Inovasi Pengolahan Abon Lele sebagai Upaya Diversifikasi Budidaya Ikan Lele di Ketintang
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v8i4.9948Keywords:
abon lele, diversifikasi produk, kewirausahaan, budidaya lele, pemberdayaan masyarakatAbstract
Indonesia memiliki potensi besar dalam budidaya ikan lele dengan produksi nasional mencapai 1,12 juta ton pada tahun 2022. Namun, tingginya produksi lele menimbulkan permasalahan lingkungan dan ekonomi, seperti limbah ikan tidak terjual dan harga jual yang fluktuatif. Program inovasi pengolahan abon lele di RW 04 Kelurahan Ketintang bertujuan mengatasi permasalahan tersebut dengan meningkatkan nilai tambah produk melalui diversifikasi olahan ikan lele. Kegiatan ini meliputi tahap koordinasi, pelatihan pengolahan abon lele secara praktis dengan metode trial and error, serta sosialisasi penanganan dan pemasaran produk. Monitoring dan evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, kuesioner peserta, dan evaluasi desain kemasan produk. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kualitas abon dengan tekstur kering dan aroma sedap serta pemahaman masyarakat terhadap pengolahan produk sesuai standar. Pengembangan kemasan yang lebih menarik dan profesional juga meningkatkan daya saing produk di pasar. Program ini memberikan solusi berkelanjutan untuk mengurangi limbah organik sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat melalui inovasi olahan lele yang ramah lingkungan dan ekonomis.
References
Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2024). Data produksi lele di Indonesia periode 2012-2022. Dataindonesia.id. Diakses dari https://dataindonesia.id/agribisnis-kehutanan/detail/data-produksi-lele-di-indonesia-periode-20122022
Nugroho, A., Sari, D. P., & Rahman, F. (2022). Strategi pemasaran terhadap produksi abon ikan lele berbasis syariah di daerah Padon Sendangrejo. ResearchGate, 12(4), 78-89.
Ramadhani, I., Darwis, & Arief, H. (2021). Analisis Usaha Budidaya Ikan Lele (Clarias sp) pada Kelompok Budidaya di Kampung Buana Bakti Kecamatan Kerinci Kanan Kabupaten Siak. Jurnal Sosial Ekonomi Pesisir, 2(4), 17–25.
Ramadibta, R., Manulang, L. H. M., Napitupulu, T. A., & Purnaningsih, N. (2020).Demonstrasi Pengolahan Abon Ikan Lele Sebagai Ide Wirausaha Di Kelurahan UlakKarang Utara. Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat (PIM), Vol. 2 Edi(November), 68–74.
Sula, M., & Chamalinda, R. (2021). Analisis bisnis dan tren konsumsi masyarakat kabupaten Bangkalan terhadap frozen food pada masa pandemi Covid-19.
Sundari, R. S., Kusmayadi, A., & Umbara, D. S. (2021). Innovation of processed baronang fish as one of the local food products in Gebang Village, Pesawaran. Jurnal Biologi Tropis, 24(2).
Wahyuni, S., Pratama, R., & Lestari, M. (2023). Pelatihan pembuatan abon lele sebagai nilai tambah perekonomian dan diversifikasi pangan di Kota Malang. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(1), 112-125.
Yuliani, S., & Mulyawan, I. B. (2020). Karakteristik organoleptik dan kadar serat kasar abon dari formulasi daging ikan patin dan jantung pisang kepok. Journal of Tropical AgriFood, 2(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Miftakhur Rohmah, Khikmatul Hidayah, Btari Nur Azizah, Regina Grasia Perangin Angin, Augustin Mustika Chiril

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

