Penerapan Model Experiential Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Tema Panas dan Perpindahannya di Sekolah Dasar

Arum Haryanti, Suhartono Suhartono, Moh Salimi

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menerapkan langkah model Experiential Learning, meningkatkan hasil belajar IPA pada tema Panas dan Perpindahannya, dan mengidentifikasi kendala penerapan model dan solusinya dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Waluyo tahun ajaran 2018/2019. Data yang dianalisis berupa data kualitatif yaitu penggunaan model Experiential Learning dan data kuantitatif yaitu hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Experiential Learning yang dilaksanakan dengan langkah-langkah Concrete Experience, Reflective Observation, Abstract Conceptualization, dan Active Experimentation dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada tema Panas dan Perpindahannya di kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Waluyo tahun ajaran 2018/2019 yang dibuktikan dengan persentase ketuntasan hasil belajar pada siklus I sebesar 76,33 % menjadi 92,63 % pada siklus II. Kendala yang ditemui yaitu terdapat peserta didik yang kurang aktif menjawab pertanyaan, sulit memahami materi, malu mempresentasikan hasil diskusi, kurang fokus dalam pembelajaran, dan kesulitan menyampaikan pendapat dengan bahasa yang jelas. Solusi yang diterapkan yaitu memberikan penghargaan bagi peserta didik yang aktif, memberikan bimbingan dan pengawasan yang lebih, menunjuk semua anggota kelompok mempresentasikan hasil diskusi, dan membimbing peserta didik saat penyampaian pendapat.

Keywords

experiential learning, IPA; panas dan perpidahannya

Full Text:

PDF

References

Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenada Media Group

Ningsyih, S., Junaidi, E., & Al Idrus, S. W. (2016). Pengaruh Pembelajaran Praktikum Berbasis Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Kimia Siswa. Jurnal Pijar Mipa, 11(1).

Bartle, E (2015). Experiential Learning: an Overview. A Discussion Paper for Professor Joanne Eright, Deputy Vice-Chancellor (Academic) for the Vice-Chancellor’s Retreat, March 23rd& 24th:2-8.

Fathurrohman, M. (2017). Model-model Pembelajaran Inovatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Hosnan. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21: Kunci Sukses Implementasi Kurikulum 2013. Bogor: Ghalia Indonesia.

Jannati, E.D. (2016). Model Pembelajaran Experiential Kolb untuk Meningkatkan Kemampuan Menjelaskan Fenomena Fisis pada Konsep Optik. Jurnal Grafity, 2(2): 143-155.

Kuswandari, D., Suhartono, & Salimi. (2017). Penerapan Model Experiential Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Karangan pada Siswa Kelas IV SD Negeri 4 Kuwayuhan. Kalam Cendekia, 2(1): 202-206.

Leonard. (2018). Task and forced instructional strategy: instructional strategy based on character and culture of Indonesia nation. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 8(1): 51-56.

Munif, I.R.S & Mosik. (2009). Penerapan Metode Experiential Learning pada Pembelajaran IPA untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia, 5(1): 79-82.

Nurhasanah, S., Malik, & Mulhayatiah. (2017). Penerapan Model Experiential Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Wahana Pendidikan Fisika, 2(2): 58-62.

Rodliyah, I., Saraswati, & Sa’adah. (2018). Implementasi Model Experiential Learning pada Meteri Kelipatan Persekutuan Terkecil dan Faktor Persekutuan Terbesar Kelas IV. Jurnal Gantang, 3(2): 143-151.

Samatowa, U. (2016). Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Indeks.

Wildan, H. (2009). Pengembangan Pembelajaran Sains Berorientasi Iman dan Taqwa. Jurnal Pijar Mipa, 4(1).

Refbacks

  • There are currently no refbacks.