Edukasi Literasi Dini Obat Herbal bagi Siswa Sekolah Dasar dalam Rangka Optimalisasi Pemanfaatan Tanaman Keluarga (Toga)
DOI:
10.29303/jppm.v9i1.10657Published:
2026-01-30Downloads
Abstract
Indonesia memiliki potensi besar dalam pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), namun literasi masyarakat, khususnya anak-anak, masih rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dini siswa sekolah dasar terhadap obat herbal melalui edukasi interaktif dan praktik langsung. Program dilaksanakan di SDN 2 Bentek, Kabupaten Lombok Utara, dengan melibatkan 30 siswa kelas VI. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental one group pretest-posttest design untuk menilai efektivitas edukasi terhadap peningkatan pengetahuan. Kegiatan terdiri atas penyuluhan mengenai jenis dan manfaat tanaman obat, demonstrasi pembuatan jamu tradisional, serta praktik penanaman TOGA di lingkungan sekolah. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan skor pengetahuan siswa dari hasil pretest ke posttest, dengan sebagian besar siswa mampu menjawab benar ≥80% soal setelah intervensi. Selain itu, observasi partisipatif menunjukkan peningkatan antusiasme dan kemampuan siswa dalam mengenal serta menjelaskan manfaat tanaman obat. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis praktik langsung efektif dalam menanamkan kebiasaan memanfaatkan tanaman obat secara bijak sejak usia dini. Program DOCIL (Duta Obat Cilik Lombok) diharapkan menjadi model edukasi berkelanjutan dalam memperkuat literasi kesehatan dan pelestarian kearifan lokal berbasis TOGA.
Keywords:
edukasi kesehatan literasi dini obat herbal siswa sekolah dasar TOGAReferences
Adiyasa, I. M. K., & Meiyanti, R. (2021). Penggunaan obat tradisional di Indonesia: Antara kepercayaan dan bukti ilmiah. Jurnal Farmasi Indonesia, 8(2), 101–109.
Andika, T. A., Yunita, I., & Lisdayanti, S. (2024). Meningkatkan daya tarik peserta didik kelas 5 terhadap matematika dengan menerapkan numerasi di SDN 77 Kota Bengkulu. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 7(3), 114–119.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Lombok Utara. (2024). Indeks pembangunan literasi masyarakat dan unsur penyusunnya di Kabupaten Lombok Utara. Badan Pusat Statistik. https://lombokutarakab.bps.go.id/id/statistics-table/2/ODQ3IzI%3D/indeks-pembangunan-literasi-masyarakat-dan-unsur-penyusunnya-di-kabupaten-lombok-utara.html
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (2019). Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 32 tentang persyaratan keamanan dan mutu obat tradisional. https://asrot.pom.go.id/
Hamdin, C. D. (2025). Duta Obat Cilik: Pengetahuan Dasar Obat untuk Anak-Anak. Penerbit Litpam.
Harfiani, E., Puspita, R., Ramadhani, I., & Prabarini, S. (2025). Herbal medicine usage during the COVID-19 pandemic in Indonesia: Trends and determinants. The Scientific World Journal, 2025, Article 1639500.
Karlina, N., Indawati, I., Arwanto, A., Fathonah, A., Safitri, E., Rahmah, A., Rahmawati, F., Khairunnisa, L., Fatchayatul Wahidah, U., Martelinda, D., Wulandari, A. S., & Sinta, E. (2024). Optimalisasi pengetahuan dan praktik tanaman obat keluarga di SDN 1 Pegagan Cirebon. BAKTIMU: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(4), 183–198.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Keanekaragaman hayati sebagai aset berharga Indonesia. Badan Kebijakan Kesehatan. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/keanekaragaman-hayati-aset-berharga-indonesia/
Khoirurifa, F., Alifiar, I., & Nurviana, V. (2020). Tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan obat tradisional sebagai pengobatan alternatif di Desa Imbanagara Kabupaten Ciamis. Borneo Journal of Pharmascientech, 4(2), 1–7.
Saputra, Y. D., Ulya, T., Hasina, R., Aini, S. R., Puspitasari, C. E., Andanalusia, M., Lisnasari, B. R. W., & Hamdin, C. D. (2024). Pharmacist goes to school: Promoting DAGUSIBU as a pharmaceutical education tool for adolescents. Jurnal Gema Ngabdi, 6(3), 279–286.
Srikartika, V. M., & Nurlely. (2020). Pengenalan tanaman obat sejak dini dengan Program CINAMON (Cinta Tanaman Obat Tradisional). Pro Sejahtera: Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 2, 37–42.
Wahyuni, A. S., Pramesti, R., Handayani, E., & Nuraini, S. (2022). Pendampingan dan sosialisasi Asuhan Mandiri Tanaman Obat Keluarga (Asman TOGA) sebagai obat tradisional pada masyarakat di Boyolali. I-Com: Indonesian Community Journal, 2(3), 582–589.
License
Copyright (c) 2026 Candra Dwipayana Hamdin, Febriana Putri Rohmayani, Naya Wahyu Anindiya, Sabita Tarinda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

