Peningkatan Literasi Transaksi Digital bagi Petani-Peternak di Desa Labangka, Kabupaten Sumbawa

Authors

  • Nurul Hilmiati Fakultas Peternakan (Lab. Sosek), Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.29303/jppm.v9i1.10616

Keywords:

Literasi digital, platform transaksi, inklusi keuangan

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap pola transaksi keuangan masyarakat, termasuk di wilayah pedesaan. Kehadiran layanan keuangan digital seperti mobile banking, dompet digital, dan platform pembayaran elektronik telah memberikan kemudahan dalam bertransaksi dan membuka peluang peningkatan kesejahteraan melalui perluasan akses pasar dan penguatan inklusi keuangan. Namun demikian, rendahnya tingkat literasi digital di kalangan masyarakat pedesaan menimbulkan risiko baru, seperti kerentanan terhadap penipuan, jebakan hutang, biaya tersembunyi, hingga perjudian daring. Oleh karena itu, diperlukan program penyuluhan yang mampu meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam memanfaatkan teknologi keuangan digital secara bijak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Labangka, Kabupaten Sumbawa, dengan melibatkan tiga kelompok sasaran, yaitu petani peternak laki-laki, perempuan, dan pemuda, masing-masing terdiri dari sepuluh orang. Metode yang digunakan adalah penyuluhan berbasis partisipatif, dengan strategi diskusi kelompok, berbagi pengalaman, serta penggunaan media visual untuk memudahkan pemahaman. Materi yang dibahas mencakup pola pemanfaatan platform transaksi digital, manfaat transaksi elektronik, serta risiko dan konsekuensi yang mungkin ditimbulkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat telah merasakan manfaat nyata dari transaksi digital, seperti efisiensi waktu, kemudahan akses, dan perluasan pemasaran. Namun, masih ditemukan permasalahan serius berupa rendahnya kesadaran terhadap aspek keamanan, kecenderungan konsumtif, dan meningkatnya praktik perjudian daring yang menyebabkan kerugian sosial ekonomi signifikan. Dengan demikian, program literasi digital perlu dilaksanakan secara berkelanjutan agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi finansial secara aman, cerdas, dan berkelanjutan untuk mendukung peningkatan kesejahteraan.

References

Akbar, M., & Wijaya, G. (2024, June 19). Digital Literacy of Rural Areas in Indonesia: Challenges and Opportunities. https://doi.org/10.4108/eai.1-11-2023.2344347

Calò, L., de Ruvo, E., Martino, A. M., Prenner, G., Manninger, M., & Scherr, D. (2020). Trends beyond the new normal: From remote monitoring to digital connectivity. European Heart Journal, Supplement, 22, P8–P12.

Fahmi, F. Z., & Mendrofa, M. J. S. (2024). Digitalisation and Rural Livelihood Transformation: Evidence from Indonesia. International Journal of Rural Management, 20(3), 313–334.

Freeman, J., Park, S., & Middleton, C. (2020). Technological literacy and interrupted internet access. Information Communication and Society, 23(13), 1947–1964.

Kiara, J. K. (2011). Focal area approach: A participatory community planning approach to agricultural extension and market development in Kenya. International Journal of Agricultural Sustainability, 9(1), 248–257.

Lal, S., Bawalle, A. A., Khan, M. S. R., & Kadoya, Y. (2025). What Determines Digital Financial Literacy? Evidence from a Large-Scale Investor Study in Japan. Risks, 13(8).

Li, X., Chen, Y., & Huang, Z. (2024). Exploring the dynamic impact of digital financial literacy on rural households. Sustainability, 17(8), 3385.

Li, W., Zhang, L., Pu, M., & Wang, H. (2025). Digital inclusive finance, rural revitalization and rural consumption. PLoS ONE, 20(1 January).

Mingote, C., & McNamara, P. E. (2018). Demands, responsibility, and influence in Malawi’s participatory agricultural extension services. Development in Practice, 28(1), 81–94.

Pellu, A. (2024). Peningkatan akses keuangan: mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. Currency: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 2, 279–295.

Trisnadewi, N. K. A. (2025). The Impact of Financial Technology Innovation and Trust Perception on Financial Transaction Interest Through the Risk of Using LPD Mobile. International Journal of Social Science and Business, 9(3), 545–554.

Vayalambron, l. (2024). Awareness and effectiveness of digital payment use among rural households. IARJSET, 11(6).

Wang, Y. Z., & Zhang, Z. T. (2025). Digital development and rural financial inclusion: Evidence from China. Research in International Business and Finance, 73, 102637.

Yang, N., Ao, X., & Tu, Y. (2024). The impact of digital financial development on rural household income mobility. Finance Research Letters, 63, 105368.

Wang, Y. Z., & Zhang, Z. T. (2025). Digital development and rural financial inclusion: Evidence from China. Research in International Business and Finance, 73, 102637.

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Hilmiati, N. (2026). Peningkatan Literasi Transaksi Digital bagi Petani-Peternak di Desa Labangka, Kabupaten Sumbawa. Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 178–183. https://doi.org/10.29303/jppm.v9i1.10616

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.