Integrasi Bahan Ajar IPA Menggunakan Model Robin Fogarty Untuk Proses Pembelajaran IPA di SMP

Ghery Priscylio, Sjaeful Anwar

Abstract

Penelitian ini menyajikan tinjauan literatur tentang integrasi dari bahan ajar IPA menggunakan model Robin Fogarty yang dapat digunakan dalam pembelajaran IPA di SMP. Bahan ajar adalah segala bentuk bahan berupa seperangkat materi yang disusun secara sistematis yang digunakan untuk membantu guru dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dan kemungkinan siswa untuk belajar. Menurut Robin Fogarty terdapat 10 model pembelajaran terpadu yaitu model terpisah (fragmented), keterkaitan/keterhubungan (connected), berbentuk sarang (nested), dalam satu rangkaian (sequenced), terbagi (shared), bentuk jaring laba- laba (webbed), dalam satu alur (threaded), terpadu (integrated), tenggelam (immersed), membentuk jejaring (networked). Model pembelajaran terpadu dari Robin Fogarty ini diterapkan dalam pengembangan bahan ajar IPA. Penelitian pengembangan bahan ajar IPA menyertakan tipe keterpaduan yang digunakan. Ada banyak tema, metode pengembangan yang digunakan dalam pengembangan bahan ajar IPA. Ada juga yang mengembangkan bahan ajar IPA dalam satu topik saja.  Dengan demikian dihasilkan bahan ajar IPA dengan berbagai macam model keterpaduan sehingga diharapkan dapat digunakan guru dalam pembelajaran IPA terpadu di SMP/ MTs. 

Keywords

Bahan Ajar IPA; Integrated Curriculum; Model Robin Fogarty; Pendidikan IPA

Full Text:

PDF

References

Amaliya Kurniawati, Suliyanah, A.Q. (2013). Pengembangan Bahan Ajar IPA Terpadu Tema Letusan Gunung Berapi Kelas VII di SMP Negeri 1 Kamal. Jurnal Pendidikan Sains e-Pensa, 1 (1). 42–46

Akmalia Ma’rifathur Rizqi, Parmin, S.N. (2013). Pengembangan Modul IPA Terpadu Berkarakter Tema Pemanasan Global Untuk Siswa SMP/MTs. Unnes Science Education Journal, 2(1). 203–208.[2] .

Anis Zaqiyyatun Nafsi, Hermin Budiningarti, M. (2013). Penerapan Model Direct Instruction Dengan Teknik Mind Mapping Pada Tema Perkaratan Logam Besi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Sains e-Pensa, 1(2).110–117.

Asrizal .(2015). Studi Pendahuluan Tentang Permasalahan dan Kesiapan Guru Untuk Mengimplementasikan Pembelajaran IPA Terpadu Pada Siswa SMP. Eksakta, 2. 57–65.

Barbara Moss, H.N. (2014). Creating Integrated Curriculum : Books to guide the Process. International Reading Association, 40(4). 64–65.

Beaumont-Walters, Y. and Soyibo, K. (2014). An Analysis of High School Students’ Performance on Five Integrated Science Process Skills. Research in Science & Technological Education., 19( 2). 133–145. DOI:https://doi.org/10.1080/02635140120087687.

Costley, K.C. (2015). Research Supporting Integrated Curriculu : Evidence for Using This Method of Instruction in Public School Classrooms. Running Head : Integrated Curriculum, 1–11.

Dewi, C. (2010). Implementasi Sistem Pembelajaran Terpadu Di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ar- risalah Surakarta.

Dhesta Nurdana Puspita, Wahono Widodo, S.A. (2013). Penerapan Pembelajaran IPA Terpadu Dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Materi Bunyi dan Pendengaran Pada Siswa SMP. Jurnal Pendidikan Sains e-Pensa, 1(2).188–193.

Dian Khoirul Huda, Supriyono, A.Q. (2013). Penerapan ipa terpadu tipe Connected Dengan Model Cooperative Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Perubahan Fisika dan Kimia Di SMP Muhammadiyah 6 Surakarta. Jurnal Pendidikan Sains e-pensa,1(2). 95–102.

