ANALISIS CACING SUTERA (Tubifex tubifex) SEBAGAI BIOINDIKATOR PENCEMARAN AIR SUNGAI GORONG LOMBOK TENGAH

Enida Fatmalia

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan dan distribusi cacing  Tubifex tubifex di sungai gorong desa Pengadang Lombok Tengah.  Subyek penelitian ini adalah cacing Tubifex tubifex.  Jenis penelitin yang dilakukan adalah penelitian deskriptif eksploratif.  Adapun fokus kajian penelitian ini adalah (1) keberadaan dan distribusi cacing Tubifex tubifex  di sungai gorong desa Pengadang yang dapat dijadikan sebagai bioindikator pencemaran lingkungan,  (2) status pencemaran sungai gorong desa Pengadang berdasarkan bioindikator cacing Tubifex tubifex.  Teknik pengambilan sampel mengginakan beberapa tahapan,  yaitu: (1)  persiapapan plot,  (2) pengambilan sampel lumpur,  (3) Langkah-langkah pengambilan sampel cacing Tubifex tubifex,  dan (4) menyiapkan tabel pengamatan jenis cacing yabg ditemukan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah Tubifrx tubifex yang ditemukan yaitu sebanyak 79 ekor pada stasiun I,  71 ekor pada stasiun II dan 13 ekor pada stasiun III,  dengan total 163 ekor.  Berdasarkan paparan data di atas,  penelito menyimpulkan bahwa cacing Tubifex tubifex dapat dijadikan sebagai bioindikator penvemaran air dan sungai gorong desa Pengadang dikategorikan ke dalam perairan yang tercemar.

Full Text:

PDF

References


Rudiyanti, S. (2011). Kualitas perairan sungai Banger Pekalongan berdasarkan indikator biologis. SAINTEK PERIKANAN: Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 4(2), 46-52.

Al Idrus, S. W. (2015). Analisis Pencemaran Air Menggunakan Metode Sederhana Pada Sungai Jangkuk, Kekalik Dan Sekarbela Kota Mataram. Jurnal Pijar Mipa, 10(2).

Rahmawati, A., Kusmiyati, K., & Ilhamdi, M. L. (2017). Keanekaragaman Makrozoobenthos Di Daerah Aliran Sungai (DAS) Unus Kota Mataram. Jurnal Pijar Mipa, 12(2), 86-90.

Kaonga, C. C., Kumwenda, J., & Mapoma, H. T. (2010). Accumulation of lead, cadmium, manganese, copper and zinc by sludge worms; Tubifex tubifex in sewage sludge. International Journal of Environmental Science & Technology, 7(1), 119-126.

Shuhaimi-Othman, M., Nadzifah, Y., Umirah, N. S., & Ahmad, A. K. (2012). Toxicity of metals to an aquatic worm, Nais elinguis (Oligochaeta, Naididae). Research Journal of Environmental Toxicology, 6(4), 122-132.

Panich-Pat, T., Yenwaree, W., & Ongmali, R. (2009). Monitoring Of Water Quality Using Phytoplankton, Protozoa, And Benthos As Bioindicator In Chadeebucha Canal, Nakhon Pathom Province. Applied Environmental Research, 31(2), 1-14.

Imoobe, T. O. T., & Ohiozebau, E. (2010). Pollution status of a tropical forest river using aquatic insects as indicators. African Journal of Ecology, 48(1), 232-238.

Sedana, I. G. M. A., Darmadi, N. M., & Arya, I. W. (2018). Analisis Tingkat Pencemaran Air Sungai Yeh Sungi di Kabupaten Tabanan Dengan Menggunakan Indikator Biologis NVC Ikan dan Keragaman Jenis Makrozoobenthos. GEMA AGRO, 23(1), 79-91.

Anggaraini, N. (2017). Penggunaan Media Kultur Hasil Fermentasi Berbeda Terhadap Pertumbuhan Populasi Cacing Sutera (limnodrilus sp). Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan, 12(1).

Sugiyono.2010. Statistika untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta.

Mindasari, L. Dampak Kegiatan Pertambangan Batubara PT. Tambang Batubara Bukit Asam (PT. BA)(Persero).

Prat, N., Rieradevall, M., Barata, C., & Munné, A. (2013). The combined use of metrics of biological quality and biomarkers to detect the effects of reclaimed water on macroinvertebrate assemblages in the lower part of a polluted Mediterranean river (Llobregat River, NE Spain). Ecological indicators, 24, 167-176.

Subekti, S., Prawesti, M., & Arief, M. (2011). Pengaruh kombinasi pakan buatan dan pakan alami cacing sutera (Tubifex tubifex) dengan persentase yang berbeda terhadap retensi protein, lemak dan energi pada ikan sidat (Anguilla bicolor). Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 4(1), 90-95.

Landon, J. R. (1984). Booker tropical Soil Manual. Booker Agricultural International Limited.




DOI: http://dx.doi.org/10.29303/jpm.v13i2.544

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Indexed By


                                 

Creative Commons License

Jurnal Pijar MIPA is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View Jurnal Pijar MIPA Stats

View My Stats