Sosialisasi Pemberdayaan Pemuda sebagai Agen Perubahan dalam Pembangunan Desa Pada Kelompok Pemuda di Desa Paubokol
DOI:
10.29303/jppm.v8i4.9426Published:
2025-11-08Downloads
Abstract
Pemuda memiliki potensi besar dalam mendorong pembangunan desa melalui semangat, inovasi, dan partisipasi aktif. Namun, peran ini sering belum dimanfaatkan secara optimal di tingkat desa. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pemuda Desa Paubokol melalui peningkatan kapasitas dan partisipasi mereka dalam Pembangunan desa. Metode pelaksanaan mencakup kegiatan sosialisasi, ceramah, diskusi tanya jawab, serta praktik langsung di lapangan yang berfokus pada strategi Pembangunan desa, pelestarian lingkungan, penguatan ekonomi, dan penguatan komunitas desa. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan wawasan, kesadaran, dan keterampilan para pemuda, disertai terjalinnya kerja sama yang solid antara pemuda, pemerintah desa, dan lembaga eksternal. Secara keseluruhan, pemberdayaan pemuda melalui pendekatan partisipatif terbukti efektif dalam mendorong peran serta mereka bagi pembangunan desa yang berkelanjutan.
Keywords:
Pemberdayaan Pemuda Agen Perubahan Pembangunan DesaReferences
Devi Deswimar, A. (2014). Peran Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Pembangunan Pedesaan. Jurnal EL-RIYASAH, 5(1), 41.
Hajar, S. H., & Kholik, K. (2021). Pembangunan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal SOMASI (Sosial Humaniora Komunikasi), 1(2), 346–352.
Jauhariah, J., & Syamsudin, M. (2023). Perencanaan Pembangunan. FOKUS : Publikasi Ilmiah Untuk Mahasiswa, Staf Pengajar Dan Alumni Universitas Kapuas Sintang, 21(1), 135–147.
Mardhatillah, M., Kesha, C. N., Marlizar, D., Jahria, S., Ilmu, P., Negara, A., Teuku, U., Universitas, K., & Umar, T. (2024). Penguatan partisipasi generasi muda dalam berkontribusi terhadap pembagunan daerah. 5, 663–670.
Nasir, A., Bowo, A., Kusumawati, I., & Putra, A. P. (2024). GEMI JURNAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN Vol. 04 No. 01 Tahun 2024 TRAINING OF TRAINER. 04(01), 45–57.
Nurhayati, S., & Nurjamil. (2019). Model Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Miskin Melalui Akses Pembiayaan Bank Wakaf Mikro Berbasis Pesantren. Eco-Iqtishodi : Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 1(1), 45–56.
Reynaldi, A., Ibrahim Khan, & Krisnawati. (2021). Peran Pemuda Dalam Pembangunan Desa. Tasnim Journal for Community Service, 2(1), 29–37.
Royadi, I. N., Ma, Y., Pemerintahan, I., Ilmu, F., Politik, I., Sultan, U., Tirtayasa, A., Pabuaran, K., & Serang, K. (2024). JIPSi. XIV(2), 101–116.
Wantu, S. M., Djaafar, L., & Sahi, Y. (2021). Partisipasi Pemuda dalam Pembangunan Dasar di Desa Kaliyoso Kecamatan Dungalio Kabupaten Gorontalo. Jurnal Abdidas, 2(2), 407–410.
Undang- Undang RI nomor 40 tahun 2009, Pemberdayaan Pemuda
License
Copyright (c) 2025 Oktaviana Serlina Nduk, Maria Cindy Kaus, Elisabeth Date Masan Welin, Hendrikus Likusina Kaha, Yasinta Y. Palan Peten

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

