BIOETANOL DARI LIMBAH BIJI DURIAN (Durio zibethinus)

Murniati Murniati, Sri Seno Handayani, Dwi Kartika Risfianty

Abstract


Telah dilakukan penelitian pembuatan bioetanol dari limbah biji Durian (Durio zibethinus). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah limbah biji Durian dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan bietanol serta mengetahui pengaruh pH pada proses fermentasi. Penelitian ini menggunakan biji Durian yang dihidrolisis dengan H2SO4 2,5 % selama 3 jam pada suhu 70 oC, kemudian diukur kadar glukosa dan difermentasi pada variasi pH = 3, 4, 5, dan 6 selama 48 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Biji Durian memiliki kadar pati yang berlimpah sebesar 45,85 %, sehingga bahan tersebut mampu diolah dan difermentasi untuk menghasilkan bioetanol. Kadar bioetanol yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki kadar maksimal 47,02 % dengan kondisi optimum pH fermentasi = 4.

Keywords


Biji Durian, Bioetanol, pH Fermentasi

Full Text:

PDF

References


Handayani, S. S., Hadi, S., & Patmala, H. (2016). Fermentasi Glukosa Hasil Hidrolisis Buah Kumbi untuk Bahan Baku Bioetanol. Jurnal Pijar Mipa, 11(1).

Kamali, S. R., Sumarlan, I., & Fahrurazi, F. (2017). Pengolahan Sampah Plastik Metode Cracking Di Kelurahan Kelayu Jorong Lombok Timur. Jurnal Pijar Mipa, 12(2), 116-119.

Hermiati, E., Mangunwidjaja, D., Sunarti, T. C., Suparno, O., & Prasetya, B. (2017). Pemanfaatan biomassa lignoselulosa ampas tebu untuk produksi bioetanol. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 29(4), 121-130.

Anindyawati, T. (2017). Prospek enzim dan limbah lignoselulosa untuk produksi bioetanol. Jurnal Selulosa, 44(01).

Nurfiana, F., Mukaromah, U., Jeannisa, V. C., & Putra, S. (2009, November). Pembuatan bioethanol dari biji Durian sebagai sumber energi alternatif. In Seminar Nasional V SDM Teknologi Nuklir. Yogyakarta: STTN-BATAN.

Arnata, I., & Anggreni, A. D. (2016). Rekayasa bioproses produksi bioetanol dari ubi kayu dengan teknik ko-kultur ragi tape dan Saccharomyces cerevisiae. Agrointek, 7(1), 21-28.

Samsuri, M., Gozan, M., Mardias, R., Baiquni, M., Hermansyah, H., Wijanarko, A., ... & Nasikin, M. (2009). Pemanfaatan sellulosa bagas untuk produksi ethanol melalui sakarifikasi dan fermentasi serentak dengan enzim xylanase. MAKARA, 11(1), 17-24.

Merina, F., & Trihadiningrum, Y. (2011). Produksi bioetanol dari eceng gondok (Eichhornia crassipes) dengan Zymomonas mobilis dan Saccharomyces cerevisiae. In Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XIII (Vol. 5).

Amalia, Y., Muria, S. R., & Chairul, C. (2014). Pembuatan Bioetanol Dari Limbah Padat Sagu Menggunakan Enzim Selulase Dan Yeast Saccharomyces Cerevisiae Dengan Proses Simultaneous Sacharificatian and Fermentation (SSF) Dengan Variasi Konsentrasi Substrat Dan Volume Inokulum. Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Riau, 1(1), 1-8.

Arianie, Lucy danIdiawati, Nora. 2011. Penentuan Lignin dan Kadar Glukosa Dalam Hidrolisis Organosolv dan Hidrolisis Asam.Jurnal Sains danTerapan Kimia, 5, 2, 140-150.

Dhanang. 2013. Bioetanol: Bahan Bakar Masa Depan. Majalahonline BIOS.

Endah, R.D., D. Sperisa, N. Adrian, danParyanto. 2007. Pengaruh Kondisi Fermentasi Terhadap Yield Etanol pada Pembuatan Bioetanol dari Pati Garut. MajalahIlmiahTeknik (GemaTeknik), 10, 2, 83 – 88.

Hepworth, M. 2005.Technical Environmental and Economic Aspects of Unit Operation for The production of Bioethanol From Sugar Beet in the United Kingdom, CET IIA Exercise 5, Corpus Christi College.

Mastuti, E dan Setyawardhani, D.A. 2010. Pengaruh Variasi Temperatur Dan Konsentrasi Katalis Pada Kinetika Reaksi Hidrolisis Tepung Kulit Ketela Pohon. Jurnal Ekuilibrium, 9, 1, 23-27.

Mulyati, Lolita. 2006. PupukdanPemupukan. Mataram: Mataram University Press.

Nurfiana, F., Umi, M., Vicki, C.J., Putra, S. 2009. Seminar Nasional V SDM Teknologi Nuklir: Pembuatan Bioethanol dariBiji Durian sebagaiEnergiAlternatif. Yogyakarta. 2009. 669-676.

Prasetyo, Elly. 2005. Sintesis Bioetanol dari Limbah Biji Durian (Duriozibethinus) DenganVariasi pH pada Proses Fermentasi.UniversitasNegeri Semarang.

Purwanto, Agung. 2012. Pembuatan bioetanol dari tepung biji nangka dengan sakarifikasi fermentasi fungi aspergilus niger dilanjutkan dengan fermentasi yeast saccharomyces cereviceae. Universitas Diponegoro. Semarang.

Putra, Asga. 2006. Produksi Etanol menggunakan Saccaromicescereviceae yang diimobilisasi dengan Agar Batang. InstitutTeknologiSepuluh November : Surabaya

Roukas, T., 1996. Continuous ethanol production from nonsterilized carob pod extract by immobilized Saccharomyces cerevisiae on mineral kissiris using a two-reactor system. Applied Biochemistry and Biotecnology Journal, 59, 3, 299-307.

Said, G. 1987. Bioindustri Penerapan Teknologi Fermentasi. Jakarta: MeltonPutra.

Sari, RatnaPutriPuspita. 2009. Pembuatan Bioetanol dari Nira Sorgum dengan Proses Fermentasi. Universitas Diponegoro. Semarang.

Sastrohamidjojo, Hardjono. 1991. Spektroskopi. Yogyakarta: Liberty.

Yuniwati, Murni. Ismiyati, D. Kurniasih, R. 2011. Kinetika Reaksi Hidrolisis Pati Pisang Tanduk Dengan Katalisator Asam Klorida. JurnalTeknologi, 4, 2, 107-112.




DOI: http://dx.doi.org/10.29303/jpm.v13i2.761

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/

Indexed By


                                 

Creative Commons License

Jurnal Pijar MIPA is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

View Jurnal Pijar MIPA Stats

View My Stats