Optimalisasi Kebijakan Kampung Bebas Asap Rokok “Bagasing Awak” sebagai Upaya Pencegahan pada Remaja
DOI:
10.29303/jppm.v9i2.11593Published:
2026-05-16Downloads
Abstract
Meningkatnya angka kematian akibat penyakit tidak menular (PTM) di Indonesia, salah satunya disebabkan oleh perilaku merokok menjadi isu kesehatan yang memerlukan perhatian serius. Sementara prevalensi perokok aktif terus meningkat, tak terkecuali di kalangan pelajar usia remaja. Pemerintah Kota Surakarta sejak tahun 2019 menginisiasi Kampung Bebas Asap Rokok sebagai upaya perlindungan anak dan masyarakat dari paparan asap rokok. Program Layanan Psikologi Profesi Psikolog Umum ini dilakukan pada komunitas KBAR “Bagasing Awak” yang terletak RW IX, Kelurahan P, Kota Surakarta yang telah dideklarasikan sejak tahun 2020. Tujuan program ini adalah mengoptimalkan potensi wilayah dan peran aktif masyarakat setempat dalam pencegahan merokok pada remaja sehingga dapat mengurangi masalah kesehatan yang terus berulang terjadi di masyarakat. Kegiatan yang dilakukan berupa psikoedukasi yang melibatkan 48 perwakilan keluarga dan 14 remaja. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test serta refleksi kualitatif. Hasil intervensi psikoedukasi pada perwakilan keluarga menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan mengenai mengenai peran keluarga dan kader dalam pencegahan merokok pada remaja, serta merasakan dampak positif pemasangan stiker rumah bebas asap rokok. Hal serupa juga didapatkan pada peningkatan pengetahuan remaja mengenai bahaya merokok disertai kemampuan pencegahan faktor internal pengelolaan stres dan keterampilan menolak rokok. Kemudian dikuatkan dengan advokasi kebijakan KTR maupun program sosialisasi bahaya rokok di lingkungan sekolah pada kelurahan setempat sehingga serangkaian kegiatan intervensi ini dapat mencapai tujuan jangka panjang dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan merokok pada remaja.
Keywords:
merokok remaja kesehatan psikoedukasiReferences
Apriliani, A., Salsabila, S. S., & Putri, N. A. S. (2025). Pemberdayaan Sekolah melalui Edukasi dan Advokasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di SMPN 30 Makassar. Jurnal Pengabdian Masyarakat Nian Tana, 3(4), 56–65.
Ayu Qalbina, Z., & Tri Agustini, R. (2023). Advokasi Penerapan Kawasan Tanpa Rokok di Klinik Umum dan Bersalin Kusuma Sebagai Upaya Pencegahan Dampak Asap Rokok pada Ibu Hamil. Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 207–214.
Bantara, C. S. (2025). Sebanyak 131 Kampung Bebas Asap Rokok Terbentuk di Solo. SOLOPOS. https://solopos.espos.id/sebanyak-131-kampung-bebas-asap-rokok-terbentuk-di-solo-2125857
Faisal, D. R., Putra, O., & Nadira, N. A. (2022). Factors associated with smoking behaviour among Indonesian students: Analysis of the 2019 Global Youth Tobacco Survey. Public Health and Preventive Medicine Archive, 10(2), 140–149.
Fitriani, H., F Swadana, N., D Artanti, K., & Martini, Santi Martini. (2023). Gambaran Implementasi Regulasi Kawasan Tanpa Rokok Dalam Upaya Menurunkan Prevalensi Perokok Di Kabupaten Blitar. Jurnal Birokrasi & Pemerintahan Daerah, 5(4), 19–31.
Ismayanti, S. A., Khabibah, S. A., Haq, T. A., Salsabilla, S., Rahman, R. A., Hartono, T. V., Salzabilla, T., Wachidah, N., Tangnalloi, T. Y., & Yuda, A. (2024). Perilaku dan Pengetahuan Remaja Indonesia tentang Merokok. Jurnal Farmasi Komunitas, 11(1), 79–85.
