LMS SCHOOLOGY SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL DI ERA MASYARAKAT 5.0 BAGI GURU BAHASA MANDARIN KOTA MALANG
DOI:
10.29303/jppm.v6i3.5589Published:
2023-08-31Downloads
Abstract
Pada era masyarakat 5.0, setiap individu diharapkan mampu berfikir kritis, kolaboratif, inovatif dan kreatif untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapi. Terdapat beberapa masalah yang terjadi pada proses pembelajaran yang dapat diatasi dengan penggunaan teknologi. Perkembangan teknologi dan kemajuan teknologi yang pesat telah mengantarkan menuju era masyarakat 5.0. Salah satu keterampilan yang sangat diperlukan pada era masyarakat 5.0 yaitu literasi digital. Tampaknya, hal tersebut tidak berjalan lurus dengan fakta di lapangan. Melalui angket yang disebar, diperoleh informasi bahwa guru-guru Bahasa Mandarin hanya memanfaatkan akun youtube sebagai alternatif media ajar berbasis digital. Guru-guru Bahasa Mandarin pernah membuat bahan ajar secara mandiri yang memanfaatkan teknologi sebagai penunjang dalam kelas. Namun sayangnya sebagian besar dalam bentuk hardprint (64,3%), sedangkan dalam bentuk PPT hanya sebesar 28,6% dan PDF (7,1%). Selain itu, guru-guru bahasa Mandarin juga merasa kesulitan mencari teknologi digital yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran dan mudah dioperasikan. Penggunaan media dan bahan ajar yang terbatas dengan teknologi menyebabkan minat peserta didik untuk belajar Bahasa Mandarin tidak maksimal. Peserta didik tidak jarang merasa bosan karena masih menggunakan model pembelajaran konvensional. Pelatihan berupa workshop pemanfaatan LMS Schoology perlu dilakukan untuk mengatasi permaslahan tersebut. tim melaksanakan workshop Schoology secara daring dan luring. Kegiatan ini diikuti sebanyak 18 peserta. Evaluasi dilakukan dengan cara tim membagikan google form kepada peserta dan observasi. Berdasarkan observasi dan hasil google form yang diperoleh, maka dapat diperoleh informasi bahwa peserta yang merupakan guru-guru Bahasa Mandarin merespon baik dan merasa terbantu dalam mendapatkan wawasan baru terkait LMS Schoology dan aplikasi media yang berbasis video pada pembelajaran Bahasa Mandarin. Kesimpulan yang dapat diambil berdasarkan penjelasan dari hasil dan pembahasan yaitu Workshop LMS Schoology sebagai upaya meningkatkan literasi digital di era Masyarakat 5.0 bagi guru Bahasa Mandarin Kota Malang berjalan lancar dan mendapatkan respon positif.
Keywords:
LMS Schoology Literasi Digital MGMP Kota Malang Bahasa MandarinReferences
Angesti Wiedarti, dkk., Panduan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMA, (Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas, 2019), h.15.
Atmaja. D. M. I, & Puspadewi. R. K., (2021). Shcoology Sebagai ,edia Mobile Learning Dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha
Divayana, D.G.H. (2017). Evaluasi Pelaksanaan Blended Learning di SMK TI Udayana Menggunakan Model CSE-UCLA. Jurnal Pendidikan Vokasi, Vol. 7, No. 1, Februari 2017. 64-77. Diakses dari https://journal.uny.ac.id
Handaini. M, & Zulfah. (2021). Penerapan e-Learning melalui Media Schoology untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 3 Tapung. Mathema Journal
Rosmalah, Sidrah Apriani Rahman, & Asriadi. (2021). Analisis Kompetensi Literasi Digital Guru Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Daring di Masa Pandemic Covid-19 | Rosmalah | Seminar Nasional LP2M UNM. https://ojs.unm.ac.id/semnaslemlit/article/view/25194
Simatupang. I. N., Maria. F., Sormin. E. (2020). Penggunaan Aplikasi Shcoology Pada Smartphone Untuk Meningkatkan Minat Belajar Kimia Siswa SMA Pusaka 1 Jakarta.
Ulva. L. N., S. Kantun., J. Widodo. (2017). Penerapan E-Learning Dengan Media Schoology Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Hasil Belajar Siswa Pada Kompetensi Dasar Mendeskripsikan Konsep Badan Usaha Dalam Perekonomian Indonesia. Jurnal Pendidikan Ekonomi: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, Ilmu Ekonomi, dan Ilmu Sosial.
Utami, L., Muhamad Anjar, Y., Hesti, H., & Hanifah Salsabila, U. (2022). Efektivitas Media Teknologi Untuk Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik Dalam Pembelajaran. Jurnal Penelitian Tarbawi: Pendidikan Islam Dan Isu-Isu Sosial, 7(1), 71–79. https://doi.org/10.37216/tarbawi.v7i1.503
License
Copyright (c) 2023 Aiga Ventivani, Lukluk Ul Muyassaroh, Amira Eza Febrian Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

