PENERAPAN METODE FILTRASI, ADSORPSI DAN REVERSE OSMOSIS UNTUK PENGOLAHAN AIR SUNGAI MENJADI AIR SIAP MINUM

Nurul Ismillayli, Laili Mardiana, Rina Kurnianingsih, Dhony Hermanto, Fahrurazi Fahrurazi

Abstract

Penerapan teknologi tepat guna tentang proses pengolahan air siap minum dengan menggunakan metode filtrasi, adsorpsi dan reverse osmosis telah dilakukan. Rancangan alat  pengelolaan air siap minum menggunakan kombinasi filtrasi-adsorpsi meliputi saringan pasir lambat (terdiri dari pasir silika, arang aktif, ijuk, kapas, dan kerikil) membran selulosa, granula karbon, karbon aktif, membran RO (reverse osmosis), dan lampu ultraviolet untuk desinfikasi. Penentuan beberapa parameter fisik (bau, warna), kimia (pH, Fe, nitrit, amonia, BOD5, COD, DO) dan biologi (bakteri E-coli) dari sumber air (irigasi) dan air hasil pemurnian dilakukan di Laboratorium Kimia Universitas Mataram dan Balai Laboratorium Kesehatan Pengujian dan Kalibrasi Provinsi NTB. Air siap minum yang dihasilkan memiliki kualitas sesuai dengan baku mutu air minum Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 492/Menkes/Per/IV/2010 Tanggal 19 April 2010. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa masyarakat menyukai air hasil pengolahan dan merespon positif terhadap alih teknologi pengolahan air. Pembangunan sentra pengelohan air siap minum diharapkan menjadi edukasi bagi masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat.

 Implementation of appropriate technology on the process of potable water using filtration, adsorption and reverse osmosis methods has been done. Its design used a combination of filtration-adsorption includes slow sand filters (consisting of silica sand, activated charcoal, palm fiber, cotton, and gravel) cellulosic membranes, carbon granules, activated carbon, RO (reverse osmosis) membranes, and ultraviolet for disinfection. Determination of several physical (odor, color), chemical (pH, Fe, nitrite, ammonia, BOD5, COD, DO) and biological parameters (E-coli) of purified water were conducted at Chemical Laboratory of Mataram University and Health Laboratory Testing and Calibration Center of West Nusa Tenggara Province. The potable water produced has quality according to the quality standard of drinking water Regulation of the Minister of Health No. 492/Menkes/Per/IV/2010 Date April 19, 2010. The organoleptic test showed that the community responds positively to the knowledge transfer of water treatment technology. The construction of potable water center is expected to educate the public about clean and healthy living behavior

Kata kunci: filtrasi, adsorpsi, reverse osmosis, air sungai, air siap minum

Full Text:

PDF

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Tengah, 2015, Statistik Daerah Praya 2015, diakses dari http://lomboktengahkab.go.id pada Tanggal 25 Mei 2016.

Myers, B., Williams, E., and Hobgen, S. 2016. Irrigation Water Everywhere – But Is It Fit to Drink?. Prakarsa. Issue 23, January 2016.

KPMLH Kabupaten Lombok Tengah, 2003. Data Base Kualitas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Tengah, Praya.

Badan Pusat Statistik Provini Nusa Tenggara Barat, 2015, Nusa Tenggara Barat dalam Angka 2015, diakses dari http://ntb.go.id pada Tanggal 25 Mei 2016.

Asmadi, 2015, Akselerasi Peningkatan Mutu Proses Pendidikan di Nusa Tenggara Barat Berbasis Budaya Lokal Menuju Masyarakat Literasi, Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia 2015 ISSN: 2477‐636X.

Ismillayli, N, Mardiana, L, Kurniasih, R, Hermanto, D, Fahrurazi, 2017, Teknologi Pengelolaan Air Siap Minum Di Desa Jago Kabupaten Lombok Tengah, J. Pijar MIPA, Vol. XII (2) : 102-106, DOI: 10.29303/jpm.v12i2.349.

http://jdih.pom.go.id/showpdf.php , Persyaratan Kualitas air Minum-JDIH, diakses pada tanggal 25 Mei 2016.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.