PSIKOEDUKASI MITIGASI BECANA INDUSTRI UNTUK MENINGKATKAN SCHOOL WELL-BEING PADA SISWA SMPS ISKANDAR MUDA
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v6i4.5443Keywords:
psikoedukasi, mitigasi bencana industri, school well beingAbstract
Salah satu permasalahan yang dialami oleh siswa/i SMPS Iskandar muda yaitu seringkali memiliki school well being yang rendah dikarenakan kondisi sekolahnya yang berdekatan dengan industri yaitu PT. PIM. Bahkan ketika para siswa medengar suara atau ledakan yang terjadi di industri terdekat hal tersebut membuat school well-being siswa menjadi semakin rendah. Dan juga siswa akan merasa tidak nyaman ketika di lingkungan sekolah dan juga ketika belajar. Tujuan peneliti melakukan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan gambaran terkait situasi ketika sedang dalam bencana dan mampu memberikan pengetahuan terkait apa yang dapat dilakukan ketika dalam situasi bencana sebagai upaya dalam penyelamatan diri dan langkah awal penanganan akibat bencana. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan melalui Psikoedukasi pada kegiatan ini tim memberikan penjelasan tentang materi yang bertema kecemasan. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat pengaruh dari psikoedukasi yang dilakukan oleh panitia terkait mitigasi bencana industri untuk meningkatkan school well-being pada siswa dengan hasil input data melalui spss statistics maka didapatkan nilai normalitas data sebesar 0.310, yang artinya data hasil post-test berdistribusi normal dan hasil dari one sample test sebesar 0.000.
References
Bornstein, M.H., Davidson, L., Keyes, C.L.M., & Moore, K.A. (2003). Dimensions of Well-Being and Mental Health in Adulthood. WellBeing: Positive Development.
Christanti, R.S.R. (2010). Hubungan antara penyesuaian diri pribadi dan persahabatan pada remaja (Stu-di pada Siswa-siswi SMU BOPKRI 1 Yogyakarta). Skripsi (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma.
Dariyo, A. (2018). Peran School Well Being dan Keterlibatan Akademik dengan Prestasi Belajar pada Siswa Sekolah Dasar. Journal Psikogenesis, 5(1).
Faizah, F., Prinanda, J. N., Rahma, U., & Dara, Y. P. (2018). School Well-Being pada Siswa Berprestasi Sekolah Dasar yang Melaksanakan Program Penguatan Pendidikan Karakter. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 5(2), 161–174.
Frost. (2010). The Effectiveness of Student Well-Being Program and Service. Melbourne: Victorian Auditor-General’s Report.
Khambali. (2000). Manajemen Penanggulangan Bencana, Yogyakarta: CV Bandung.
Konu, A, & Rimpela, M. (2002). Well-being in schools: A conceptual model. Journal of health promotion international. 17. 79-87.
Muhid, A., & Ferdiyanto, F. (2020). Stres akademik pada siswa: Menguji peranan iklim kelas dan school well-being. Persona: Jurnal Psikologi Indonesia, 9(1), 140–156.
Permata, S.K, (2012). Hubungan antara keterlibatan dalam kegiatan ekstrakulikuler dengan school well being pada siswa SMA islam Hidayatullah Semarang. Skripsi. Semarang: Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro
Siswanto. (2007). Kesehatan Mental: Konsep, Cakupan dan Perkembangannya. Yogyakarta: CV Andi Offset.
Walsh, J. (2010). Psychoeducation in mental health. In Lyceum Books.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Nur Afni Safarina, Ika Amalia, Safuwan Safuwan, Rahmia Dewi, Munizar Munizar, Fera Rahmayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

