Analisis E-Learning Readiness Pada Pembelajaran Kimia di SMA Negeri 1 Labuhan Haji

Izi Fitriawati, Yayuk Andayani, Baiq Fara Dwirani Sofia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesiapan e-learning serta untuk mengetahui faktor-faktor yang perlu ditingkatkan dalam penerapan e-learning pada pembelajaran kimia di SMA Negeri 1 Labuhan Haji. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode penentuan ELR berdasarkan model ELR Aydin dan Tasci dengan empat faktor, yaitu manusia, pengembangan diri, teknologi dan inovasi. Populasi penelitian sebanyak 302 siswa dengan jumlah sampel 75 siswa kelas X dan XI IPA SMA Negeri 1 Labuhan Haji yang diambil secara acak. Hasil penelitian menunjukan bahwa kesiapan e-learning pada pembelajaran kimia yang ditinjau dari empat faktor pengukuran memperoleh skor ELR 3,93 yang artinya siap dengan penerapan e-learning namun memerlukan sedikit peningkatan. Faktor manusia memperoleh skor rata-rata  4,06, faktor pengembangan diri memperoleh skor rata-rata 3,84, faktor teknologi memperoleh skor rata-rata 4,00 dan faktor inovasi memperoleh skor rata-rata 3,82. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa SMA Negeri 1 Labuhan Haji termasuk kedalam kategori siap dalam penerapan e-learning pada pembelajaran kimia, akan tetapi masih membutuhkan sedikit peningkatan pada setiap faktor-faktornya terutama pada faktor pengembangan diri dan faktor inovasi.

Keywords

E-learning, ELR, Pembelajaran Kimia

Full Text:

PDF

References

Silahuddin, (2015). Penerapan E-Learning Dalam Inovasi Pendidikan: Jurnal Ilmiah Circuit, 1(1), 48-59.

Idrus, Y., Andayani, Y. & Rahmawati, (2020). Persepsi Siswa Kelas XI MIPA SMA/MA Se-Kota Praya Terhadap Lembar Kerja Peserta Didik Bermuatan Etnosains pada Materi Pokok Koloid: Chemistry Education Practice, 3(2), 63-68.

Andayani, Y., Sridana, N., Kosim, Setiadi, D. & Hadiprayitno, G., (2019). Harapan dan Tantangan Implementasi Pembelajaran IPA dalam Konteks Kompetensi Keterampilan Abad 21 di Sekolah Menengah Pertama: Jurnal Edukasi Sumba (JES), 3(2), 53-60.

Zulkarnain, Z., Andayani, Y. & Hadisaputra, S., (2019). Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik pada Pembelajaran Kimia Menggunakan Model Pembelajaran Preparing Dong Concluding: J. Pijar MIPA, 14(2) ,96-100.

Ramadan, R., Pradnyana, I.M.A. & Suyasa, P.W.A., (2019). Pengukuran Tingkat Kesiapan Implementasi E-Learning (E-Learning Readiness) di Sma N 2 Singaraja Menggunakan Model Chapnick: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 16(2), 258-266.

Muarie, M.S. & Nopriani, F., (2020). Mengukur Tingkat Kepuasan Pengguna E-Learning (Uin Raden Fatah Palembang): JUSIM (Jurnal Sistem Informasi Musirawas), 5(1), 79-86.

Anggraini & Suryadin, D., (2015). Pengukuran Tingkat Kesiapan Penerapan Learning Menggunakan TRI (Technology Readiness Index), Studi Kasus:UIN Suska Riau: Jurnal Sistem Informasi, 5(3), 237-241.

Mutia, I., (2013). Kajian Penerapan E-Learning Dalam Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi: Faktor Exacta, 6(4), 278-289.

Alimuddin, Rahamma,T. & Nadjib, M., (2016). Intensitas Penggunaan E-Learning dalam Menunjang Pembelajaran Mahasiswa Program Sarjana (S1) di Universitas Hasanuddin: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(4), 387-398.

Wulan, R., Lestari, M. & Miswan., (2015). Model Pembelajaran E-Learning Menggunakan Dokeos di SMKN 222 Jakarta: Faktor Exacta, 5(1) , 86-101.

Aydin, C. H. & Tasci, D., (2005). Measuring Readiness For E-Learning: Reflections From an Emerging Country: Educational Technology & Society, 8(4), 244-257.

Sugiyono, (2016). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Purwandani, I., (2017). Analisa Tingkat Kesiapan E-Learning (E-Learning Readiness) Studi Kasus: AMIK Bina Sarana Informatika Jakarta: Jurnal Bianglala Informatika, 5(2), 102-107.

