Conservation of food, Medicine, and dye crops in Segenter, Sukadana Village, North Lombok
DOI:
10.29303/jbt.v25i1.8443Published:
2025-03-18Downloads
Abstract
Dusun Segenter merupakan salah satu dusun yang memiliki banyak tumbuhan yang berpotensi sebagi bahan pangan, obat dan Pewarna. Masyarakat Dusun Segenter masih menggunakan pengetahuan tradisional dalam memanfaatkan sumberdaya alam disekitar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan cara pelestarian tanaman yang dimanfaatkan sebagai tanaman pangan, obat dan pewarna alami oleh masyarakat Dusun Segenter, Desa Sukadana, Kabupaten Lombok Utara. Metode yang digunakan adalah observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam, Teknik pengambilan sampel narsumber dilakukan secara random sampling dengan menggunakan panduan wawancara kepada tokoh dan masyarakat Dusun Segenter. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanaman yang dimanfaatkan sebagai tanaman pangan sebanyak 4 spesies yaitu jagung, padi ketan, komak dan Buncis. Tanaman yang dimanfaatkans sebagai tanaman obat sebanyak 3 spesies, terdiri dari kayu jawa, daun jarak dan daun sirih. Tanaman yang dimanfaatkan sebagai pewarna alami yaitu daun kelor. Organ tumbuhan yang dimanfaatkan yaitu buah, biji, daun atau seluruh tanaman. Upaya konservasi yang dilakukan penanaman kembali dan melestarikan kebudayaan yang telah ada.
Keywords:
Conservation; plant; food; medicine; dyesReferences
Asmita, Linda R. & Gusmalawati (2023). Ethnobotany of Medicinal Plants from the Malay People in Tanjung Village, Bunguran District, Northeastern District of Natuna Regency. Jurnal Biologi Tropis, 23 (2): 575 – 586. Doi: http://dx.doi.org/10.29303/jbt.v23i2.5060
Astiko W., Ernawati N. M. L., & Silawibawa I. P. (2020). Status Hara dan Hasil Tumpang Sari Jagung-Kedelai di Lahan Kering Lombok Utara. In Seminar Nasional Lahan Suboptimal, (1): 1022-1029).
Berlin, S. W., & Riza Linda, M. (2017). Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Bahan Pewarna Alami Oleh Suku Dayak Bidayuh di Desa Kenaman Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau. Protobiont, 6(3), 303-309.
Chaireni, R., Agustanto, D., Wahyu, R. A., & Nainggolan, P. (2020). Ketahanan pangan berkelanjutan. Jurnal Kependudukan Dan Pembangunan Lingkungan, 1(2), 70- 79.
Fariantin, E., & Amri, S. (2017). Analisis pengaruh sektor pariwisata dan PDRB (non migas-non pertanian) terhadap peningkatan PAD di Kabupaten Lombok Utara. Valid: Jurnal Ilmiah, 14(1), 46-52.
Ihwan K., Atika B N D. & NItami D. (2024). Ethnobotany of Food Plants Based on Land Characteristics in Lombok Island. Jurnal Biologi Tropis, 24 (2b): 160-168. Doi:http://doi.org/10.29303/jbt.v24i2b.806
Jupri A., Isrowati, Anggraeni M., Pibiputri H. T., Riski T. N. A., Darussalam A.A., Mutma”innah E., Apriadi R A. & Yulianti (2024). Conservation of Food, Medicinal and Dyes Crops Based on Local Community Wisdom in Mareje Village, West Lombok. Jurnal Biologi Tropis, 24(3): 994-1001. DOI: http://doi.org/10.29303/jbt.v24i3.7252
Nanifsi M., Santoso D. & Japa L. (2024). Community of Plants for Traditional Medicine in Kerandangan Natural Tourism Park West Lombok. Jurnal Biologi Tropis, 24 (1): 390 – 397. Doi: http://dx.doi.org/10.29303/jbt.v24i1.6425
Nurmalasari, N., Sukarsa, & Hidayah, H., A. (2018). Studi Kasus Pemanfaatan Tumbuhan Sebagai Obat-Obatan Tradisional Oleh Masyarakat Adat Kampung Naga Di Kabupaten Tasikmalaya,141-150.
Rahman, A., Anugrahwati, D. R., & Zubaidi, A. (2022). Uji Daya Hasil Beberapa Genotip Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor. L Moench) Di Lahan Kering Lombok Utara. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 1(2), 164-171.
Renianda, Rafdinal & Ifadatin S. (2023). Ethnobotany of Food Plants in The Malay Community in Ratu Sepudak Village, Galing District, Sambas Regency. Jornal Biologi Tropis, 23(2): 62-75. Doi: http://dx.doi.org/10.29303/jbt.v23i2.5649
Seko T. Y. P., Mau A. E., Sinaga P. S. & Rammang N. (2024). Pemanfaatan Etnobotani Tumbuhan Obat, Tumbuhan Pangan dan Tumbuhan Pewarna Alami oleh Masyarakat di Sekitar Hutan Lindung Illibodo (Studi Kasus Desa Umata, kecamatan Bola, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur). Innovatite: Journal of Social Scince research, 4 (6): 5823-5842.
Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta.
Sukenti K., Julisaniah N I. & Kurnianingsih N. (2022) Exploration in utilization of Lablab purpureus (L.) Sweet in Central Lombok Regency as a support in food Security Based on Local Germplasm Management and Conservation. Jurnal Biologi Tropis, 22 (3): 999-1007. Doi: http://dx.doi.org/10.29303/jbt.v22i3.4145s
Yanti & Maretik (2022). Etnobotany of Plants with Useful Medicine in Gumanano Village, Sub-District Mawasangka District Central Button. Jurnal Biologi Tropis, 22 (4): 1279 – 1283. Doi: http://dx.doi.org/10.29303/jbt.v22i4.4281
License
Copyright (c) 2025 Ahmad Jupri, Isrowati Isrowati, Lilik Hidayati, Nazima Fira, Abdurrahman Hakim, Khaeru Nisa, Zulia Aqiela, Danu Rizki, Misrahul Aola, Lalu Tindih Wiranadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Jurnal Biologi Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
The copyright of the received article shall be assigned to the author as the owner of the paper. The intended copyright includes the right to publish the article in various forms (including reprints). The journal maintains the publishing rights to the published articles.
Authors are permitted to disseminate published articles by sharing the link/DOI of the article at the journal. Authors are allowed to use their articles for any legal purposes deemed necessary without written permission from the journal with an acknowledgment of initial publication to this journal.























