Penguatan Peran Guru dalam Ekosistem Smart Classroom di SMP Negeri 4 Jember
DOI:
10.29303/jppm.v9i1.10375Published:
2026-01-09Downloads
Abstract
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat peran guru dalam mengembangkan ekosistem Smart Classroom melalui peningkatan literasi digital kritis dan pemanfaatan teknologi pembelajaran di SMP Negeri 4 Jember. Kegiatan dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu: (1) pelatihan intensif yang memadukan teori, praktik, dan refleksi tentang literasi digital, etika pemanfaatan teknologi, serta penggunaan berbagai platform digital seperti Hyperwrite, Jenni AI, Wordwall, Piktochart, Canva; (2) pendampingan implementatif dalam penyusunan skenario pembelajaran berbasis proyek sekaligus evaluasi efektivitas penerapan teknologi. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman guru dari 62% menjadi 85% atau setara dengan kenaikan 23 poin persentase. Selain meningkatkan keterampilan pedagogis, kegiatan ini juga menumbuhkan kepercayaan diri guru sebagai fasilitator pembelajaran abad ke-21 serta memperkuat kolaborasi antara guru dan siswa dalam ekosistem Smart Classroom. Program ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan dan dukungan institusional agar transformasi pembelajaran berbasis teknologi dapat berjalan lebih konsisten dan menyeluruh di sekolah menengah pertama.
Keywords:
smart classroom literasi digital teknologiReferences
Celeste, R. J. and Osias, N. (2024). Challenges and implementation of technology integration: basis for enhanced instructional program. American Journal of Arts and Human Science, 3(2), 106-130.
Murithi, K. L., & Mbaka, P. K. (2022). and Management of Primary School Curriculum Implementation in. 2015, 169–175
Mustofa, M., & Budiwati, B. H. (2019). Proses literasi digital terhadap anak: Tantangan pendidikan di zaman now. Pustakaloka.
Pardo-Baldoví, M. I., San Martín-Alonso, Á., & et al. (2023). The smart classroom: Learning challenges in the digital ecosystem. Education Sciences, 13(7).
Prihatin, R., & Ridhani, J. (2024). EFL teachers’ self-efficacy in technology integration: A case study on TPACK implementation in schools in Indonesia. Fashluna, 6(2), 55–72.
Rahmawati, L. E., dkk. (2020). Penerapan literasi digital di SMP Negeri 20 Surakarta. Buletin Literasi.
Sari, N. P. and Makaria, E. C. (2022). Tantangan guru pada masa pandemi covid-19. Jurnal Basicedu, 6(2), 2962-2969.
Wahyono, B. T., Widiastiwi, Y., & Ernawati, I. (2022). Pelatihan penyiapan bahan pembelajaran interaktif untuk guru pendidikan anak usia dini. Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming, 5(3), 497-503.
License
Copyright (c) 2026 Fitri Wijayanti, Alfi Hidayatu Miqawati, Titik Ismailia, Muhammad Aliefian Darmawan, Mohamad Rafael Bintang Holyo, Amanda Diva Aprilliana Aprilliana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