Dian Sulistyowati, Fida Rachmadiarti, B.S. (2013). Penerapan Strategi Pembelajaran Generatif Pada Pembelajaran IPA Terpadu Tema Rokok Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMP Kelas VII. Jurnal Pendidikan Sains e-pensa, 1(2)174–180.

Drake, B.S.M. and Reid, J. (2010). Integrated Curriculum. The Literacy and Numeracy Secretariat, 28. 5–8.

Drake, S. 1991. How Our Team Dissolved the Boundaries. Educational leadership, 49(2). 20–22.

Van Driel, J.H. et al. (2001). Professional development and reform in science education: The role of teachers’ practical knowledge. Journal of Research in Science Teaching, 38(2). 137–158.

Duiningrum, I. (2018). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu Model Nested Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif, Rasa Ingin Tahu dan Keterampilan Mengorganisasi Ide Peserta Didik SMP. E- Journal Pendidikan IPA, 1. 27–32.

Ekapti, R.F. and Ahied, M. (2016). Konsepsi Siswa Smp Dalam Pembelajaran Ipa Terpadu Tipe Shared Konsep Tekanan. Seminar Nasional Pendidikan Sains ,147–154.

Ervian Arif Muhafid, Novi Ratna Dewi, A.W. (2013). Pengembangan Modul IPA Terpadu Berpendekatan Keterampilan Proses Pada Tema Bunyi di SMP Kelas VIII. Unnes Science Education Journal, 2 (1).140–148.

Firman, H. 2018. Pembelajaran IPA Terpadu. Universitas Pendidikan Indonesia.

Fogarty, R. 1991. How to integrate the curricula. IRI/SKylight Publishing, Inc.

Fogarty, R. 1991. How to integrate the curricula.

Fogarty, R. 1991. Ten Ways to Integrate Curri. Educational Leadership. October (1991).

Fogarty, R. 1991. The Mindful School How To Integrate The Curricula. IRI/SKylight Publishing, Inc.

Fogarty, R. and McTighe, J. (2015). Educating teachers for higher order thinking: The three-story intellect. Theory Into Practice, 32(3)161–169.

From Fogarty, R., and Stoehr, J. (1991). 1991. Integrating Curricula with Multiple Intelligences: Teams, Themes, and Threads. Skylight Publishing, Inc.

Ghery Priscylio, Mulyadi, D.R. (2018). Needs of integrated science experiment student worksheet in junior high school to improve students science process skills. International Conference on Mathematics and Science Education (ICMScE)

Gito Hadiprayitno, M.M. (2018). Pengembangan Media Pembelajaran Macromedia Flash Berorientasi Pembelajaran IPA Terpadu Tipe Connected. J. Pijar MIPA, VI(2).42–49.

Hart, C. (2018.) Doing a Literature Review: Releasing the Research Imagination. SAGE Publication.

Hasnawati .(2013). Sistem pembelajaran terpadu di sekolah. Marwah, 12(1). 1–13.

Jr, R.V.B. (1999). Pat Solutions to Current Problems In Curriculum Integration: The Contributions of Harold Alberty. Journal of Curriculum and Supervision, 14(2) 156–170.

Kemendikbud 2013. Bahan Ajar Pengelolaan Pembelajaran Tematik Terpadu.

Kesipudin and Hikmawati . (2008). Model Pembelajaran Terpadu untuk Sains. J. Pijar MIPA, 3 (1)17–22.

Khoirun Nisak, E.S. (2018). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Ipa Terpadu Tipe Connected Pada Materi Pokok Sistem Eksresi Untuk Kelas IX SMP. Jurnal Pendidikan Sains (Jps), 1(1).81–84.

Kim, M. and Aktan, T. (2014). How to enlarge the scope of the curriculum integration of mathematics and science (CIMAS): A delphi study. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education, 10(5).455–469.

