PELATIHAN PEMBUATAN MINYAK KELAPA MURNI (VCO) DENGAN CARA FERMENTASI UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR DI KELURAHAN MAWASANGKA KABUPATEN BUTON TENGAH
DOI:
https://doi.org/10.29303/jppm.v5i3.3873Keywords:
fermentasi, mawasangka, Fermentasi, Mawasangka, Virgin Coconut Oil (VCO)Abstract
Indonesia merupakan negara yang memiliki lahan tanaman kelapa terbesar di dunia dengan luas areal 3,88 juta hektar. Daging buah kelapa utamanya diolah sebagai minyak kelapa kasar, virgin Coconut Oil (VCO), dan gula kelapa. Minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan salah satu produk olahan dari buah kelapa yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk mengolah buah kelapa menjadi minyak kelapa murni (VCO) secara fermentasi menggunakan ragi roti dan untuk mengembangkan peluang wirausaha bagi ibu-ibu di Kelurahan Mawasangka Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemberian materi, cara pembuatan minyak secara fermentasi, analisis peluang usaha, pelatihan pembuatan VCO secara fermentasi dan proses pengemasan. Pelatihan pembuatan minyak kelapa murni (VCO) secara fermentasi berhasil dengan baik dan menghasilkan VCO yang memiliki warna bening seperti air dengan bau khas kelapa segar.
References
Andaka, G., & Arumsari, S. (2016). Pengambilan minyak kelapa dengan metode fermentasi menggunakan ragi roti. Jurnal Teknik Kimia, 10(2), 68-72.
Badan Standarisasi Nasional. (2008). Minyak Kelapa Virgin Coconut Oil (VCO). SNI 7381:2008.
Buckle, K.A., Edwards, R.A., & Purnomo, H. (1987). “Ilmu Pangan”, UI – Press, Jakarta.
Erika, C., Yunita, Y., & Arpi, N. (2014). Pemanfaatan Ragi Tapai dan Getah Buah Pepaya pada Ekstraksi Minyak Kelapa secara Fermentasi. Jurnal Teknologi dan Industri Pertanian Indonesia, 6(1).
Fardiaz, S. (1989). “Fisiologi Fermentasi”, Instut Pertanian Bogor, Bogor.
Karouw, S., & B. Santosa. (2014). Minyak Kelapa: sumber asam lemak rantai medium. Prosiding Konferensi Nasional Kelapa VIII. Jambi, 21-22 Mei 2014.
Kurang, R. Y. (2021). Pelatihan Pembuatan Virgin Coconut Oil (VCO) dan Pemanfaatan Sisa Olahannya sebagai Tepung Pembuat Kue. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 3(1), 10-16.
Muharun, M., & Apriyanto, M. (2014). Pengolahan Minyak Kelapa Murni (Vco) Dengan Metode Fermentasi Menggunakan Ragi Tape Merk Nkl. Jurnal Teknologi Pertanian, 3(2), 9-14.
Marlina., Wijayanti, D., Yudiastari, I. P., & Safitri, L. (2017). Pembuatan Virgin Coconut Oil dari Kelapa Hibrida Menggunakan Metode Penggaraman dengan NaCl dan Garam Dapur, Jurnal Chemurgy. 1(2):7-12.
Ngatemina., Nurrahman, & Isworob, J. T. (2013). Pengaruh Lama Fermentasi pada Produksi Minyak Kelapa Murni (Virgin Coconut Oil) terhadap Sifat Fisik, Kimia, dan Organoleptik. Jurnal Pangan dan Gizi. 4 (8): 9-18.
Pelczar, H.J., Reid, R. D., and Chan, E.C.S. (1981). “Microbiology”, 4th ed., Tata McGraw-Hill Publishing Co.Ltd., New Delhi.
Setiaji, B., & Surip Prayugo. (2006). Membuat VCO Berkualitas Tinggi. Penebar Swadana. Jakarta.
Suprihatin. (2010). Teknologi Fermentasi. UNESA: University Press.
Witono, Y., Aulanni’am, Subagio, A., dan Widjanarko, S. B. (2007). Ekstraksi Virgin Coconut Oil secara Enzimatis Menggunakan Protease dari Tanaman Biduri (Calotropis gigantea), AGRITECH, 27(3): 100-106.
Winarti, S., Jariyah, P. Y., & Purnomo, Y. (2007). Proses pembuatan VCO (virgin coconut oil) secara enzimatis menggunakan papain kasar. J Teknol Pertan, 8(2), 136-41.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 La Aba, Hardin Hardin, Indah Kusuma Dewi, Yanti Yanti, Safrina Safrina, Wa Ode Hasdiana HS, Mita Andriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

