Penguatan Pemahaman Lintas Budaya dan Mekanika Dasar melalui Permainan Tradisional Malaysia pada Siswa SD Muhammadiyah 9 Malang

Authors

  • Obaja Eden Sentosa Riyanto Universitas Negeri Malang
  • Meirna Puspita Permatasari Universitas Negeri Malang
  • Adi Izhar Che Ani Universitas Negeri Malang
  • Mohd Firdaus Abdullah Universiti Teknologi MARA Pinang
  • Bagas Dwi Purnama Aji Ruang Belajar Aqil
  • Dewi 'Izzatus Tsamroh Universitas Negeri Malang
  • Sis Nanda Kus Andrianto Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.29303/jppm.v8i3.9589

Keywords:

game edukatif, mekanika dasar, experential learning

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep mekanika dasar melalui permainan tradisional Malaysia sebagai sarana pembelajaran lintas budaya bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 9 Malang dan melibatkan 56 siswa kelas 3 sebagai peserta, Dosen dan Mahasiswa dari Universitas Negeri Malang (UM), mahasiswa dan dosen dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Penang dan Shah Alam sebagai fasilitator dalam program Vocational Inter-Cultural Camp (VICC). Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan experiential learning, dengan skema pelaksanaan berupa pengenalan, praktik permainan di enam pos secara bergiliran, dan sesi refleksi dan evaluasi bersama. Permainan yang dikenalkan seperti Ting-ting, Pick Up Stick, dan Congkak tidak hanya sarat nilai budaya, tetapi juga mengandung unsur fisika dan mekanika dasar seperti gaya, keseimbangan, dan percepatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa terlibat aktif secara kognitif, afektif, dan psikomotorik. Interaksi antara siswa dan mahasiswa Malaysia juga memunculkan minat spontan terhadap bahasa dan budaya Melayu. Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, edukatif, dan membangun pemahaman awal tentang mekanika dasar serta nilai-nilai toleransi lintas budaya dan memiliki kesan yang positif bagi pihak yang terlibat dalam pengabdian ini.

Author Biography

Meirna Puspita Permatasari, Universitas Negeri Malang

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan konsep mekanika dasar melalui permainan tradisional Malaysia sebagai sarana pembelajaran lintas budaya bagi siswa sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 9 Malang dan melibatkan 56 siswa kelas 3 sebagai peserta, Dosen dan Mahasiswa dari Universitas Negeri Malang (UM), mahasiswa dan dosen dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Penang dan Shah Alam sebagai fasilitator dalam program Vocational Inter-Cultural Camp (VICC). Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan experiential learning, dengan skema pelaksanaan berupa pengenalan, praktik permainan di enam pos secara bergiliran, dan sesi refleksi dan evaluasi bersama. Permainan yang dikenalkan seperti Ting-ting, Pick Up Stick, dan Congkak tidak hanya sarat nilai budaya, tetapi juga mengandung unsur fisika dan mekanika dasar seperti gaya, keseimbangan, dan percepatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa siswa terlibat aktif secara kognitif, afektif, dan psikomotorik. Interaksi antara siswa dan mahasiswa Malaysia juga memunculkan minat spontan terhadap bahasa dan budaya Melayu. Kegiatan ini berhasil menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, edukatif, dan membangun pemahaman awal tentang mekanika dasar serta nilai-nilai toleransi lintas budaya dan memiliki kesan yang positif bagi pihak yang terlibat dalam pengabdian ini.

References

Farisal, U., Widiyanarti, T., Sianturi, M. K., Ningrum, A. J., Fatimah, Y., Hastuti, P. D., Abdilah, A., & Desmonda, W. K. (2024). Menghubungkan Dunia: Peran Media Digital dalam Mengatasi Kesenjangan Budaya. Indonesian Culture and Religion Issues, 1(4), 10.

Kurniawan, W. (2025). Peran Seni Rupa dalam Pembentukan Karakter Kreatif dan Inovatif pada Generasi Muda: Sebuah Tinjauan Literatur. Communication & Design Journal, 1(2), 68–79.

Kuswanto, H., & Rahmat, A. (2024). Learning physics through the traditional game Egrang in junior high school. Journal of Physics, 2900(1), 12031.

Miskiyah, M., Nurhidaya, A. R., & Ashar, A. (2025). Permainan Tradisional untuk Perkembangan Kemampuan Sosial dan Emosional Anak Usia 5-6 Tahun. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 3(1), 393–402.

Ningsih, Y. F., Khotimah, K., Sugeng, I., Suhartiningsih, Winarno, M. E., & Safirah, A. D. (2024). Traditional Games on Basic Movement Abilities of Elementary School Students. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 8(2).

Oktarina, O., Sarmiati, S., & Asrinaldi, A. (2022). Globalisasi dan identitas budaya Indonesia melalui aplikasi tiktok. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(2), 277.

Rizki, I. A., Suprapto, N., & Admoko, S. (2022). Exploration of physics concepts with traditional engklek (hopscotch) game: Is it potential in physics ethno-STEM learning? Al-Biruni: Jurnal Fisika, 11(1), 75–86.

Sari, E. P. D. N., bin Amiruddin, M. Z., Admoko, S., Suprapto, N., & Suliyanah, S. (2023). Exploration Concept of Physics on Local Wisdom in Traditional Game Angkle (Engklek) as Student Teaching Material. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 11(1), 50–59.

Susanto, B. H. (2022). Traditional game learning models to develop student creativity. ES Jurnal, 9(2).

Downloads

Published

2025-08-13

How to Cite

Riyanto, O. E. S., Permatasari, M. P., Ani, A. I. C., Abdullah, M. F., Aji, B. D. P., Tsamroh, D. ’Izzatus, & Andrianto, S. N. K. (2025). Penguatan Pemahaman Lintas Budaya dan Mekanika Dasar melalui Permainan Tradisional Malaysia pada Siswa SD Muhammadiyah 9 Malang. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 8(3), 423–430. https://doi.org/10.29303/jppm.v8i3.9589

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.