Peningkatan Kompetensi Petani dalam Mengelola Lahan Kering melalui Penilaian Unsur Hara dengan PUTK di Lombok Tengah
DOI:
10.29303/jppm.v9i1.10251Published:
2026-01-05Downloads
Abstract
Lombok Tengah, khususnya Kecamatan Praya Barat Daya, menghadapi tantangan serius dalam sektor pertanian pada lahan kering, rendahnya kesuburan tanah, serta keterbatasan air. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam pengelolaan lahan kering melalui penerapan teknologi pertanian presisi menggunakan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK). Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif bersama 25 petani dari Kelompok Tani Perdana Jaya di Desa Montong Ajan. Rangkaian kegiatan meliputi identifikasi permasalahan lahan, penyuluhan, pelatihan penggunaan PUTK, serta diskusi rekomendasi pemupukan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar lahan memiliki pH masam, kadar C-organik rendah, serta kandungan fosfor dan kalium pada tingkat sedang. Evaluasi melalui pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep kesuburan tanah dan penerapan teknologi PUTK. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani dalam menganalisis kondisi tanah serta menyusun strategi pemupukan yang efisien dan berkelanjutan. Diperlukan kegiatan lanjutan berupa pelatihan intensif penggunaan bahan organik dan pemantauan berkala terhadap kondisi tanah guna meningkatkan produktivitas pertanian di lahan kering.
Keywords:
lahan kering teknologi pertanian presisi PUTK kesuburan tanahReferences
Arifin, Z. (2021). Teknik Cepat Uji Tanah Untuk Menentukan Rekomendasi Pemupukan Spesifik Lokasi Di Desa Sentul Kecamatan Kayangan Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Masyarakat Mandiri, 5(3), 1012–1023.
Huang, Y., Qian, Y., Wei, H., Lu, Y., Ling, B., & Qin, Y. (2023). A survey of deep learning-based object detection methods in crop counting. Computers and Electronics in Agriculture, 215(November).
Muhie, S. H. (2022). Novel approaches and practices to sustainable agriculture. Journal of Agriculture and Food Research, 10(August), 100446.
Nugraha, A., Setiawan, I., Tridakusumah, A. C., Hapsari, H., & Kurnia, G. (2023). Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Tani Dan Peningkatan Produktivitas Lahan Berdasarkan Karakteristik Tanah Dan Lingkungannya. Dharmakarya, 12(2), 301.
Rachman, A. (2020). Peluang dan Tantangan Implementasi Model Pertanian Konservasi di Lahan Kering. Jurnal Sumberdaya Lahan, 11(2), 77.
Ranesa, S. S., Tejowulan, R. S., & Padusung. (2024). Efek Kandungan Bahan Organik Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai pada Kondisi Stres Air. Journal of Soil Quality and Management, 1(1), 79–86.
Siswanto, B. (2019). Sebaran Unsur Hara N, P, K Dan Ph Dalam Tanah. Buana Sains, 18(2), 109.
Yudi Abdul Syawari, M., Wahyu Putri, D., & Hartono. (2024). Sistem Smart Farming untuk Mewujudkan Pertanian Indonesia Maju, Mandiri, dan Modern. Sienna, 5(2), 142–152.
License
Copyright (c) 2026 Intan Lusiana Dewi, Mulyati Mulyati, Sri Tejo Wulan, Rika Andriati Sukma Dewi, Siska Ita Selvia, Nur Halisah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

