Analisis Minat Belajar Dan Kemampuan Awal Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Minyak Bumi

Authors

Eka Haryati , Yayuk Andayani , Syarifa Wahidah Al Idrus

DOI:

10.29303/jpm.v14i3.1297

Published:

2019-09-30

Issue:

Vol. 14 No. 3 (2019): September

Keywords:

Minat belajar, Kemampuan Awal Keterampilan Berpikir Kritis

Articles

Downloads

How to Cite

Haryati, E., Andayani, Y., & Al Idrus, S. W. (2019). Analisis Minat Belajar Dan Kemampuan Awal Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Minyak Bumi. Jurnal Pijar Mipa, 14(3), 128–134. https://doi.org/10.29303/jpm.v14i3.1297

Downloads

Download data is not yet available.

Metrics

Metrics Loading ...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat belajar dan kemampuan awal keterampilan berpikir kritis siswa pada materi minyak bumi di MAN 1 Mataram tahun ajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian non eksperimen dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI MIA MAN 1 Mataram yang berjumlah 125 siswa. Teknik yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Sampel pada penelitian ini sebanyak 95 siswa. Pengumpulan data minat belajar menggunakan angket dan kemampuan awal keterampilan berpikir kritis siswa menggunakan tes. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Teknik analisis data menggunakan interpretasi dan persentase. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa minat belajar berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 66,32% dan kemampuan awal keterampilan berpikir kritis siswa termasuk dalam kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 62,11%. Pada indikator rasa tertarik berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar à69,47%. Pada indikator perhatian sebagian besar siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 81,05%. Pada indikator partisipasi sebagian besar siswa berada pada kategori rendah dengan persentase sebesar 58,95% àdan pada indikator keinginan/kesadaran sebagian besar siswa berada pada kategori sedang dengan persentase sebesar 68,42%. Adapun pada indikator keterampilan berpikir kritis yaitu memberikan penjelasan sebagian besar siswa berada pada kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 62,11%. Pada indikatorà membangun keterampilan dasar sebagian besar siswa berada pada kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 91,58%. Pada indikator menyimpulkan sebagian besar siswa berada pada kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 73,47%. Pada indikator memberikan penjelasan lebih lanjut sebagian besar siswa berada pada kategori sangat rendah dengan persentase sebesar 89,47% dan pada indikator mengatur strategi dan taktik sebagian besar siswa berada pada kategori rendah dengan persentase sebesar 52,63%.

References

Afrizon, R., Ratnawulan.,Fauzi, A. 2012. Peningkatan Perilaku Berkarakter dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IX MTsN Model Padang Pada Mata Pelajaran IPA-Fisika Menggunakan Model Problem Based Instruction. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika. 1(1): 1-16.

Zakrah, Z., Lestari, N., & Kusmiyati, K. (2015). Pengaruh strategi pembelajaran discovery terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA kelas VIII di SMPN 3 Gunungsari tahun ajaran 2014/2015. Jurnal pijar MIPA, 10(2).

Rusydi, A. I., Hikmawati, H., & Kosim, K. (2018). Pengaruh Model Learning Cycle 7E terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Jurnal Pijar Mipa, 13(2), 124-131.

Rusydi, A. I., Hikmawati, H., & Kosim, K. (2018). Pengaruh Model Learning Cycle 7E terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. Jurnal Pijar Mipa, 13(2), 124-131.

Djaali. 2014. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Lestari, D. P. S., Sulastri, M., Margunayasa, I. G. 2016. Pengaruh Model Pogil dan Minat Belajar Terhadap Hasil Belajar IPA Pada Siswa Kelas V SD. e-Journal PGSD UniversitasPendidikan Ganesha Jurusan PGSD. 4(1): 1-10.

Mahakulkar, V., Wanjari, S. 2013. Assessing Reading Habits of B.Ed. Trainee Teachers. International Journal of Education and Psychological Research (IJEPR). 2(4): 99-105.

Mulyatiningsih, E. 2011. Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Yogyakarta: Alfabeta.

Nurafiah, F., Nurlaelah, E., Sispiyati, R. 2013. Perbandingan Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Antara yang Memperoleh Pembelajaran Means-Ends Analysis (MEA) dan Problem Based Learning (PBL). Jurnal Pengajaran MIPA. 18(1): 1-8.

OECD. 2013. Survey International Program for International Student Assessment (PISA). (Online) (http: // www.oecd.org/pisa), diakses pada tanggal 20 April 2018.

Rasiman, R. 2013. Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Melalui Pembelajaran Matematika Dengan Pendekatan Matematika Realistik. Aksioma, 4(2): 544-552.

Rasyida, N., Tapilouw, F.N., Priyandoko, D. 2015. Efektivitas Pengembangan Praktikum Virtual Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Sikap Ilmiah Siswa SMA Pada Konsep Metagenesis Tumbuhan Lumut dan Paku. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Biologi 2015. UMM Malang, 21 Maret 2015. 1663-1684.

Slameto. 2015. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.

Sulistiani, E., Budiarti, R. S., Muswita. 2016. Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Lintas Minat Pada Pembelajaran Biologi Kelas X IIS SMA Negeri 11 Kota Jambi. Biodik. 2(1): 13-19.

Syah, M. 2012. Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru, Bandung: Remaja Rosda Karya.

Purwoko, A. A. (2017). Pengaruh Model Pembelajaran Learning Cycle 7E Terhadap Hasil Belajar Kimia Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 3(2).

Author Biographies

Eka Haryati, Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan PMIPA, FKIP Universitas Mataram

Yayuk Andayani, Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan PMIPA, FKIP Universitas Mataram

Syarifa Wahidah Al Idrus, Program Studi Pendidikan Kimia, Jurusan PMIPA, FKIP Universitas Mataram

License

The following terms apply to authors who publish in this journal:
1. Authors retain copyright and grant the journal first publication rights, with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License 4.0 International License (CC-BY License) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and first publication in this journal.

2. Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), acknowledging its initial publication in this journal.
3. Before and during the submission process, authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website), as this can lead to productive exchanges as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).