Meningkatkan Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa Kelas V Sekolah Dasar Menggunakan Model Discovery Inquiri Learning (DIL)
DOI:
10.29303/jppm.v9i1.10199Published:
2026-01-08Downloads
Abstract
Pembelajaran Bahasa Inggris di tingkat Sekolah Dasar (SD) sering menghadapi tantangan signifikan berupa metode pengajaran yang monoton, menyebabkan siswa cenderung menghafal tanpa memahami konsep, sehingga hasil belajar dan motivasi mereka rendah. Kondisi serupa terjadi pada siswa kelas V SDN Tambaksari 1 Kabupaten Karawang, di mana kemampuan minat dan kompetensi siswa masih rendah, dengan banyak siswa mengalami kesulitan memahami pengucapan dan penulisan bahasa Inggris. Artikel ini melaporkan hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa melalui penerapan model Discovery Inquiry Learning (DIL). Kegiatan ini bertujuan untuk menerapkan model DIL dan menganalisis dampaknya terhadap peningkatan hasil belajar dan motivasi siswa. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilaksanakan selama empat minggu dan melibatkan 25 siswa kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar (pre-test dan post-test), observasi, dan wawancara. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan secara kuantitatif, di mana rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat dari 65 menjadi 85. Secara kualitatif, observasi menunjukkan peningkatan antusiasme, partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, dan keterampilan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, penerapan model DIL terbukti efektif meningkatkan hasil belajar dan membangun motivasi internal siswa, serta berhasil mengubah suasana kelas dari pasif menjadi dinamis dan berpusat pada siswa.
Keywords:
Peningkatan hasil belajar model Discovery-Inquiry LearningReferences
Batubara, S., et al. (2023). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri (Inquiry Learning) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di SD GMIM VI Tomohon. Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran.
Eriansyah & Baadilla. (2023). Efektivitas Model Pembelajaran Discovery Learning Dan Inquiry Learning Terhadap Berpikir Kritis Siswa Kelas V Pada Mata Pelajaran. Jurnal Innovative.
Gani, A., dkk. (2020). Peningkatan Keterampilan Kolaboratif Siswa melalui Model Pembelajaran Berbasis Inkuiri di Sekolah Menengah. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 6(2), 88-102.
Lee, J. J., et al. (2013). "The Effects of Inquiry-Based Learning on Students' Achievement and Motivation." Journal of Education and Training Studies.
Mayer, R. E. (2017). "Applying the Science of Learning to the Practice of Teaching." Journal of Teacher Education.
Prince, M. J., & Felder, R. M. (2016). "Inductive Teaching and Learning Methods: Definitions, Comparisons, and Research Bases." Journal of Engineering Education.
Sari, W. K., & Syafrudin, S. (2021). Analisis Kebutuhan Penerapan Model Pembelajaran Inquiry Learning untuk Meningkatkan Partisipasi Aktif Siswa. Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Dasar, 1(1), 1-10.
License
Copyright (c) 2026 Depi Prihamdani, Tia Latifatusa’diah, Sri Wulan Anggraeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan Jurnal Pendidikan dan Pengembangan (JPPM) setuju dengan ketentuan sebagai berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan hak jurnal untuk publikasi pertama dengan karya yang dilisensikan secara bersamaan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-ShareAlike License 4.0 (Lisensi CC-BY-SA). Lisensi ini memungkinkan penulis untuk menggunakan semua artikel, kumpulan data, grafik, dan lampiran dalam aplikasi penambangan data, mesin pencari, situs web, blog, dan platform lain dengan memberikan referensi yang sesuai. Jurnal memungkinkan penulis untuk memegang hak cipta tanpa batasan dan akan mempertahankan hak penerbitan tanpa batasan.
- Penulis dapat membuat pengaturan kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif dari versi jurnal yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke penyimpanan institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat (JPPM).
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting karya mereka secara online (misalnya, di repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengiriman, karena hal itu dapat mengarah pada pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan (Lihat The Pengaruh Akses Terbuka).

