PENDUGAAN UKURAN PERTAMA KALI MATANG GONAD IKAN KEMBUNG (Rastrelliger sp) DI PERAIRAN DESA SIDANGOLI DEHE KECAMATAN JAILOLO SELATAN KABUPATEN HALMAHERA BARAT
DOI:
10.29303/jbt.v19i1.1008Published:
2019-02-13Downloads
Abstract
Abstrak:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ukuran pertama kali matang gonad dan ukuran mata jaring gillnet untuk penangkapan ikan kembung (Rastrelliger sp) di perairan Sidangoli Dehe. Pengambilan sampel dengan mengikuti kegiatan operasi penangkapan.dengan nelayan. Operasi penangkapan ikan dilakukan sebanyak 2 kali setiap minggu dan dilakukan selama satu bulan. Hasil tangkapan diambil secara acak (random sampling). Hasil tagkapan selanjutnya dilakukan pengukuran panjang cagak dan body girth. Penentuan tingkat kematangan gonad (TKG) yang dilakukan secara visual dengan melihat bentuk, warna serta perkembangan isi gonad.Hasil penelitian diperoleh ukuran pertama kali matang gonad ikan kembung (Rastrelliger sp) yang tertangkap di perairan Desa Sidangoli Dehe dengan kisaran panjang cagak 250,7 mm sedamgkan ukuran mata jaring insang minimum yang sebaiknya digunakan untuk penangkapan ikan kembung (Rastrelliger sp) yaitu 11,8 cm (4,6 inchi).
ÃÂ
Kata Kunci : Matang gonad, mata jaring, Rastrelliger sp, Sidangoli Dehe
ÃÂ
Abstract: The purpose of this study is to determine the size of first-time gonads and the size of gill-net for catching mackerel (Rastrelliger sp) in Dehe Sidangoli waters. Sampling by taking part in arrest operationswith fishermen. Fishing operations are carried out twice a week and carried out for one month. The catch is taken randomly. The result of the next tag is the measurement of the fork length and body girth. Determination of the level of gonad maturity (TKG) that is done visually by looking at the shape, color and development of gonadal contents. The results showed that the first size of mackerel gonad (Rastrelliger sp) that was caught in the waters of Sidangoli Dehe Village with a fork length of 250.7 mm was the minimum size of the gill-net which should be used for catching mackerel (Rastrelliger sp) which was 11.8 cm (4.6 inches).
ÃÂ
Keywords: Gonad mature, mesh, Rastrelliger sp, Sidangoli Dehe
ÃÂ
Keywords:
Gonad mature mesh Rastrelliger sp Sidangoli DeheReferences
Atmaja, S. B & Haluan, J. (2003). Perubahan Hasil Tangkapan Lestari Ikan Pelagis Kecil di Laut Jawa dan Sekitarnya. Buletin Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Volume XII. No.2/10/20.
Efendie, M. I. (2002). Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama. Yogyakarta.
Hariwijaya, M & Trinton, P.B. 2007. Pedoman Penulisan Ilmiah Propsoal dan Skripsi. Oriza. Yogyakarta.
Kantun, W., Syamsu, A., Achmar, M. & Ambo, T. (2015). Potensi reproduksi tuna madidihang Thunnus albacares di Selat Makassar. In: Zainuddin IM (Editor). Prosiding SimposiumNasional Pengelolaan Perikanan Tuna Berkelanjutan. Bali 10-11 Desember 2014 II-142. World Wildlife Foundation ââ¬âIndonesia. 1259 p.
Kasmi, M., S. Hadi & W. Kantun. (2017). Biologi reproduksi ikan kembung lelaki, Rastreliger kanagurta (Cuvier, 1816) di Perairan Pesisir Takalar, Sulawesi Selatan. Jurnal Iktiologi Indonesia, 17(3): 259-271.
Katiandagho, B. & F. Marasabessy (2017). Potensi Reproduksi, Pola Pemijahan Serta Alternatif Pengelolaan Ikan Kembung Laki-Laki (Rastrelliger kanagurta) Di Sekitar PesisirTimur Perairan Biak. Jurnal Ilmiah agribisnis dan Perikanan (agrikan UMMU-Ternate) Volume 10 Nomor 2 Oktober 2017.
Making, A.D.L, Asriyanto & Taufik, Y. (2014). Pengaruh Perbedaan Mata Jaring (Mesh size) Gillnet Terhadap Cara Tertangkap Ikan Kembung Perempuan (Scomber neglectus) Di Perairan Morodemak Kabupaten Demak. Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology. Volume 3, No. 4 Tahun 2014. h. 120-129.
Musbir, Mallawa, A., Sudirman & Najamudin. (2006). Pendugaan Ukuran Pertama Kali Matang Gonad Ikan Kembung, Rastrelliger kanagurta Di Perairan Laut Flores Sulawesi Selatan. Program Pasca Sarjana Jurusan Sains dan Teknologi, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin. Makassar.April 2006, Vol. 6 No. 1: 19 ââ¬â 26 ISSN 1411-4674
Najamuddin, Mallawa, A., Budimawan & Indar, M. Y. N. (2004). Pendugaan Ukuran Pertama Kali Matang Gonad Ikan Layang Deles (Decapterus macrosoma Bleeker). Program Pasca Sarjana Jurusan Sains dan Teknologi, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Hasanuddin. Makassar.April 2004, Vol. 4 No. 1:1-8. ISSN 1411-4674
Nugroho, A. & Murdijah (2006). Hubungan Panjang Berat, Perbandingan Jenis Kelamin dan Tingkat Kematangan Gonad Ikan Ikan Kembung Di Laut Banda. Jurnal Penelitian Perikanan Indonesia. 12:195-200.
Suruwaky, A.M & Gunaisah, E. (2013). Identifikasi Eksploitasi Tingkat Sumberdaya IKan Kembung Lelaki (Rastrelliger kanagurta) Di Tinjau Dari Hubungan Panjang Berat. JUrnal AKuatika ISSN 0853-2523 Vol. IV No. 2/September 2013 (131-140).
Omar, S. B. A, M. N. Moh, T. Umar, Muh. A. Dahlan & Syarifuddin K. (2015). Nisbah Kelamin Dan Ukuran Pertama Kali Matang Gonad Ikan Endemik Pirik (Lagusia micracanthus bleeker, 1860) Di Sungai Pattunuang, Kabupaten Maros dan Sungai Sanrego, Kabupaten Bone Sulawesi selatan. Seminar Nasional Tahunan XII Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan, 08 Agustus 2015. Semnaskan_Universitas Gajahmada.
Prahadina, V.D, M. Boer & A. Fahrudin (2015). Sumberdaya ikan kembung (Rastrelliger kanagurta cuvier 1817) di Perairan Selat Sunda Yang Didaratkan Di Ppp Labuan, Banten. Jurnal Marine FisheriesISSN 2087-4235 Vol. 6, No. 2, November 2015.
Rahantan, A. & Puspita, G. (2012). Ukuran Mata dan Shortening Yang Sesuai Untuk Jaring Insang Yang Dioperasikan Di Perairan Tual. Jurnal Mrine Fisheries Vol. 3, No. 2 November 2012.
License

Jurnal Biologi Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The copyright of the received article shall be assigned to the author as the owner of the paper. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.
Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal.























