MENINGKATKAN DAYA TARIK PESERTA DIDIK KELAS 5 TERHADAP MEMATIKA DENGAN MENERAPKAN NUMERASI DI SDN 77 KOTA BENGKULU
DOI:
10.29303/jppm.v7i3.7162Published:
2024-07-04Downloads
Abstract
Kampus mengajar adalah salah satu program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), program ini melibatkan mahasiswa untuk membentuk rancangan pembelajaran terutama untuk anak tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai pelopor penguat pembelajaran literasi dan numerasi sehingga mahasiswa dapat menjadi pendamping guru dalam melakukan kreativitas dan inovasi di dunia pendidikan. Peningkatan pemahaman numerasi siswa merupakan salah satu upaya dari program kerja kelompok kami mahasiswa kampus mengajar angkatan 7 yang berfokus dalam meningkatkan pengetahuan numerasi siswa SD Negeri 77 kota Bengkulu. Dalam pelaksanaan numerasi kami menerapkan pembelajaran berbasis numerasi penjumlahan, pembagian, perkalian, dan penguranagan. Dalam kegiatan ini kami juga menerapkan permainan numerasi yaitu Soal teka teki silang yang mana sasaran pelaksaaannya hanya pada siswa kelas V SD Negeri 77 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan Teknik yang digunakan untuk mengumpulan datanya yaitu Teknik observasi, dan dokumentasi, penelitian ini dilaksanakn dalam jangka waktu selama 4 bulan. Lokasi Penelitian ini dilakukan di SD Negeri 77 Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik siswa terhadap pelajaran matematika dengan cara menerapkan game berbasis numerasi di SD Negeri 77 Kota Bengkulu. Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa mahasiswa kampus mengajar memiliki peranan penting dalam meningkatkan literasi, numerasi di sekolah.
Kata kunci : Pendidikan, Kampus Mengajar, Pembelajaran, Numerasi
Keywords:
pendidikan kampus mengajar pembelajaran numerasiReferences
Antoro, B. (2017). Gerakan Literasi Sekolah. In Direktorat JenderalPendidikan Dasar dan MenengahKementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Irawan, A., Febriyanti, C., & Kencanawaty, G. (2023). Peran Mahasiswa Kampus Mengajar Angkatan 5 Terhadap Pengembangan Kemampuan Literasi Dan Numerasi Siswa. EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA, 5(2), 272–278.
Meke, K. D. P., Astro, R. B., & Daud, M. H. (2021). Dampak Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada Perguruan Tinggi Swasta di Indonesia. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 675–685.
MRizky, A. (2020). 済無No Title No Title No Title. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 12–26.
Salamah, & Setiawati, E. (2023). Peningkatan Kreativitas Melalui Model Pembelajaran PjBL Berkearifan Lokal (Studi Swm School Thailand dan Relevansinya bagi Pembelajaran Bahasa Indonesia). Jurnal Pendidikan Bahasa, 12(2), 432–444.
Turdjai. (2016). Pengaruh Pendekatan Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Mahasiswa. Triadik, 15(2), 17–29.
License
Copyright (c) 2024 Teuku Arif Andika, Ira Yunita, Septina Lisdayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

