Psikoedukasi Pubertas sebagai Upaya Penguatan Pemahaman Diri dan Kesehatan Reproduksi pada Remaja Awal di Yayasan Peduli Anak
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v8i3.9764Keywords:
psikoedukasi, pubertas, kesehatan reproduksi, pemahaman diri, remaja awalAbstract
Pubertas merupakan fase penting dalan perkembangan remaja awal yang ditandai oleh perubahan fisik, emosional dan sosial. Namun, banyak remaja awal yang belum memiliki pemahaman memadai mengenai perubahan tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman diri dan kesadaran Kesehatan reproduksi melalui program psikoedukasi di Yayasan Peduli Anak. Program ini dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi 1 kali dalam seminggu kepada 24 anak Perempuan usia sekolah dasar. Metode pelaksanaan mencakup ceramah, diskusi kelompok dan simulasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman peserta mengenai perubahan tubuh saat pubertas dan pentingnya menjaga Kesehatan organ reproduksi. Anak menjadi lebih terbuka untuk berdiskusi tentang tubuh dan perasaannya, serta mampu memahami batasan individu dan menjaga privasi. Psikoedukasi ini juga berdampak pada aspek psikologis, seperti meningkatnya rasa percaya diri dan penerimaan diri. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi pubertas efektif dalam meningkatkan kesiapan remaja menghadapi masa pubertas secara sehat dan positif. Program ini dapat diadaptasi dan direkomendasikan untuk dijadikan kegiatan rutin di lingkungan Pendidikan dasar dan menegah, khususnya bagi anak-anak yang kurang mendapatkan akses informasi memadai terkait pubertas dan kesehatan reproduksi. Dengan demikian, remaja dapat memahami dan percaya diri dalam menghadapi perubahan yang terjadi selama masa pubertas pada remaja awal.
References
Basaria, D., Kelly, M. T., & Setiawati, P. M. (2022). Psikoedukasi Pendidikan Seksual Sebagai Bagian Dari Mengenali Seksualitas Secara Sehat Bagi Remaja. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 5(2).
Herawati, A., & Oktavianoor, H. (2021). Pemberian Edukasi Seksual Dan Pubertas Pada Remaja : Literature Review. Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 12(1).
Lidiawati, K. R., Simanjuntak, E. J., & Dewi, W. P. (2020). Psikoedukasi Pendidikan Seksualitas: “Love, Sex And Dating” Pada Remaja. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 3.
Pambudi, H. B., & Darmawanti, I. (2022). Gambaran Penerimaan Diri Pada Remaja Yatim/Piatu. Psikologi, 9(8).
Ramadhan, M. D., Nugroho, W., & Herlina, N. (2023). Aplikasi Screening Pubertas Pada Remaja Berbasis Android. Prosiding Seminar SeNTIK, 7(1), 21–40.
Rohanah, R., & Sayyidah, S. (2022). Community Service Education Abou
t Reproductive Health In Youth. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Terkini, 1(1).
Sutanto, A. V., Andriyani, A., & Fitriana, Y. (2021). Pengetahuan Tentang Pubertas Dalam Menghadapi Perubahan Fisik pada Remaja Awal di SD Duta Bakti Yogyakarta. Chmk Midwifery Scientific Journal, 4(3).
Tjalla, A., Dewi, D. S., Hendrawan, T. P., & Saleh, Z. (2022). Implementasi Pendekatan Humanistik Dalam Pembelajaran Serta Penerapanya Dalam Layanan Bimbingan Dan Konseling Di Sma Muhammadiyah 11 Jakarta. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia, 8(3).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jelita Mardafila, Nurul Patonah, Mudia Nurullah Al-Jannah, Ivon Arisanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

