WIRAUSAHA KELOMPOK WANITA TANI “DAHLIA” DENGAN BUDI DAYA LELE - SISTEM BIOFLOK

Authors

  • Sugeng Priyanto Sugeng Priyanto Universitas Budi Luhur
  • Dicky Arisudhana Universitas Budi Luhur
  • Syaiful Anwar Universitas Budi Luhur
  • M N Farid Thoha Universitas Budi Luhur
  • Slamet Riyadi Universitas Budi Luhur

DOI:

https://doi.org/10.29303/jppm.v5i2.3667

Keywords:

wirausaha, budidaya lele, bioflok

Abstract

Pos Binaan Terpadu (POSBINDU) di wilayah RW 1 Kelurahan Petukangan Selatan merupakan sarana untuk kegiatan Posyandu dan Bank Sampah. Untuk mendukung kegiatan tersebut diperlukan tambahan dana agar kegiatan dapat berkelanjutan, karena hal tersebut sangat bermanfaat bagi warga dan mendukung program pemerintah. Upaya mencari tambahan dana untuk keberlangsungan kegiatan Pos Bindu, diusulkan solusi berupa budi daya lele sangkuriang dengan sistem bioflok. Hal ini, mengingat, masih terdapat lahan yang tidak produktif di lokasi Posbindu dan memanfaatkan spanduk bekas dari sampah yang dikirim warga. Selain itu juga mendidik masyarakat untuk berwirausaha dengan budi daya lele dengan sistem bioflok karena berbagai keuntungan yang diperoleh, antara lain mudah dilakukan, biaya murah dan cepat memberikan hasil dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama. Dengan program wirausaha ini, dapat mengembangkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat dengan meningkatkan pengetahuan, sikap, keterampilan, perilaku, kemampuan, kesadaran, serta memanfaatkan sumberdaya melalui penetapan kebijakan, program, kegiatan, dan pendampingan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan berwirausaha merupakan suatu pembelajaran dalam upaya meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan pendapatan masyarakat. Pelatihan kewirausahaan merupakan suatu langkah penting dan perlu dilakukan dalam rangka membentuk sumber daya manusia yang berkualitas. Setelah dua setengah bulan, panen perdana lele sangkuriang. Hasil yang diperoleh masih jauh dari harapan. Hal ini karena belum adanya personal yang sepenuhnya mengelola budidaya, mengingat adanya proses pembersihan kolam, proses sortir lele agar tidak terjadi kanibalisme.

References

Bryan, L., & Hall, R. (2019). Wirausaha Untuk Pemula Cara Memulai Bentuk Usaha Menjadi Miliuner. Erlangga.

Gusrina. (2020). Budidaya Ikan Sistem Bioflok. Deepublish.

Hapsari, V. R. (2022). Peluang Mengembangkan Kewirausahaan Dengan Menggali Potensi Desa Berbasis Kearifan Lokal, 10, 1–8.

Nasir, M., Riadi, S., Simatupang, H., & Putra, P. D. (2019). Peran Kelompok Wanita Tani Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pemanfaatan Lahan Kecil. JPPM (Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat), 3(1), 89.

Nasution, M. I., Prayogi, M. A., & Jufrizen, J. (2019). Menciptakan Wirausaha Budidaya Ikan Lele dengan Sistem Bioflok. BAKTIMAS : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 1(1), 20.

Novianty, A., Isyanto, A. Y., & Andrie, B. M. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Wanita Tani Sauyunan Di Desa Dunguswiru, Kecamatan Bl. Limbangan, Kabupaten Garut. Abdimas Galuh, 2(1), 72.

Nurshiami, S. R., Triyani, T., Supriyanto, S., & ... (2021). Peningkatan Pendapatan Warga Desa Tlagayasa Melalui Pemberdayaan Ibu-Ibu dan Karang Taruna. Darma Sabha …, 3(2), 41–47.

Susilowati, T., Nuswantoro, M. A., & Susiatin, E. (2022). Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani dalam Upaya Menumbuhkan Minat Wirausaha. AMMA, 1(2).

Downloads

Published

2022-05-30

How to Cite

Sugeng Priyanto, S. P., Arisudhana, D., Anwar, S., Thoha, M. N. F., & Riyadi, S. (2022). WIRAUSAHA KELOMPOK WANITA TANI “DAHLIA” DENGAN BUDI DAYA LELE - SISTEM BIOFLOK. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 5(2), 195–200. https://doi.org/10.29303/jppm.v5i2.3667

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.