Rosida, A., Muin, S. A. & Sakka, W., (2021). An Internal Analysis of E-Learning Implementation Readiness: Present Evaluation and Future Planning: Journal of Ultimate Research and Trends in Education, 3(1), 1-8.

Yuliany, N. & Kusumayanti, A., (2020). Readiness Level of E-Learning Implementation of MathematicsEducation Departement: Alauddin Journal of Mathematics Education, 2(2), 192-206.

Hadining, A. F., Sukanta & Hidayat, W., (2019). An Invitigation of Student Perspective for E-Learning Readiness Measurement: Proceedings of the International Confrence on Industrial Engineering and Operations Management. Bangkok: Thailand.

Usman, J., Sa’diyah, H., Nurhayati, S. & Usman, U., (2021). An Analysis on the Reaadiness of Using E-Learning in Teaching and Learning Strategies in Higer Education: Psychology and Esucation, I58(2), 7235-7244.

Yusuf, B., Ahmadian, H., & Mailany, M., (2017). Penerimaan Metode Pembelajaran Berbasis E-Learning di Dayah Jeumala Amal Lueng Putu Pidie Jaya: Jurnal Pendidikan Teknoloi Informasi, 1(2), 143-152.

Firmansyah, E., Helmiawan, M. A., Rahman, A., Supendi, P., Ningsih, S. B. H., Suhayati, M. & Rahman, A. A., (2021). Examining Readiness of E-learnig Implementation Using Aydin and Tasci Model: A Rural University Case Study in Indonesia: AIP Conference Proceedings 02 April 2021.

Fajri, S. A., (2018). Skripsi Pengukuran Tingkat Kesiapan Penerapan E-Learning di SMKN 1 Banyumas. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.

Piga, M., (2019). Skripsi Kesiapan Sekolah Terhadap Penerapan E-Learning Dilihat dari Faktor Kemampuan dan Sikap Institusi (Studi di SMPN 1 Salatiga). Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana.

Budiman, R. D., Arpan, M. & Verawardina, U., (2018). Readiness Assesment Penerapan Media Pembelajaran Pengenalan Hadware Jaringan Komputer Berbasis Augmented Reality: Jurnal Pendidikan Informatika dan Sain, 7(1), 118-125.

Hadath, M. A., (2019). Skripsi Analisis Tingkat Kesiapan Penerapan E-Learning Menggunakan Metode Aydin & Tasci di Sekolah Menengah Kejuruan Kota Banda Aceh. Darussalam-Banda Aceh: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Lestari, Y., (2019). Skripsi Analisis Tingkat Kesiapan Penerapan E-Learning pada Prodi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Darussalam-Banda Aceh: Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Riyanto, S. & Mumtahana, H. A., (2018). Analisis Kesiapan Blended Learning di Lingkungan Program Studi Teknik Informatika Universitas PGRI Madiun: Jurnal Sains Komputer & Informatika (J-SAKTI), 2(2), 191-199.

Agustina, M. & Bakti, A. M., (2015). Tingkat Kesiapan E-Learning (E-Learning Readiness) Universitas Bina Darma Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Jarak Jauh: Jurnal Ilmiah MATRIK, 17(2), 123-132.

Jamal, S., (2020). Analisis Kesiapan Pembelajaran E-Learning saat Pandemi Covid-19 di SMK Negeri 1 Tambelangan: Jurnal Nalar Pendidikan, 8(1), 16-22.

Efendi, N., Sartika, S. B. & Shofiyah, N., (2020). The Readiness of Natural Sceince Secondary School Teachers in Distance Learning During the Covid-19 Pandemic: Sceince Education: Jurnal Pendidikan Sains, 9(2), 166-175.

Sulistyohati, A., (2020). Pengukuran E-Learning Readiness pada Mahasiswa Sebagai Upaya Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh Masa Pandemi Covid-19: Edumatic:Jurnal Pendidikan Informatika, 4(2), 136-145.

Akbar, B. M., (2016). Analisis Faktor Kesiapan Penerapan E-Learning di Perguruan Tinggi Pertanian (Studi Kasus Institut Pertanian Stiper Yogyakarta), Sminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SANTI), Yogyakarta: 6 Agustus 2016.

Faslah, R. & Santoso, H. B., (2017). Analisis Kesiapan Implementasi E-Learning Menggunakan E-Learning Readiness Model: Jurnal Positif, 3(2), 113-120.

Yunis, R. & Telaumbanua, K., (2017). Pengembangan E-Learning Berbasiskan LSM untuk Skolah, Studi Kasus SMA/SMK di Sumatra Utara: JNTETI, 6(1), 32-36.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.