PSIKOEDUKASI WRITING FOR HAPPINESS “MENULIS EKSPRESIF UNTUK MENCAPAI KESEHATAN MENTAL YANG OPTIMAL”
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v5i3.3756Keywords:
psikoedukasi, menulis ekspresif, kesehatan mentalAbstract
Kesehatan mental merupakan suatu keadaan yang memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, serta mampu memberikan kontrubusi kepada lingkungan. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan mental. Salah satu solusi yang ditawarkan untuk mencapai kesehatan mental yang optimal adalah dengan terapi menulis ekspresif, menulis ekspresif membantu individu untuk memahami dirinya dengan lebih baik, dan menghadapi masalah, depresi, stress, kecemasan, adiksi, ketakutan terhadap penyakit, kehilangan dan perubahan dalam kehidupannya. Adapun tujuan dari psikoedukasi ini membantu subjek mengurangi tekanan atau stres yang dirasakan, salah satunya masalah psikologis yang dihadapi oleh anak panti asuhan sehingga dapat membantu mencapai kesehatan mental yang opitimal. Kegiatan psikoedukasi ini difokuskan kepada anak-anak panti asuhan Yayasan Pendidikan Islam Miftahul Jannah Desa Tambon Tunong, Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah bertambahnya pengetahuan dan informasi yang berkaitan dengan menulis ekspresif. beberapa manfaat menulis ekspresif mulai dari meningkatkan pemahaman individu, meningkatkan kemampuan interpersonal dan komunikasi, membantu mengekspresi diri, menurunkan tekanan, serta meningkatkan kemampuan dalam menyesuaiakan diri.
References
Abbas, E.W. (2020). Ersis Writing Theory : Cara Mudah Menulis. Universitas Lambung: Prodi Studi Pendidikan IPS.
Amalia, B.A (2020). Upaya meminimalisasi kecemasan siswa saat berbicara di depan umum dengan metode expressive writing therapy. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 8(2).
Bolton, G, (2011). Write Yourself, Creative Writing and Personal Development, London: Jessica Kingsley Publisher.
Corrigan, P.W., Druss, B.G., & Perlick, D. A. (2014). The impact of mental illness stigma on seeking and participating in health care. Psychological Science in the Public Interest, Supplement, 15(2).
Fikri, H.T (2012). Pengaruh menulis Pengalaman Emosional Dalam Terapi Ekspresif Terhadap Emosi Marah Pada Remaja. Humanitas, IX (2).
Pennebaker, & Chung, (2007). Expressive Writing: Connections to Physical and Mental Health, New York: University Press.
Pennebaker. J. W. (1997). Writing about emotional expression as a therapeutic process. Psychological science, 8(3).
Poerwadarminta, W.J.S. (1995). Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta : PT. Balai Pusaka.
Saputri, R. O. (2019). Pengaruh Terapi Menulis Ekspresif Terhadap Penurunan Stres Pada Remaja. DIII Keperawatan.
Siswanto & Prawitasari, E J. (2003). Pengaruh Menulis Pengalaman Emosional Terhadap Simtom-Simtom Depresi Pada Mahasiswa (Versi elektronik). Sosiohumanika 16A (1).
Sugiarto, A., Sunarko, S. (2018) Pengaruh Expressive Writing Therapy Terhadap Penurunan Depresi, Cemas dan Stres Pada Remaja Di Panti Rehabilitasi Sosial PSMP Antasena Magelang. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 1(1).
Susanti, R., & Supriyantini, S. (2013). Pengaruh expressive Writing therapy terhadap penurunan tingkat kecemasan berbicara di muka umum pada mahasiswa. Jurnal Psikologi, 9(2).
Warmansyah Abbas, E. R. S. I. S. (2015) Menulis Membangun Mindset.
WHO. (2005). Promoting Mental Health: Concepts, Emerging Evidenca, Practice (World Heal). Geneva.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Nur Afni Safarina, Safuwan Safuwan, Rahmia Dewi, Cut Ita Zahara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

