Sosialisasi Smart Farming sebagai Strategi untuk Pertanian Keberlanjutan di Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata
DOI:
10.29303/jppm.v8i3.9432Published:
2025-08-18Downloads
Abstract
Sosialisasi smart farming dilakukan pada kelompok tani Bao Dei di Desa Baobolak, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Meskipun pertanian tradisional masih dominan di desa tersebut, sebagian petani telah menggunakan teknologi namun belum memahami manfaatnya secara optimal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran petani tentang pentingnya adopsi teknologi pertanian untuk mengoptimalkan hasil panen dan efisiensi sumber daya. Pelaksanaan sosialisasi menggunakan pendekatan partisipatif dan metode interaktif. Setelah kegiatan, pemahaman petani terhadap tujuan dan manfaat penggunaan teknologi dalam pengelolaan pertanian meningkat. Hasilnya diharapkan dapat mendorong penerapan smart farming yang berkelanjutan dengan dukungan dari berbagai pihak. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman kelompok tani tentang pentingnya penerapan teknologi digital dan inovasi pertanian guna mewujudkan sistem pertanian yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Keywords:
smart farming pertanian berkelanjutan efisiensi pertanianReferences
Andrianto, A. D. (2023). Transformasi Pertanian Masa Orde Baru dalam Mewujudkan Kemandirian Pangan. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 11(2), 14–20.
Agus Suprapto, S. P., MP, I., Budi Santosa, S. P., Gerson Hans Maure, S. P., Herman Tangkelayuk, S. P., Kuad Suwarno, S. P., ... & Ir Lisa Mawarni, M. P. (2025). PERTANIAN MODERN. Cendikia Mulia Mandiri.
Eliyani, I. (2025). TEKNIK BUDIDAYA DAN TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN PANGAN. Teknik Budidaya dan Teknologi Pengelolaan Tanaman Pangan, 55.
Namah, C. N., & Abineno, J. C. (2024). Peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat melalui manajemen pemanfaatan teknologi pertanian ramah lingkungan. Jurnal Administrasi Terapan, 3(1), 36-45.
Noviar, H., Saputra, A., Syahril, S., Fitriadi, F., & Badli, S. (2023). Tantangan Pengembangan Pertanian Wilayah Pedesaan (Studi Kasus Desa Leuken). Jurnal Pengabdian Agro and Marine Industry, 3(1), 16. http://doi.org/10.35308/jpami.v3i1.7614
Halawa, D. N. (2024). Peran teknologi pertanian cerdas (smart farming) untuk generasi pertanian Indonesia. Jurnal Kridatama Sains Dan Teknologi, 6(02), 502-512.
Rahmadhani, V., & Arum, W. (2022). Literature Review Internet of Think (Iot): Sensor, Konektifitas Dan Qr Code. Jurnal Manajemen Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 3(2), 573-582.
Setyawan, D. Y., Nurfiana, N., Rosmalia, L., Handayani, R. D., & Nurjoko, N. (2024). Sosialisasi Teknologi Smart Farming Kepada Kelompok Tani UB. Berkah Agro. E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 1715-1722.
Setiawan, R. (2015). Analisis transaksi lahan pertanian dan dampaknya terhadap pendapatan petani, studi kasus: Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat (Bachelor's thesis, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
License
Copyright (c) 2025 Maria Delviana Y. Pamsi, Febrina Kristiani Labu, Kristianus Simon H. Molan, Elisabeth D. M. Welin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

