PERKEMBANGAN PENDIDIKAN MORAL ANAK DI KOTA DAN DI DESA

Authors

  • Milla Mustika Universitas Muhammadiya Bengkulu
  • Reni Kusmiarti Universitas Muhammadiyah Bengkulu
  • Eli Rustinar Universitas Muhammadiyah Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.29303/jppm.v7i3.7155

Keywords:

MBKM, kampus mengajar, pendidikan moral

Abstract

Pendidikan adalah propes transopmasi pengetahuan oleh guru terhadap muridnya yang dilakukan secara timbal balik. Pendidikan sangatlah berpengaruh pada seorang anak, dimana seorang anak tersebut akan menentukan arah dan tujuannya. Karena itu kita sebagai guru dan orang tua harus mempersiapkan pendidikan anak-anak.

Pendidikan  moral perkataan moral dan etika dipakai dalam pengertian sama. Moral ajaran  tentang baik buruknya perbuatan dalam pendidikan moral. pendidikan moral anak di Desa mengalami keterlambatan karena. Pendidikan Di Desa Ketidakmampuan desa untuk berhadapan dengan pesatnya. 

Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, kualitatif merupakan sebuah tindakan berdasarkan mutu. Sumber data yang di gunakan adalah sumber data dari Kepala Sekolah, Guru Kelas, Murid dan Buku-buku tentang pendidikan moral. Metode yang di gunakan yaitu menggunkan metode wawancara, dan dokumentasi.

Pendidkan moral anak dikota biasanya lebih maju kerena perkembangan pendidikan moral dapat berkembang pesat karena didukung oleh sarana dan prasarana yang mudah untuk didapatkan. Sedangkan di desa perkembangan pendidikan moral cenderung berjalan lambat karena sulitnya mendapatkan sarana. Hal  yang mempengaruhi pendidkan moral di Kota dan di Desa antara laian: Kualitas Guru, Kurikulum Pembelajaran, Anggaran Pendidikan, Regulasi Pendidikan. Faktor Pendukung untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan di Kota dan di Desa: Kinerja Guru, Semangat Belajar Anak, Dukungan Banyak Pihak.

References

Husna, Nashihin. (2017). Pendidikan Akhlak Kontekstual. CV. Pilar Nusantara.

Kemendikbud. (2020). Buku Panduan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka.

Kodrat, D. (2021). Industrial Mindset of Education in Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Policy. Jurnal Kajian Peradaban Islam, 4(1): 9 – 14.

Lickona, Thomas. (2012). Mendidik untuk Membentuk Karakter: Bagaimana Sekolah dapat Memebrikan Pendidikan tentang Sikap Hormat dan Tanggungjawab. Jakarta: Bumi Aksara.

Muthohar, S. (2016). Antisipasi degradasi moral di era global. Nadwa, 7(2), 321-334.

Sopiansyah, D., Masruroh, S., Zaqiah, Q. Y., & Erihadiana, M. (2022). Konsep dan Implementasi Kurikulum MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka). Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 4(1), 34-41..

Sudaryanto., Widayati, W., & Amalia, R. (2021). Konsep Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dan Aplikasinya dalam Pendidikan Bahasa (dan Sastra) Indonesia. Kode: Jurnal Bahasa, 9(2): 78-93.

Suhartoyo, E., Wailissa, S. A., Jalarwati, S., Samsia, S., Wati, S., Qomariah, N., ... & Amin, I. M. (2020). Pembelajaran kontekstual dalam mewujudkan merdeka belajar. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 1(3), 161-164.

Susetyo. (2020). Permasalahan Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu. Prosiding Seminar Daring Nasional: Pengembangan Kurikulum Merdeka Belajar Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, 21 Oktober 2020, pp. 29-43.

Susilawati, N. (2021). Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka Dalam Pandangan Filsafat Pendidikan Humanisme. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 2(3): 203-219.

Downloads

Published

2024-07-10

How to Cite

Mustika, M., Kusmiarti, R., & Rustinar, E. (2024). PERKEMBANGAN PENDIDIKAN MORAL ANAK DI KOTA DAN DI DESA . Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 7(3), 151–156. https://doi.org/10.29303/jppm.v7i3.7155

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.