Pengembangan Modul Praktikum Kimia Lingkungan Berbasis Green Chemistry Pada Mata Kuliah Kimia Lngkungan

Syarifa Wahidah Al Idrus, Agus Abhi Purwoko, Saprizal Hadisaputra, Eka Junaidi

Abstract

Perkembangan teknologi yang sangat pesat berdampak negatif terhadap kondisi lingkungan. Hal ini mengkhawatirkan semua pihak, tak terkecuali praktisi Pendidikan. Kontribusi dalam bidang Pendidikan yang dapat dilakukan adalah  dengan merancang proses pembelajaran yang peduli terhadap lingkungan. Dalam pendidikan kimia, penerapan prinsip Green Chemistry dalam kegiatan laboratorium diharapkan mampu menjawab tantangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah Modul Praktikum kimia lingkungan berbasis  Green Chemistry yang dapat digunakan mahasiswa sebagai penuntun pelaksanaan praktikum yang aman dan ramah lingkungan pada mata kuliah Kimia Lingkungan . Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D),dengan prinsip pengembangan media menurut William W. Lee dan Diana L. Owens . Sasaran penelitian ini adalah kelayakan modul praktikum berdasarkan penilaian ahli (dosen Kimia) dan respon mahasiswa. Hasil penelitian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif. Analisis data menunjukkan penilaian dosen kimia dengan kategori “sangat baik” dengan rerata skor diatas 3,4. Respon mahasiswa menunjukkan modul praktikum sangat efektif dengan respon positif dengan rata rata setiap aspek diatas 0,49. Jadi, Modul Praktikum kimia lingkungan berbasis green chemistry yang dikembangkan sangat layak untuk diimplementasikan dalam pembelajaran Kimia lingkungan.

Keywords

Pengembangan, Modul Praktikum Kimia Lingkungan, Green Chemistry

Full Text:

PDF

References

. Measey, M. (2010). Indonesia: a vulnerable country in the face of climate change. Global Majority E-Journal, 1(1), 31-45.

. Case, M., Ardiansyah, F., & Spector, E. (2007). Climate change in Indonesia: implications for humans and nature. Climate change in Indonesia: implications for humans and nature.

. Syaukat, Y. (2011). The impact of climate change on food production and security and its adaptation programs in Indonesia. J. ISSAAS, 17(1), 40-51.

. Zelezny, L. C., & Schultz, P. W. (2000). Psychology of promoting environmentalism: Promoting environmentalism. Journal of Social Issues, 56(3), 365-371.

. Aniela, Y. (2012). Peran Akuntansi Lingkungan Dalam Meningkatkan Kinerja Lingkungan Dan Kinerja Keuangan Perusahaan. Berkala Ilmiah Mahasiswa Akuntansi, 1(1).

. Djamarah, S. B., & Zain, A. (2006). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Rineka Cipta, 46.

. Ari Laksmi, I. G. A. (2014). Analisa Pengelolaan Alat dan Bahan Praktikum pada Laboratorium Kimia: Studi Kasus di SMA N 1 Seririt. eJournal Kimia Visvitalis.

. Dash, S. (2014). Green Chemistry: An Essential of an Hour: A reviw. Asian Journal of Biochemical and Pharmaceutical Research, 2(4), 1-3.

. Redhana, I. W. (2014). Menghijaukan Kurikulum Kimia untuk Mencapai Pembangunan Berkelanjutan. Orasi Ilmiah Pengenalan Guru Besar Tetap dalam Bidang Pendidikan Kimia. Singaraja: Undiksha.

. Singh,A.,Singh, S., Singh, N. (2014). Green Chemistry: Sustainability an Innovative Approach. Journal of Applied Chemistry, 2(2): 77-82.

. Amyyana, A. H., Paristiowati, M., & Kurniadewi, F. (2017). Pirolisis Sederhana Limbah Plastik dan Implementasinya Sebagai Sumber Belajar Berbasis Education for Sustainable Development (ESD) Pada Pembelajaran Kimia. JRPK: Jurnal Riset Pendidikan Kimia, 7(1), 14-21.

. Burmeister, M., Rauch, F., & Eilks, I. (2012). Education for Sustainable Development (ESD) and chemistry education. Chemistry Education Research and Practice, 13(2), 59-68.

. Hamidah, N., Prabawati, S. Y., Fajriati, I., & Eilks, I. (2017). Incorporating sustainability in higher chemistry education in Indonesia through Green Chemistry: Inspirations by inquiring the practice in a German University. International Journal of Physics & Chemistry Education, 9(1), 1-7.

. Karpudewan, Mageswary., Ismail, Zurida., & Mohamed, Norita. (2011). “Green Chemistry: Educating Prospective Science Teachers in Education for Sustainable Development at School of Educational Studies, USM”. Journal of Social Sciences. Vol. 7, No. 1, pp. 4250

. Aubrecht, K. B., Padwa, L., Shen, X., & Bazargan, G. (2015). Development and Implementation of A Series of Laboratory Field Trips for Advanced High School Students to Connect Chemistry to Sustainability. Journal of Chemical Education, 92(4), 631-637

. Karpudewan et al., (2015) The Effects of “Green Chemistry” on Secondary School Students’ Understanding and Motivation. The Asia Pasific Education Researcher 24, 35-43.

. Riduwan. (2010). Dasar-dasar Statistika. Bandung: Alfabeta.

. Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta.

. Fidiana, L., Bambang, S., dan Pratiwi, D. (2012). Pembuatan dan Implementasi Modul PraktikumFisika Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Kelas XI. Unnes Physics Education Journal, 1(1):38-44

. Hidayati, T., Sunyoto, E., Nugroho, dan Sudarmin. (2013). Pengembangan Tes Diagnostik untuk Mengidentifikasi Keterampilan Proses Sains dengan Tema Energi pada Pembelajaran IPATerpadu. Unnes Science Education Journal, 2(2):311-319.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.