Sosialisasi Peningkatan Partisipasi Masyarakat untuk Mendukung Pembangunan Yang Berkelanjutan di Desa Ria Bao
DOI:
10.29303/jppm.v8i4.9445Published:
2025-11-07Downloads
Abstract
Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dilaksanakan di Desa Ria Bao, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, bertujuan menjawab rendahnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa, pengambilan keputusan, dan pengelolaan program desa seperti BUMDes dan Dana Desa, yang dipengaruhi keterbatasan informasi, rendahnya kepercayaan, serta hambatan struktural. Kolaborasi antara mahasiswa MBKM, pemerintah desa, dan tokoh masyarakat difokuskan untuk memperkuat keterlibatan warga demi pembangunan berkelanjutan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran, keterlibatan, dan kapasitas masyarakat dalam seluruh siklus pembangunan desa, memperkuat komunikasi antara pemerintah dan warga, serta mendorong inisiatif lokal berbasis potensi setempat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik sosialisasi partisipatif, diskusi kelompok terarah, pelatihan keterampilan, pendampingan aksi lapangan, serta penyebaran kuesioner pra dan pasca kegiatan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan sikap. Kegiatan inti berlangsung pada 24 April 2025 di Balai Posyandu Desa Ria Bao dengan dukungan tokoh masyarakat, dan validasi data dilakukan melalui triangulasi sumber serta metode. Sampel kegiatan ditentukan secara purposif, mencakup tokoh masyarakat (BPD, tokoh adat, tokoh agama), perangkat desa, pengurus BUMDes Nogo Gunu, perwakilan PKK, pemuda Karang Taruna, serta warga pesisir yang aktif dalam konservasi penyu. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman partisipasi dari 40% menjadi 75% pasca kegiatan, disertai munculnya kelompok kerja berbasis lingkungan dan forum diskusi tematik. Program ini membuktikan bahwa pendekatan edukatif dan partisipatif mampu memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, sekaligus memberikan dampak nyata bagi pembangunan berkelanjutan di Desa Ria Bao.
Keywords:
Partisipasi Masyarakat, Pemberdayaan, Pembangunan BerkelanjutanReferences
Adolph, R. (2016). Konsep pembangunan berkelanjutan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 1–23.
Amirin, T. M. (2005). Membedah konsep dan teori partisipasi serta implikasi operasionalnya dalam penelitian pendidikan. Dinamika Pendidikan, 12(1), 78–97.
Ichwanda, A. (2024). Implementasi musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan. Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik, 6(2), 176–183.
Kansil, C. S. T., & Kansil, C. S. T. (2014). Pengantar Ilmu Hukum Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Masri, M. A., Ibrahim, M. D., & Hadi, M. (2023). Strategi pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan partisipasi dalam pembangunan Desa Payakameng. AJAD: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 26–30. https://doi.org/10.59431/ajad.v3i1.149
Ramlan Salam, M. (2010). Partisipasi masyarakat dalam peningkatan kualitas permukiman di kawasan pusat Kota Palu. RUANG: Jurnal Arsitektur, 2(2), 8–23.
Suroso, H., Hakim, A., & Noor, I. (2014). Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan di Desa Banjaran, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Wacana: Journal of Social and Humanity Studies, 17(1), 7–15.
United Nations. (1992). Agenda 21: Programme of action for sustainable development. United Nations Conference on Environment and Development.
License
Copyright (c) 2025 Fransiska Arlin Ndoang, Gregorian Patinai De Jehani, Kristianus Simon H. Molan, Yasinta Yunirianto Palan Peten, Indriyati Indriyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

