.

Simarmata, R. & Djulia, E. (2017). Perbandingan Model Pembelajaran POE (Predict-Observe Explain) Dengan STAD (Student Team-Achicvment - Division) Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Topik Sistem Peredaran Darah Manusia Di Kelas XI Sma Negeri 2 Balige T.A 2017/2018. Jurnal Pendidikan Biologi, 1(1): 1-9.

Rifzal, I, L. Akmam. & Nurhayati. (2015). Pengaruh Penggunaan Lks Berbasis Poe Dalam Pembelajaran Ipa Terhadap Kompetensi Siswa Kelas Vii Smpn 5 Padang. Pillar Of Physics Education, 6(1): 33-40.

Rusman. (2012). Model Pembelajaran. Depok: PT Rajagrafindo Persada.

Setiogohadi. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VII.2 SMP Negeri 24 Palembang. Jurnal Inovasi dan Pembelajaran Fisika, 1(1): 12-21.

Slavin, R. E. (2008). Cooperative Learning: Teori Riset dan Praktik. Bandung: Nusa Media.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.