Sosialisasi Pengelolaan Limbah melalui Media Akuaponik dan Strategi Preventif Penyakit Kolam Budidaya Benih Ikan Lele Di Desa Ploso Lor, Kabupaten Kediri
DOI:
10.29303/jppm.v8i2.8845Published:
2025-05-02Downloads
Abstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat Desa Ploso Lor, Kabupaten Kediri, dalam pengelolaan limbah budidaya serta strategi preventif terhadap penyakit pada kolam pembenihan ikan lele melalui penerapan sistem akuaponik. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah tingginya risiko penyakit pada benih ikan akibat kualitas air yang buruk dan rendahnya manajemen sanitasi kolam, serta belum optimalnya pengelolaan limbah organik dari kegiatan budidaya. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi teori melalui metode ekspositori, pelatihan instalasi sistem akuaponik, demonstrasi langsung oleh tim pengabdian, serta penyuluhan strategi pencegahan penyakit yang dilengkapi sesi diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap manfaat teknologi akuaponik dalam mengurangi limbah, meningkatkan efisiensi budidaya, serta menjaga kesehatan ikan. Partisipasi aktif warga dalam pelatihan juga memperlihatkan potensi penerapan teknologi ini secara mandiri. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pelatihan lanjutan mengenai pemantauan kualitas air, manajemen kesehatan ikan, dan diversifikasi tanaman akuaponik sebagai strategi penguatan ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. Dukungan berkelanjutan dari institusi pendidikan dan pemangku kebijakan lokal menjadi kunci untuk memperluas dampak positif dari program ini.
Keywords:
benih ikan lele akuaponik preventif penyakitReferences
Effendi, H., Wahyuningsih, S., and Wardiatno, Y. (2020). Waste management and water quality improvement in aquaculture using phytoremediation system. Environmental Technology & Innovation, vol.19, 100838.
Darmanto, Y. S., & Subekti, S. (2019). Studi kasus penyakit ikan lele (Clarias sp.) yang dibudidayakan di kolam terpal berdasarkan kualitas air. Jurnal Ilmu Perikanan dan Kelautan, 11(1), 42–49.
Goddek, S., Delaide, B., Mankasingh, U., Vala, R., Jijakli, M. H., & Thorarinsdottir, R. (2015). Challenges of sustainable and commercial aquaponics. Sustainability, 7(4), 4199-4224.
Kumparan. (2023). Berapa Lama Waktu Budidaya Ikan Lele yang Siap untuk Dipanen? Ini Jawabannya. https://kumparan.com/seputar-hobi/berapa-lama-waktu-budidaya-ikan-lele-yang-siap-untuk-dipanen-ini-jawabannya-21lK6KzNX9W
Muktiara, H.A. (2024). Profil Desa Plosolor, Plosoklaten, Kabupaten Kediri: Bermula untuk Menekan Stunting, Kini Kembangkan Budi Daya Bibit Lele. https://radarkediri.jawapos.com/features/784545551/profil-desa-plosolor-plosoklaten-kabupaten-kediri-bermula-untuk-menekan-stunting-kini-kembangkan-budi-daya-bibit-lele
Panjaitan, P., dan Manullang, H. M. (2022). Dampak Budidaya Ikan Nila dengan Sistem dan Teknologi Keramba Jaring Apung terhadap Kualitas Perairan Danau Toba. Jurnal Akuakultur Indonesia, 1(2), 111–119
Pelopor W. (2024). Akuaponik: Solusi Inovatif untuk Mencapai Nol Kelaparan di Tingkat Lokal. https://peloporwiratama.co.id/2024/06/18/akuaponik-solusi-inovatif-untuk-mencapai-nol-kelaparan-di-tingkat-lokal/
Putra, R. E., Susanti, R., & Widyastuti, N. (2021). Identifikasi penyakit pada ikan lele (Clarias sp.) di kolam pembesaran dan hubungannya dengan kualitas air. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 9(2), 125-134.
Saputra, F. A. (2015). Efektivitas Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Perubahan Sikap dalam Penyuluhan Perikanan Budidaya. Institut Pertanian Bogor.
Somerville, C., Cohen, M., Pantanella, E., Stankus, A., & Lovatelli, A. (2014). Small-scale aquaponic food production: Integrated fish and plant farming. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 589. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Ulfah, IK., Prasetyo, MA., Maulana, RI.. (2022). Pelatihan Teknologi Akuaponik Dengan Sistem Budikdamber Sebagai Upaya Menumbuhkan Minat Budi Daya Pada Remaja, Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2): 291-302
Yildiz, H. Y., Robaina, L., Pirhonen, J., Mente, E., Dominguez, D., & Parisi, G. (2017). Fish welfare in aquaponic systems: Its relation to water quality with an emphasis on feed and faeces – A review. Water, 9(1),13.
License
Copyright (c) 2025 Ayu Winna Ramadhani, Diana Aisyah, Rafa Raikkonen Fauzan Al Rantissi, Putri Fauziah Alieyati, Noer Priesqhiella Ramadhan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