Kiray, S.A. (2012). A New Model For The Integration Of Science and Mathematics : The Balance Model. Energy Education Science and Technology Part B : Social and Educational Studies, 4(3).1181–1196.

Koniawan Fajar Rahmanto, Mohammad Masykuri, W.S. (2015). Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Inkuiri Terbimbing Dengan TEma Keju Untuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Dan Hasil Belajar Siswa SMP Kelas VII. Jurnal Inkuiri, 4(4)109–120.

Kurt, K. and Pehlivan, M. (2013). Integrated Programs for Science and Mathematics : Review of Related Literature. International Journal of Education in Mathematics, Science, and Technology, 1(2) 116–121.

Luminita Mihaela Draghicescu, Gabriel Gorghiu, Laura Monica Gorghiu, A.M.P. (2013). Pleading for an Integrated Curriculum. Journal of Science and Art, 1(22).89–95.

Makhrus, M.& and HadiPrayitno, G. (2012). Penerapan Perangkat Pembelajaran Fisika Berorientasi Pembelajaran IPA Terpadu Tipe Connected. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 19(2). 237–242.

Mc Bee, R.H. (2016). Why teachers integrate. Educational Forum, 64(3). 254–260.

Nailin Asfiah, Mosik, E.P. (2013). Pengembangan Modul IPA Terpadu Kontekstual Pada Tema Bunyi. Unnes Science Education Journal, 2(1).188–195.

Nopy Widian Ningsih, Rudy Kustijono, I. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu Tipe Webbed Tema Tercemarkan Airku di Kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan Sains e-Pensa, 1(1). 54–59.

Nur Endah Nugraheni, Widha Sunarno, S. (2015). Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Inkuiri Terbimbing Dengan Tema Barbeque Kelas VII SMP Negeri 1 Talangmangu. Jurnal Inkuiri, 4(4). 43–53.

Priscylio, G. et al. (2018). Needs of integrated science textbook for junior high school based on learning style ( descriptive research ). International Conference on Mathematics and Science Education (ICMScE)

Rahayu, P. et al. (2012). Pengembangan Pembelajaran IPA Terpadu Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Base Melalui Lesson Study. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia, 1(1).63–70.

Rahmatika, R. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Dengan Pendekatan Scientific Pada Materi Sistem Eksresi Untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP. Jurnal Pena Sains, 3(2)

Resty Rahmatika, Ismono, M.B. (2013). Perangkat pembelajaran IPA terpadu tipe Webbed Pada Tema Pengolahan Minyak Kelapa Untuk Siswa SMP Kelas VIII. Jurnal Pendidikan Sains e-Pensa, 1(2). 30–34.

Septiana Indri Hapsari, Eko Hariyono, T.P. (2013). Pengembangan Lembar Kerja Kegiatan Siswa (LKS) IPA Terpadu Berbasis Guided Discovery Pada Tema Mitigasi Bencana Untuk Siswa Kelas VII SMP. Jurnal Pendidikan Sains (Jps) e-Pensa, 1(3). 28–33.

Siti Mansurotun, Dyah Astriani, I.G.M.S. (2014). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu Tipe Webbed Berorientasi Inkuiri Terbimbing Tema Rainbow Cake Untuk Siswa SMP/ MTs Kelas VIII. Jurnal Pendidikan Sains e-Pensa, 2(1)111–116.

Sukartiningsih, W. (2016). Validity Teaching Materials of Indonesian Education In Beginning Class of Elementary School Course Based Integrated Science and Social Studies. Journal of Ecucation, Teaching and Learning, 1(2). 82–88.

Supriatin, A. (2008). Peningkatan Kemampuan Koneksi Matematis Melalui Pembelajaran Tematik. Edusains, 1 (2).

Surahman Oki Wiyono, Y. (2013). Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPA Terpadu Tipe Shared Pada Materi Molekul dan Perubahan Energi Dalam Metabolisme Tumbuhan Hijau Kelas VIII. Jurnal Pendidikan Sains (Jps) e-Pensa, 1(1).35–41.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.