Perhitungan Ruang Terbuka Hijau Berdasarkan Emisi Karbon Dioksida

Taufik Abdullah, Rachmat Boedisantoso

Abstract

Kota Surabaya banyak mengalami perkembangan dibidang transportasi dan industri. Perkembangan ini menyebabkan meningkatnya emisi CO2. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kebutuhan ruang terbuka hijau yang dikeluarkan tiap-tiap area khusus di Kota Surabaya. Penelitian dilakukan dengan pendekatan metode perhitungan ruang terbuka hijau berdasarkan total emisi karbon dioksida yang dikeluarkan tiap-tiap area di sektor transportasi dan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebaran emisi total CO2 di Surabaya Utara adalah 30.500,07 ton CO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 6,16 km2. Surabaya Timur sebaran emisi total CO2 adalah 115.653,46 ton CO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 23,24 km2. Untuk Surabaya Pusat, total emisi CO2 adalah 23.256,46 ton CO2/bulan luas ruang terbuka hijau kira-kira 4,75km2. Surabaya Utara memiliki total emisi CO2 adalah 865.709,04 ton CO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 14,54  km2. Sedangkan di Surabaya Barat, total emisi CO2 adalah 89.203,81 tonCO2/bulan dengan luas ruang terbuka hijau kira-kira 17,73 km2. Jadi kebutuhan ruang terbuka hijau di Surabaya Timur lebih besar dibandingkan dengan area lain karena memiliki total emisi CO2 yang tinggi.

Keywords

ruang terbuka hijau; emisi CO2; surabaya

Full Text:

PDF

References

Kusuma, W, P., “Contribution study of Transportation Activities Toward Carbon Emission in Western Surabaya” in Paper of Institute Technology of Sepuluh Nopember, (2010) pp.8-21

Data and Information Center of Energy and Mineral Resources Ministry of Energy and Mineral Resources, “Assessment of Greenhouse Gas Emissions Transportation Sector”, Jakarta (2012)

Widyanadiari, S,R, “Adequasy Analysis of Green Open Space as CO2 Emission Absorber in Urban by Using Stella Program (Case Study: Central and South of Surabaya)” in Paper of Institute Technology of Sepuluh Nopember (2011) pp. 1-27.

Dahlan, E. N. Forest City : for Management and Quality Improvement of the Environmen. Jakarta: Association of Indonesian Forest Concessionaires. (1992)

The Law No. 26 Year 2007 on Spatial Planning. [Online]. Available:http://www.bkprn.org/peraturan/the_file/UU_No26_2007.pdf

Frankie Chiarly Rawung. The effectiveness of green open space in Reducing Greenhouse Gas Emissions in Urban Area Boroto. Jurnal 12 (2) (2015) 1858 – 1137.

Pradiptiyas, Driananta.Ade quacy Analysis of Green Open Space as CO2 Emission Absorber in Urban by Using Stella Program (Case Study : North and East of Surabaya) in Paper of Institute Technology of Sepuluh Nopember, (2011) pp.1-28.

The Law No. 38 Year 2004 on Spatial Planning. [Online]. http://www.sanitasi.net/undang-undang-no-38-tahun-2004-tentang-jalan.pdf

Refbacks

  • There are currently no refbacks.