Identifikasi Tipe Berpikir Peserta Didik dalam Memecahkan Masalah Matematika

Muji Haryo Kusumo, Mega Suliani

Abstract

This study aims to identify the types of students’ thinking in solving mathematical problems in terms of mathematical abilities between high, medium, and low. The method that used in this research is a descriptive qualitative approach. Data is obtained from the results of written tests and interviews. The subjects of the study six students consisting of two high-capacity students, two medium-capacity students and two low-ability students in grades VIII-5 at SMPN 5 Tarakan, North Kalimantan. The data analysis was done of triangulation data using document analysis results and analysis of interview transcripts. The results of the study indicate that there are differences in the types of thinking of high, medium and low ability students. In this type of high-ability learners thinking in problem solving using a type of conceptual thinking that is the type of thinking that the way to solve the problem using a concept that has been owned of learning outcomes. While the type of thinking learners medium and low ability to solve problems that no decision could be made, because the indicator filled not located on the same kind of thought process.


Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tipe berpikir peserta didik dalam memecahkan masalah matematika ditinjau dari kemampuan matematika diantara tinggi, sedang, dan rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang berjenis deskriptif. Data yang diperoleh dari hasil tes tertulis dan wawancara. Subjek penelitian adalah enam orang peserta didik terdiri dari dua peserta didik berkemampuan tinggi, dua peserta didik berkemampuan sedang dan dua peserta didik berkemampuan rendah pada kelas VIII-5 di Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Tarakan, Kalimantan Utara. Analisis data yang dilakukan yaitu triangulasi data dengan menggunakan hasil analisis dokumen dan analisis transkrip wawancara. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pada tipe berpikir peserta didik berkemampuan tinggi, sedang dan rendah. Pada tipe berpikir peserta didik berkemampuan tinggi dalam menyelesaikan masalah menggunakan tipe berpikir konseptual yaitu tipe berpikir yang cara menyelesaikan masalah menggunakan konsep yang telah dimiliki dari hasil belajar. Sedangkan pada tipe berpikir peserta didik berkemampuan sedang dan rendah dalam menyelesaikan masalah yaitu tidak dapat diambil keputusan, karena indikator yang dipenuhi tidak terletak pada satu jenis proses berpikir yang sama.


Keywords

Thinking Type; Problem Solving; Mathematical Ability; Tipe berpikir; Pemecahan Masalah; Kemampuan Matematika

Full Text:

PDF

References

Aini, I.N. (2013). Meningkatkan Literasi Matematis Siswa Melalui Pendekatan Keterampilan Proses Matematis. (Tesis). Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Anggo, M. (2011). Pelibatan Metakognisi dalam Pemecahan Masalah Matematika. Jurnal Edumatica, 01(1).

Barbacena, L.B & Sy, N.R. 2015. Metacognitive model in mathematical problem solving. Journal of the Philippine Council of Mathematics Teacher Educators (MATHTED) Intersection Vol 12.

Haniffah, D. & Manoy, J. T. (2014). Identifikasi Tipe Berpikir dengan Soal Higher Order Thinking (HOT) ditinjau Berdasarkan Kemampuan Matematika. Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika MATHEdunesa. 3(3). 40-46.

Komarudin. (2015). Analisis Tipe Berfikir dengan Soal Higher Order Thinking ditinjau Berdasarkan Kemampuan Matematika Siswa. Artikel dalam Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika UNY.

Marpaung, Y. (1986). Tipe Berpikir Peserta didik dalam Pembentukan Konsep Algoritma Matematika. Makalah disajikan dalam Pidato Dies Natalis XXXI IKIP Sanata Darma.Yogyakarta.

Polya, G. (1973). How to Solve It, A New Aspect of Mathematical Method. New Jersey: Princeton University Press.

Ramli, A. & Hidayat, E. (2019). Kemampuan dan Proses Berpikir Reflektif Metematika Peserta Didik Melalui Penerapan Model Pembelajaran Treffinger. Prosiding Seminar Nasional & Call For Papers Universitas Siliwangi Tasikmalaya.

Sa’dijah, C. (2013). Kepekaan Bilangan Peserta didik SMP Melalui Pembelajaran Matematika Kontekstual yang Mengintegrasikan Keterampilan Berpikir Kreatif. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran (JPP). 20(2). 222-227.

Sari, D. N., & Saragih, N. A., (2019). Analisis Proses Berpikir Mahasiswa Pendidikan Matematika dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Tahun Akademik 2018/2019. Jurnal MathEducation Nusantara. 2(2). 107-112.

Siswono, T. Y. E. (2002). Proses Berpikir Siswa dalam Pengajuan Soal. Konferensi Nasional Matematika XI, 22-25 Juli 2002, Malang.

Siswono, T. Y.E. (2008). Model Pembelajaran Matematika Berbasis Pengajuan dan Pemecahan Masalah untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif. Surabaya: Unesa University Press.

Taufik, A. (2019). Sedcription of Thinking Process in Solving Mathematics Problems Based on Brandsford and Stein’s Stages Reviewed from Adversity Quotient. Masters Thesis, Universitas Negeri Makassar.

Upu, H. (2003). Problem Posing dan Problem Solving dalam Pembelajaran Matematika. (Pegangan Untuk Guru, Peserta didik PPS, Calon Guru, & Guru Matematika). Bandung: Pustaka Ramadhan.

Zuhri, D. (1998). Proses Berpikir Peserta didik Kelas II SMP Negeri 16 Pekanbaru dalam Menyelesaikan Soal-Soal Perbandingan Senilai dan Perbandingan Berbalik Nilai. Tesis, tidak dipiblikasikan. Surabaya: UNESA.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.