Implementasi Irigasi Tetes Berbasis Energi Surya untuk Budidaya Sayuran di Musim Kemarau di Desa Pelabuhan dalam Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan
DOI:
10.29303/jppm.v8i1.8373Published:
2025-02-06Downloads
Abstract
Desa Pelabuhan Dalam, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, menghadapi tantangan dalam sektor pertanian, terutama akibat keterbatasan sumber daya air selama musim kemarau dan tingginya biaya operasional irigasi berbahan bakar fosil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem irigasi tetes berbasis energi surya guna meningkatkan efisiensi penggunaan air dan menurunkan biaya operasional petani. Metode yang digunakan melibatkan survei lokasi, perancangan sistem, instalasi teknologi, serta sosialisasi dan pendampingan kepada petani. Sistem irigasi ini menggabungkan teknologi panel surya untuk mengoperasikan pompa air dan sistem irigasi tetes untuk pengairan tanaman secara efisien. Pelatihan teknis dan pendampingan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemandirian petani terhadap teknologi ini. Keberhasilan program ini juga didukung oleh potensi sinar matahari yang tinggi di wilayah tersebut, menjadikan energi surya sebagai sumber daya terbarukan yang andal. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa irigasi tetes berbasis energi surya tidak hanya meningkatkan efisiensi pertanian tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan, sekaligus memberikan dampak positif pada pengelolaan sumber daya lokal di Desa Pelabuhan Dalam.
Keywords:
energi surya irigasi tetes kebelanjutan pertanianReferences
Ardian, Z., & Tombeng, M. T. (2020). Penerapan teknologi Internet of Things sebagai sistem monitoring pada media tanaman menggunakan cloud terintegrasi dan smartphone. Journal of Informatics and Computer Science, 6(1), 23-25.
Handoko, B., & Nurhadi, J. (2022). Efisiensi pemanfaatan air irigasi pada pertanian lahan kering. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 4(2), 45-52.
Hidayat, D., & Wicaksono, H. (2023). Potensi pemanfaatan energi surya untuk irigasi pertanian. Jurnal Energi Terbarukan, 9(1), 33-40.
Lestari, S., & Hamzah, M. (2022). Penggunaan teknologi irigasi tetes pada pertanian hortikultura. Jurnal Agroteknologi, 11(3), 55-62.
Maulana Yusuf. (2023). Pemetaan potensi ekonomi desa di Desa Pelabuhan Dalam Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Jurnal Pengabdian Community, 5(1), 1-13.
Muhammad, M., Zaini, M., & Zohri, M. (2024). Teknologi irigasi tetes bagi petani berbasis energi terbarukan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 8(1), 127-133.
Nurdin, & Mulyadi, S. (2021). Studi kelayakan irigasi tetes berbasis energi surya di Indonesia. Jurnal Pengembangan Pertanian, 3(2), 101-108.
Pratama, A., Syahputra, D., & Alfiansyah, M. (2024). Pengaruh sistem irigasi tetes terhadap produktivitas tanaman padi. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 10(1), 22-28.
Sunaryo, & Wahyudi, T. (2023). Teknologi irigasi berkelanjutan: Peluang dan tantangan. Jurnal Teknologi Pertanian, 7(1), 13-20.
Syahid, M., Salam, N., Piarah, W., Djafar, Z., Jalaluddin, R. T., & Alqadri, G. (2023). Pemanfaatan pompa air tenaga surya untuk sistem irigasi pertanian. Jurnal Tepat, 6(1), 23-25.
License
Copyright (c) 2025 Didi Jaya Santri, Ketang Wiyono, Kodri Madang, Iful Amri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