Kemenkes. (2024). Perokok Aktif di Indonesia Tembus 70 Juta Orang, Mayoritas Anak Muda. Kemenkes RI Direktorat Jendral P2P. https://p2ptm.kemkes.go.id/informasi-p2ptm/perokok-aktif-di-indonesia-tembus-70-juta-orang-mayoritas-anak-muda
Mustofa, S., Kurniawaty, E., Saputra, O., & Janar Wulan, A. (2023). Penyuluhan Pencegahan Perilaku Merokok Siswa Sekolah Menengah Pertama di SMP Islam Mumtaz. JPM (Jurnal Pengabdian Masyakat) Ruwa Jurai, 8(2), 37–39.
Nalle, S., & Asih, J. L. (2022). Efektifitas Alat Peraga Bahaya Rokok Dari Barang Bekas Terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Media Edukasi Dan Pembelajaran, 1(1), 45–53.
Pramono, D., Al Birri, G. R., & Saptorini. (2023). Edukasi Pemuda Harapan Bangsa Sehat dan Berprestasi Tanpa Rokok di Desa grojogan Kabupaten Nganjuk. JATIMAS : Jurnal Pertanian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(2), 152–158.
Rahmatika, A. F. (2021). Hubungan Kebiasaan Merokok Dengan Kejadian Hipertensi. Jurnal Medika Hutama, 02(02), 706–710.
Ridwan, M., Salshabila, A., Mei Heza, A., Maharani, A., Nadapdap, D. L. N., Duy Br Surbakti, J., Jamaica Putri, M., Andini, P., Rahmad, R. I., Angelia Manik, S., & Markorolina, V. (2024). Pameran Poster Untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Smp Tentang Bahaya Merokok Di Kota Jambi. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 2(2), 405–410.
Rohmah, N., Elvira, V. F., & Badrah, S. (2023). Upaya Pemberdayaan Masyarakat: Rumah Sehat Bebas Asap Rokok Di Kawasan Masyarakat Tropis. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(2), 1129–1137.
Salsabila, U. H. (2018). Teori ekologi bronfenbrenner sebagai sebuah pendekatan dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama islam. Jurnal Komunikasi Dan Pendidikan Islam, 7(1), 139–158.
Sandono, D. N., & Fatah, M. Z. (2018). Proses Pemberdayaan Warga Kampung Tanpa Asap Rokok di Kmapung Bulaksari RT 7. Jurnal PROMKES, 6(1), 35–45.
Sekeronej, D. P., Saija, A. F., & Kailola, N. E. (2020). Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Tentang Perilaku Merokok Pada Remaja Di Smk Negeri 3 Ambon Tahun 2019. PAMERI: Pattimura Medical Review, 2(1), 59–70.
Setyawan, I., Rusmawati, D., Asih Febriyanti, D., & Kegiatan, A. (2021). Psikoedukasi Perilaku Sehat Berbasis Komunitas Pada Masa Pandemi. Jurnal Pasopati: Pengabdian Masyarakat Dan Inovasi Pengembangan Teknologi, 3(2), 59–66. http://ejournal2.undip.ac.id/index.php/pasopati
Shabah, M. A. A., Ajizah, V. N., & Khasanah, U. (2023). Perilaku Perokok Terhadap Kesadaran Kesehatan Lingkungan Dalam Perspektif Fatwa MUI. Student Research Journal, 1(2964–3252), 01–14.
WHO. (2020). Global Youth Tobacco Survey. In WHO. https://cdn.who.int/media/docs/default-source/searo/indonesia/indonesia-gyts-2019-factsheet-(ages-13-15)-(final)-indonesian-final.pdf?sfvrsn=b99e597b_2
Winengan. (2017). Implementasi Kebijakan Tanpa Asap Rokok di Kota Mataram. Jurnal Ilmu Administrasi, 14(1), 1–16.
License
Copyright (c) 2026 Firstiara Norabeti Lefia, Wiwien Dinar Pratisti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

